-->

Minggu, 24 Mei 2026

Di Balik Gelar Juara Persib, Ada Trofi Sultan Karya Seniman Lokal Yogyakarta

 

Bandung – Keberhasilan Persib Bandung menjuarai BRI Super League 2025/2026 pada Sabtu (23/5/2026) tidak hanya menghadirkan euforia di lapangan hijau. Di balik pesta kemenangan Maung Bandung, hadir sebuah karya seni bernilai tinggi yang menjadi simbol kejayaan mereka, yakni trofi baru Super League hasil karya para seniman lokal asal Yogyakarta.

Trofi yang diangkat kapten Persib usai memastikan gelar juara tersebut merupakan karya dari Sweda, brand custom jewelry ternama yang dikenal dengan detail pengerjaan presisi dan sentuhan artistik bernilai tinggi. 

Kehadiran trofi anyar ini sekaligus menjadi saksi sejarah keberhasilan Persib mencatatkan three-peat atau tiga gelar juara liga secara beruntun di bawah asuhan pelatih Bojan Hodak.

Berbeda dengan trofi kompetisi olahraga pada umumnya yang diproduksi secara massal, operator liga musim ini memilih pendekatan eksklusif dengan menunjuk Sweda sebagai perancang utama. Langkah tersebut dilakukan demi menjaga prestise kasta tertinggi sepak bola nasional.

Trofi bergengsi itu dibuat menggunakan perpaduan material tembaga dan kuningan pilihan yang kemudian dilapisi perak murni di seluruh permukaannya. Kilau elegan dari lapisan perak tersebut semakin mempertegas kemewahan trofi saat berada di bawah sorotan lampu stadion.

Trofi karya Sweda itu menjadi semakin sakral setelah berhasil diamankan Persib Bandung melalui persaingan ketat hingga pekan ke-34. Persib memastikan gelar juara usai mengoleksi 79 poin, jumlah yang sama dengan Borneo FC Samarinda, namun unggul dalam regulasi head-to-head.

Dengan keberhasilan tersebut, trofi berlapis perak murni itu kini resmi menjadi milik Kota Bandung dan menandai status baru Persib sebagai salah satu klub dengan koleksi gelar liga terbanyak di era sepak bola modern Indonesia sejak 1994.

Pada Minggu (24/5/2026) pagi, trofi mewah buatan Yogyakarta tersebut langsung diarak dalam konvoi kemenangan di Kota Bandung. Ribuan Bobotoh memadati sepanjang rute dari Gedung Sate hingga kawasan Jalan Asia-Afrika untuk menyaksikan langsung kemegahan trofi baru simbol supremasi tertinggi sepak bola nasional itu.

Dalam perayaan tersebut, Dedi Mulyadi turut mendampingi skuad Persib Bandung di atas kendaraan konvoi sebagai bentuk dukungan dan apresiasi atas pencapaian bersejarah Maung Bandung musim ini. (RED)

Jumat, 15 Mei 2026

Kejutan Deschamps! Skuad Resmi Prancis Dirilis, Posisi Kiper Bikin Pengamat Melongo

INFONAS — Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, resmi mengumumkan daftar 26 pemain yang akan dibawa ke ajang FIFA World Cup 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Namun, di balik megahnya komposisi skuad Les Bleus, keputusan di posisi penjaga gawang justru menjadi sorotan utama para pengamat sepak bola dunia.

Pengumuman skuad yang disiarkan langsung melalui stasiun televisi TF1 pada Kamis malam, 14 Mei 2026 waktu setempat, menghadirkan sejumlah nama yang sudah diprediksi sebelumnya. 

Meski demikian, perhatian publik langsung tertuju pada keputusan Deschamps yang memasukkan kiper muda minim pengalaman internasional untuk melengkapi trio penjaga gawang Prancis bersama Mike Maignan dan Brice Samba.

Pilihan mengejutkan itu jatuh kepada Robin Risser, penjaga gawang muda yang tampil impresif bersama Lens sepanjang musim domestik. Kehadirannya dinilai sebagai langkah berani karena Deschamps mengesampingkan nama berpengalaman seperti Alphonse Areola.

Sejumlah pengamat menilai keputusan tersebut mengandung risiko besar mengingat atmosfer Piala Dunia menuntut kesiapan mental tinggi, khususnya bagi pemain yang belum banyak merasakan tekanan pertandingan level internasional. Namun di sisi lain, keputusan itu juga dipandang sebagai bagian dari proses regenerasi skuad Prancis menuju era baru.

Terlepas dari polemik di sektor penjaga gawang, kekuatan Timnas Prancis di lini tengah dan lini serang tetap menjadi salah satu yang paling menakutkan di dunia. Kapten tim, Kylian Mbappé, dipastikan memimpin lini depan Les Bleus meski sebelumnya sempat dibayangi cedera hamstring.

Prancis juga diperkuat sederet pemain bertalenta seperti Ousmane Dembélé, Rayan Cherki, Michael Olise, hingga wonderkid Désiré Doué. Kehadiran mereka membuat Prancis difavoritkan melangkah jauh di turnamen tersebut.

Dalam fase grup, Prancis tergabung di Grup I bersama Senegal, Irak, dan Norwegia. Laga pembuka Les Bleus dijadwalkan berlangsung di New York melawan Senegal pada 16 Juni 2026 mendatang.

Turnamen kali ini juga diprediksi menjadi penampilan terakhir Deschamps bersama Timnas Prancis sebelum tongkat estafet kepelatihan dikabarkan akan beralih kepada legenda sepak bola Prancis, Zinedine Zidane.

Menanggapi komposisi skuad pilihannya, Deschamps menegaskan seluruh keputusan yang diambil murni berdasarkan kebutuhan taktis dan performa terbaru para pemain.

Per Jumat, 15 Mei 2026, para pemain yang merumput di berbagai liga top Eropa dijadwalkan mulai berkumpul di pusat pelatihan Clairefontaine guna menjalani pemusatan latihan intensif sebelum bertolak ke Amerika Utara untuk menghadapi Piala Dunia 2026. (RED)

Selasa, 19 November 2024

Sejarah Baru! Indonesia Guncang Arab Saudi dengan Kemenangan 2-0 di Kualifikasi Piala Dunia 2026



INFONAS.ID - Timnas Indonesia mencetak sejarah dengan meraih kemenangan luar biasa 2-0 atas Arab Saudi dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Selasa, 19 November 2024.

Kemenangan ini tak hanya memberikan tiga poin berharga, tetapi juga memantapkan posisi Indonesia di Grup C, memperbesar peluang untuk lolos ke tahap selanjutnya.

Gol-gol kemenangan Indonesia dipersembahkan oleh Marselino Ferdinan, yang tampil gemilang sepanjang pertandingan.

Gol pertama tercipta pada menit ke-23, berawal dari serangan balik cepat yang memanfaatkan kelengahan lini belakang Arab Saudi. Marselino dengan tenang melepaskan tembakan yang menaklukkan kiper lawan.

Pada menit ke-67, Marselino kembali mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari umpan matang yang diterima dari lini tengah, ia dengan sempurna mengonversi peluang tersebut menjadi gol kedua untuk Indonesia, menambah keunggulan menjadi 2-0.

Kemenangan ini menjadi sorotan karena selain menambah tiga poin, Indonesia juga semakin percaya diri untuk melangkah lebih jauh dalam kualifikasi.

Meskipun tantangan besar seperti Jepang dan Australia sudah menanti, timnas Indonesia bertekad mempertahankan konsistensi permainan dan disiplin taktik untuk terus meraih hasil positif.

Penampilan luar biasa Marselino Ferdinan, yang sukses mencetak dua gol, menjadi sorotan utama. Pemain muda ini tidak hanya menunjukkan ketajaman di depan gawang, tetapi juga kualitasnya sebagai pemain yang dapat diandalkan dalam situasi-situasi krusial. 

Kemenangan ini menjadi bukti nyata kemajuan sepak bola Indonesia di kancah internasional, dengan skuad Garuda yang kini semakin optimis bersaing di level tertinggi.

Dukungan penuh dari masyarakat Indonesia juga menjadi faktor penting dalam membakar semangat timnas untuk terus maju. Dengan semangat yang tinggi dan kerja keras yang terus terjaga, peluang Indonesia untuk lolos ke babak selanjutnya di kualifikasi Piala Dunia 2026 tetap terbuka lebar.

Setelah kemenangan atas Arab Saudi, berikut adalah jadwal lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia untuk Indonesia:

20 Maret 2025: Australia vs Indonesia

25 Maret 2025: Indonesia vs Bahrain

5 Juni 2025: Indonesia vs China

Dengan performa gemilang ini, Indonesia kini memiliki peluang besar untuk melangkah lebih jauh dalam kualifikasi Piala Dunia 2026. (FT)

Selasa, 22 Oktober 2024

FIFA dan AFC Tolak Permintaan Bahrain, Apa yang Terjadi Simak Penjelasannya!

Jakarta – FIFA dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menolak permintaan Asosiasi Sepak Bola Bahrain (BFA) untuk memindahkan laga kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Indonesia ke tempat netral. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung pada 25 Maret 2025 di Jakarta.

Bahrain mengajukan permintaan ini dengan alasan kekhawatiran terkait keamanan setelah pertandingan pertama pada 10 Oktober 2024 yang berakhir kontroversial.

Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia, Dito Ariotedjo, menyampaikan bahwa Indonesia siap menjadi tuan rumah. 

"Indonesia telah membuktikan kemampuannya dalam menyelenggarakan berbagai event internasional, termasuk Piala Dunia U-17. Kami akan memastikan keamanan seluruh pihak yang terlibat," kata Dito dalam pernyataan di Jakarta pada Jumat (20/10/2024).

PSSI telah memastikan Bahrain bahwa langkah-langkah keamanan yang ketat akan diterapkan, dengan Indonesia menekankan kemampuannya untuk menyelenggarakan pertandingan tersebut dengan aman.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, juga menegaskan bahwa persiapan keamanan sudah disusun secara matang. 

"Jika Bahrain menolak hadir, FIFA akan memberikan kemenangan otomatis kepada Indonesia," ujar Erick.

Laga pertama antara kedua tim yang diadakan di Bahrain menuai kontroversi, terutama setelah keputusan wasit yang memberikan tambahan waktu hingga menit ke-99, memungkinkan Bahrain menyamakan kedudukan 2-2. 

Menyusul protes dari suporter Indonesia atas hasil tersebut, Bahrain kemudian mengajukan permintaan bermain di tempat netral, yang ditolak oleh AFC dan FIFA.

AFC mengakui kekhawatiran Bahrain dan berkomitmen untuk memastikan keamanan semua peserta, serta mengecam segala bentuk pelecehan online. 

Meskipun demikian, pertandingan dijadwalkan tetap berlangsung di Jakarta pada 25 Maret 2025. 

AFC menyatakan bahwa pertandingan akan tetap digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno - Jakarta, mengingat Indonesia sudah memenuhi standar keamanan dan kesiapan sebagai tuan rumah.

Editor:FITO


Rabu, 09 Oktober 2024

Jelang Laga Penentu! Shin Tae-yong Ungkap Strategi Rahasia Hadapi Bahrain

INFONAS.ID||JAKARTA - Timnas Indonesia terus mematangkan persiapan menjelang pertandingan krusial putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2024 melawan Bahrain. Pada Selasa, 10 Oktober 2024, seluruh pemain menjalani sesi latihan sore yang berfokus pada pemulihan kondisi fisik dan persiapan taktik di bawah arahan pelatih Shin Tae-yong.

Dalam sesi latihan tersebut, pelatih Shin Tae-yong menggarisbawahi pentingnya strategi yang matang. Fokus utama adalah menganalisis kekuatan dan kelemahan Bahrain, meningkatkan disiplin pertahanan, serta mempersiapkan serangan balik cepat yang dapat menjadi senjata utama Indonesia di laga mendatang.

Maarten Paes, kiper yang baru saja bergabung setelah menempuh perjalanan panjang dari Amerika Serikat, turut hadir dalam latihan sore itu. Paes tidak sendirian, dua pemain naturalisasi lainnya, Eliano Reijnders dan Mees Hilgers, juga telah tiba dan ambil bagian dalam persiapan tim.

“Maarten Paes sudah tiba dan ikut sesi latihan. Fokus kami hari ini adalah conditioning untuk memastikan semua pemain dalam kondisi prima,” ungkap Shin Tae-yong.

Shin Tae-yong juga menyoroti kondisi Mees Hilgers, yang baru tiba sehari sebelumnya setelah perjalanan panjang. Hilgers, yang masih dalam tahap pemulihan, diharapkan bisa segera berkontribusi positif bagi tim.

“Kami berharap Hilgers bisa tampil maksimal meskipun baru saja menempuh perjalanan yang melelahkan,” tambahnya.

Menghadapi Bahrain, Shin Tae-yong menegaskan bahwa timnya tidak akan terjebak pada sejarah pertemuan yang kurang menguntungkan. Sebaliknya, ia mengajak para pemain untuk fokus pada permainan dan strategi yang telah direncanakan selama latihan.

“Daripada memikirkan balas dendam, lebih baik kita fokus pada permainan yang kita suka dan rencanakan,” tegasnya.

Dengan persiapan intensif dan kedatangan para pemain kunci, Timnas Indonesia siap memberikan performa terbaik dalam laga penting ini. (FT)


Rabu, 25 September 2024

Di Balik Kerusuhan Persib vs Persija: Apa Saja Kegagalan yang Disorot Erick Thohir?

INFONAS.ID - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyatakan kekecewaannya atas kerusuhan yang terjadi usai pertandingan antara Persib Bandung dan Persija Jakarta.

Kerusuhan tersebut pecah setelah Persib berhasil mengalahkan Persija dengan skor 2-0 pada laga pekan keenam Liga 1 2024/2025 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Soreang, Bandung, Senin (23/9/2024).

Erick Thohir menegaskan bahwa kericuhan yang terjadi setelah laga antara Persib Bandung dan Persija Jakarta di Stadion Si Jalak Harupat harus diusut secara tuntas. 

Meskipun pertandingan berjalan keras, dengan dua pemain dari masing-masing tim mendapat kartu merah, kericuhan baru terjadi setelah laga usai ketika suporter turun ke lapangan. 

Erick menilai ini sebagai kegagalan manajemen pertandingan dan keamanan yang menjadi tanggung jawab PT Liga Indonesia Baru (LIB).

Ia menekankan pentingnya evaluasi total atas pengelolaan pertandingan, terutama terkait bagaimana suporter bisa turun ke lapangan dan mengintimidasi petugas, termasuk steward. 

Erick menegaskan bahwa kekerasan dalam bentuk apapun tidak boleh ditoleransi di sepak bola Indonesia, dan ia menunggu laporan dari LIB mengenai langkah-langkah yang akan diambil.

"Tindakan tegas dari PSSI dan operator liga ini bertujuan untuk mencegah insiden serupa terjadi di masa depan, serta menjaga integritas dan keamanan kompetisi sepak bola nasional," ujarnya. (FT)


Senin, 23 September 2024

Kerusuhan Pecah Usai Laga Persib vs Persija di Liga 1 2024-2025

INFONAS.ID|| BANDUNG - Pertandingan antara Persib Bandung dan Persija Jakarta pada 23 September 2024 berlangsung dengan ketegangan tinggi. Meski kedua tim sempat kehilangan pemain akibat kartu merah.

Dimana Persib Bandung berhasil memanfaatkan keunggulan jumlah pemain setelah insiden pada menit ke-28. Persija tetap memberikan perlawanan sengit, terutama melalui serangan berbahaya dari Ilham Rio Fahmi.

Pertandingan semakin memanas hingga Persib mencetak gol kedua melalui Ryan Kurnia pada menit ke-83, memastikan kemenangan 2-0 bagi tim Maung Bandung. Kemenangan ini disambut meriah oleh para suporter yang hadir di stadion.

Namun, suasana berubah tegang setelah pertandingan berakhir. Insiden ini pecah saat sejumlah suporter turun ke lapangan, memicu kericuhan di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, pada Senin (23/9/2024).

Situasi di stadion menjadi tidak terkendali ketika para suporter mulai berkonfrontasi, membuat keamanan pertandingan harus turun tangan. 

Polresta Bandung mengonfirmasi bahwa kericuhan bermula ketika suporter mulai melempar barang ke arah lapangan. Pihak kepolisian dan penyelenggara pertandingan sedang melakukan investigasi lebih lanjut terkait insiden ini. (FT)


Senin, 26 Agustus 2024

Pelatih Analisis Joel Cornelli: Persib vs Arema, Skor 1-1 Adil bagi Kedua Tim

INFONAS.ID||BANDUNG - Pelatih Arema FC Joel Cornelli, menyimpulkan bahwa hasil imbang 1-1 pada akhir pertandingan antara Persib Bandung dan timnya adalah adil bagi kedua belah pihak.

Menurut Cornelli, baik Persib maupun Arema menunjukkan semangat menyerang dan mempertontonkan permainan yang menarik.

Menurut Cornelli, pertandingan antara Persib dan Arema di pekan ketiga Liga 1 2024-2025 sangat menarik. Kedua tim saling menyerang saat pertandingan masih 0-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.

Arema FC berhasil mencetak gol pertama melalui Dalberto pada menit ke-40. Persib Bandung kemudian menyamakan kedudukan melalui gol dari Dimas Drajad pada menit ke-45+7, sehingga pertandingan berakhir dengan skor imbang 1-1.

"Tapi menurut saya, skor 1-1 adalah hasil yang adil bagi kedua tim," kata Joel setelah pertandingan, dikutip pada Senin (26/8/2024).

Pelatih asal Brasil ini mengakui bahwa penggunaan delapan pemain asing dalam Liga 1 2024-2025 telah memberikan kontribusi positif bagi timnya, meskipun hanya enam yang bisa bermain di setiap pertandingan.

"Beberapa kali kita kesulitan dalam menganalisis pertandingan untuk menentukan pilihan terbaik karena semua memiliki kemampuan yang seimbang," lanjut Joel Cornelli.

Cornelli berharap, Saya berharap ke depannya Liga dapat mengevaluasi kembali kebijakan ini agar kita dapat membawa lebih banyak pemain dalam setiap pertandingan.

"Selanjutnya, skuad Arema FC akan mendapat waktu libur. Ini disebabkan karena Liga 1 2024-2025 mengalami jeda panjang untuk FIFA Matchday," katanya. (FT)


Minggu, 02 April 2023

Timnas U-20 Indonesia Dibubarkan usai Piala Dunia U-20 2023 Batal

INFONAS.ID - Sejumlah pemain timnas U-20 mengikuti sesi latihan terakhir yang dipimpin pelatih Shin Tae-yong di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (1/4/2023).

Pelatih timnas U-20 Indonesia Shin Tae-yong resmi membubarkan timnas U-20 setelah tim berjuluk Garuda Nusantara itu gagal berlaga di Piala Dunia U-20 sebagai tuan rumah.

Informasi ini disampaikan pelatih asal Korea itu usai menyambut Presiden Joko Widodo di Jakarta. 

Sebelumnya, pelatih Timnas U-20 Shin Tae-yong memanggil total 30 pemain untuk mengikuti sesi latihan jelang final Dunia U-20. 

Timnas tersebut beranggotakan 5 pemain dari Persis Solo yaitu Erlangga Setyo Dwi Saputra, Hugo Samir, Marcell Januar Putra, Arkhan Kaka Putra Purwanto dan Zanadin Fariz.

"Setelah ini pemain akan dibubarkan ya, tim yang dipersiapkan untuk Piala Dunia U20 kemarin," kata Shin Tae-yong kepada awak media.

Lanjut Shin Tae-yong juga menjelaskan bahwa Presiden Jokowi sejatinya sangat menantikan pertandingan Timnas Indonesia di event dunia. Apalagi, ia kerap melihat pertandingan-pertandingan Timnas. Tapi apa daya Piala Dunia U-20 batal digelar.

Editor : Fito 


Jumat, 31 Maret 2023

Pernyataan Resmi Presiden FIFA dan Sanksi Untuk Indonesia Indonesia



INFONAS.ID - Menyusul pertemuan hari ini antara Presiden FIFA Gianni Infantino dan Presiden Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir, FIFA telah memutuskan, karena keadaan saat ini, untuk menghapus Indonesia sebagai tuan rumah FIFA U-20 World Cup 2023™.

Menurut Presiden FIFA menegaskan, Tuan rumah baru akan diumumkan sesegera mungkin, dengan tanggal turnamen saat ini tetap tidak berubah. Potensi sanksi terhadap PSSI juga dapat diputuskan pada tahap selanjutnya.

"FIFA ingin menggarisbawahi bahwa terlepas dari keputusan tersebut, tetap berkomitmen untuk aktif membantu PSSI, bekerja sama erat dan dengan dukungan pemerintahan Presiden Joko Widodo, dalam proses transformasi sepak bola Indonesia pascatragedi yang terjadi pada Oktober 2022.," Ujarnya.

Lanjut Gianni Infantino menambahkan, Anggota tim FIFA akan terus hadir di Indonesia dalam beberapa bulan mendatang dan akan memberikan bantuan yang diperlukan kepada PSSI, di bawah kepemimpinan Ketua PSSI Erick Thohir.

Dan pertemuan antara Presiden FIFA dan Ketua PSSI untuk pembahasan lebih lanjut akan dijadwalkan dalam waktu dekat. (Ft)

Ini Kerugian dari Gagalnya Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U 20 di Indonesia



INFONAS.ID - Gagalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U20 berdampak besar bagi perekonomian Tanah Air. Pasalnya, Indonesia kehilangan kesempatan besar untuk meraih keuntungan dari perhelatan olahraga dunia tersebut.

Perhelatan Piala Dunia U-20 yang seharusnya digelar di Indonesia mulai dari 20 Mei 2023 ini harus dibatalkan usai FIFA melakukan pertemuan dengan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir pada Rabu, (29/03/2023) lalu.

Pembatalan ini diumumkan langsung melalui laman resmi FIFA yang menyatakan mencabut Indonesia sebagai tuan rumah.

Namun, FIFA tidak menjelaskan secara pasti alasan mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah. FIFA hanya menuliskan alasan terkait insiden pada Oktober 2022 lalu, yakni tragedi Kanjuruhan.

Kompetisi kelas dunia ini tentu seharusnya menjadi ajang dalam peningkatan ekonomi masyarakat malah menjadi kerugian besar bagi banyak sektor pengembangan di Indonesia. Kerugian secara materi dan nonmateri ini pun disesalkan oleh banyak pihak.

Isu soal penolakan Israel sebagai peserta Piala Dunia U-20 yang digelar di Indonesia pun membuat banyak orang memprotes dan menuntut permintaan maaf dari pihak yang menolak kehadiran Israel.

Kerugian yang paling besar saat ini adalah biaya persiapan infrastruktur Piala Dunia U-20 yang sudah dipersiapkan sejak 2020 lalu. Lalu, pihak mana saja yang rugi bandar usai Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20?

1. Kerugian materi Kemenpora dan Kementerian PUPR

Sejak awal Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah U-20, persiapan demi persiapan sudah dilalui dan dirancang oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga demi kelancaran selama pertandingan. 

Tercatat, Kemenpora menggelontorkan anggaran mencapai Rp 500 miliar dalam mempersiapkan segala hal, termasuk kesiapan stadion, venue, dan bangunan lainnya.

Tak hanya Kemenpora, Kementerian PUPR juga sempat melakukan renovasi di dua stadion utama dan puluhan lapangan training bagi timnas dan tim negara lain yang akan berlaga dengan nilai mencapai Rp 300 miliar.

2. UMKM batal dapat pasar baru

Piala Dunia U-20 sendiri sempat disambut dengan gembira oleh para pelaku usaha atau UMKM di berbagai daerah di Indonesia. 

Hal ini dijadikan kesempatan bagi mereka untuk berkarya dengan memproduksi produk oleh-oleh bagi wisatawan yang sengaja berkunjung ke Indonesia untuk menonton Piala Dunia U-20.

Berbagai bingkisan atau souvenir yang biasanya dijual dengan logo Piala Dunia untuk meramaikan antusiasme para penonton kini sirna karena pembatalan yang dilakukan oleh FIFA.

3. Industri hotel

Kompetisi olahraga tingkat dunia ini juga seharusnya menjadi kesempatan emas bagi industri perhotelan Indonesia demi membangkitkan perekonomian. 

Kilas balik terhadap sejarah saat Indonesia menjadi tuan Asian Games 2018, kota Palembang dan Jakarta yang saat itu dipenuhi para wisatawan mancanegara membuat banyak hotel berhasil meraih keuntungan besar.

Data BPS mencatat bahwa selama perhelatan Asian Games tersebut, pendapatan industri hotel mengalami kenaikan yang cukup besar, yaitu sebesar 60% hingga penutupan Asian Games 2018.

4. Usaha transportasi

Tingginya antusiasme masyarakat lokal maupun mancanegara dalam pagelaran Piala Dunia U-20 ini seolah sirna terutama bagi mereka yang bergerak di sektor transportasi, mulai dari bus, travel, kereta api, hingga pesawat. 

Pasalnya, Piala Dunia U-20 yang digelar di 5 kota di Indonesia ini awalnya diprediksi dapat meningkatkan pendapatan para pelaku usaha transportasi di 5 daerah tersebut. 

Pihak pihak tersebut kini hanya bisa gigit jari sambil menunggu keputusan resmi FIFA atas sanksi yang kemungkinan akan bertambah yang membuat Indonesia harus menerima sanksi tersebut.

Editor : Fito 


Ini Negara-Negara yang Pernah Gagal Menjadi Tuan Rumah Piala Dunia U 20



INFONAS ID - Piala Dunia U-20 adalah ajang kompetisi sepak bola tingkat dunia untuk pemain di bawah usia 20 tahun. Namun, tidak semua negara berhasil menjadi tuan rumah yang sukses.

Ada beberapa negara yang telah mencoba menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20, namun sayangnya, mereka gagal dalam upaya mereka.

Berikut adalah beberapa negara yang pernah gagal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20:

1. Indonesia

Indonesia menjadi negara yang batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Seharusnya, Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 pada tahun 2023 ini. Pada awalnya, terjadi polemik akibat penolakan timnas U-20 Israel di Indonesia oleh beberapa politisi di Tanah Air.

Namun, FIFA beralasan, sepak bola Indonesia, yakni PSSI harus berbenah dan bangkit usai tragedi Kanjuruhan yang terjadi bulan Oktober 2022 lalu.

FIFA juga menyinggung potensi sanksi terhadap PSSI yang akan diputuskan pada tahap selanjutnya, begitu juga dengan negara yang akan menggantikan Indonesia sebagai tuan rumah tahun ini.

2. Irak

Pada tahun 2003, harapan Irak guna bertindak sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 pada akhirnya gagal.
Organisasi FIFA sebelumnya sangat optimis, bahwa Irak merupakan lokasi yang tepat guna menjadi tuan Piala dunia U 20 2003.

Namun demikian, masalah politik luar negeri menyebabkan agenda Irak sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2003 gagal.

Kemudian, FIFA menunjuk saudaranya Uni Emirat Arab untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2003.

3. Nigeria

Nigeria pernah menjadi tuan rumah Piala Dunia U 20 di tahun 1991. Namun penunjukkan Nigeria itu akhirnya dibatalkan oleh FIFA.

Alasannya di Piala Dunia U 20 tahun 1989, Nigeria melakukan pelanggaran dengan memainkan pemain di atas usia 20 tahun.

Akibat kegagalan itu, FIFA pun menunjuk Portugal jadi tuan rumah pengganti

4. Yugoslavia

Yugoslavia populer menjadi negara kelahiran atau keturunan sepak bola top dunia semacam Ivan Perisic, Luka Modric, Branislav Ivanovic, Nemanja Vidic, Edin Dzeko, Christian Pulisic, dan sebagainya.

Di tahun 1993, Yugoslavia ditunjuk jadi tuan rumah Piala Dunia U 20. Namun perang saudara kala itu membuat FIFA membatalkannya dan menggantikannya dengan Australia.

Dalam kesimpulannya, menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 adalah tugas yang besar dan mengharuskan persiapan yang matang.

Ada beberapa negara yang pernah mencoba menjadi tuan rumah, namun gagal dalam upaya mereka karena berbagai masalah seperti infrastruktur, organisasi, dan politik.

Diharapkan bahwa negara-negara yang akan menjadi tuan rumah di masa depan dapat memenuhi persyaratan FIFA.

Editor : Fito

Pemain Timnas U 20, Hokky Caraka Luapkan Kekecewaan di IG Ganjar Pranowo



INFONAS.ID - Indonesia gagal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 membuat kesal salah satu pemain timnas Indonesia, Hokky Caraka. Ia meminta semua pihak mengetahui bahwa Indonesia telah didiskualifikasi oleh FIFA sebagai tuan rumah Piala Dunia FIFA U-20.

Dalam cuitan di Instagramnya, Hokky mengungkapkan kekecewaannya atas gagalnya Piala Dunia U-20 di Indonesia.

Dirinya menyebut, Timnas muda telah mati-matian berlatih untuk menuju gelaran sepakbola internasional FIFA ini. Namun, sekarang tidak ada artinya.

Hokky juga menulis di laman komentar Instagram milik Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan #mkshganjar_pranowo. Lebih lanjut, Hokky juga menuliskan kalimat dengan huruf kapital yang menandakan kemarahannya.

"KAMI TAU NASIB BAPAK SUDAH TERJAMIN, MASA DEPAN BAPAK JUGA SUDAH BAGUS, SEDANGKAN KAMI PAK? KAMI BARU MAU MERINTIS," tulis Hokky di laman komentar Instagram milik Ganjar Pranowo.

Hokky di Youtube PSSI mengatakan, Ke depan jadi pembelajaran, kalau pun kita dapatnya jadi tuan rumah, kita berusaha semaksimal mungkin. Kalian kan tidak merasakan betapa kerja kerasnya kita, jadi tolong lah kalau berpendapat jangan seenaknya sendiri. Karena pemain kena dampaknya.

Penyelenggaraan Piala Dunia U-20 menjadi bahan diskusi banyak pihak setelah muncul penolakan dari sejumlah pihak terhadap kedatangan timnas Israel sebagai salah satu peserta.

Sedangkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan pernyataan tertulis bahwa pihaknya mendukung Piala Dunia U-20 namun tanpa keikutsertaan Israel.

Meski tidak menyebut kisruh soal Israel sebagai penyebab Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20, namun diyakini hal itu memberi dampak pada keputusan FIFA.

Sebelum mencoret Indonesia sebagai tuan rumah, FIFA telah terlebih dahulu membatalkan proses drawing peserta grup yang mestinya berlangsung di Bali, Jumat (31/3).

Hokky pun berharap Indonesia tidak kena banned FIFA.

Sebab jika itu terjadi, akan mengancam sepak bola Indonesia.

"Semua pemain sepak bola kena dampaknya. Kita nggak tahu ke depan kita dapat apa dari FIFA," kta Hokky.

"Harapan saya cuma bisa berdoa Indoensia tidak kena sanksi tapi dapat turnamen baru dari FIFA, kita jadi selamat," kata dia. (*)

Editor : Fito


Senin, 07 Februari 2022

Atlit TJ Aquatic Swimming Club akan Lomba Renang di Yogyakarta.


Infonas.id.Metro Lampung, -Kakak beradik Winda dan Widya, yang sering dijuluki Dua "Hiu" Dari Kota Metro ini, sudah beberapa kali menorehkan prestasi cukup bergengsi. Dalam kejuaraan renang antar pelajar Se-Provinsi Lampung.

Berbagai prestasi spektakuler dari kedua kakak beradik ini. Sering sekali membanggakan Kota Metro. Kali ini Winda Ferda Humairoh ,Widya Batrisya Fahira dan Yolanda Feri Safitri. Atlit putri TJ Aquatic Swimming Club dan beberapa atlit Putra lainnya akan ikut berangkat  ke Yogyakarta, Alhamdulillah , TJ aquatic swimming club asal Kota Metro, akan mengikuti kejuaraan renang antar sekolah (KRAS) pelajar se-Indonesia, di kolam renang UNY kampus Wates, Kulon Progo Yogyakarta.

Acara perlombaan pada tanggal 12-13 Pebruari mendatang, yang insyaallah kita akan berangkat hari kamis, (10/2/2022). Mohon do'a serta supportnya kepada Pemerintahan Kota Metro melalui. Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) dan warga Metro,'' kata Winda dan Widya saat di mintai komentarnya dan tanggapannya Senin, dikediamanya di Jln Raya Stadion Tejosari 24 A Metro Timur (7/2/2022)

Kedua putri ini, anak dari Bang Wendy. Sudah tidak di ragukan lagi dalam kejuaraan renang, berbagai prestasi yang telah di torehkannya diantaranya. Pernah menjuarai Piala Ketua Umum Anindya Bakri Se-provinsi Lampung tahun 2019 mendapat pridikat perenang terbaik, Kejuaraan renang Gubrnur Cup 3 di bulan maret 2019.Juara terbaik Open Water Swimming, Renang Laut ,di pantai Kelara Pangkalan TNI AL Lampung 2 Februari 2020, mendapat Penghargaan pernang terbaik dari Komandan Letkol Marinir Amrul Ardiansyah.


Sementara itu, Winda mengatakan, perlombaan renang ini sangat diminati para Atlit renang Se- Provinsi Lampung. Karena para atlit  telah lama tidak mengikuti epen - epen perlombaan sampai dengan acar O2SN ditunda pada tahun 2020, karena masih pandemi  Covid 19.

"Kedua kakak adik ini Winda dan Widya dimana para atlit renang perlu support dan dukungan dari pemerintah daerah, yang ada di Provinsi Lampung melalui PRSI yang ada di Kabupaten, Kota masing- masing," ujar Winda.

Setiap even-even dari berbagai Kabupaten, Kota yang ada di Provinsi Lampung hendaknya profesionsl dalam penjaringan atlit khususnya di Kota Metro, jangan ada yang di rekayasa manipulasi seolah olah atlitnya yang paling hebat. Kita itu kalau 10 gaya renang yang di perlombalakan, ya cukup 10 gaya, jangan 13 gaya yang wajib memilih 10 itu tidak profesional panitianya membaca kelemahan lawan dimana yang tidak diikuti. penyelenggara even-even, jangan melihat yang mana yang gak diikuti baru club kita menyusup itu tidak profesional kemenangannya," kata Winda menjelaskan. Musuh terbesar di kejuaraan renang ini adalah limit waktu kita, bukan club atau atlitnya yang ingin saling menjatuhkan,'' papar Winda. 

Winda dan Widya sudah tidak asing lagi dengan menjuarai di tingkat, seusianya dengan mengambil beberapa juar terbaik antar pelajar Se-Provinsi Lampung. Tapi dengan cara profisional penyelenggaranya, kami atlit renang ini perlu dukungan dan support dari pemerintah daerah, Alhamdulillah untuk atlit di Kota Metro, akan di pasilitas Walikota Metro melalui melalui Dinas Kepudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) mendapatkan renang geratis, tetapi tidak semua atlit di pasilitasi, tentu ada kriteria atlitnya juga itu ada penilaian tersendiri," tutupnya.(Red.)

Sabtu, 22 Januari 2022

Mantan Pemain Bola NTT Jabat Pangdam XVIII Kasuari

INFONAS.ID|JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa memutasi 328 Perwira Tinggi (Pati) TNI. Hal itu tertuang dalam Surat Keputusan nomor 66/I/2022 tanggal 21 Januari 2022 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan TNI. 

Sejumlah jabatan perwira tinggi bintang tiga dan dua dimutasi menduduki pos strategis diantaranya Letjen TNI Bakti Agus Fajari  akan mengisi Jabatan Danjen Akademi TNI, Mayjen TNI Maruli Simanjuntak akan mengisi jabatan Pangkostrad, Mayjen TNI Ignatius Yogo menjabat Dankodiklatad, Laksdya TNI Agung Prasetyawan menjabat Pangkoarmada, Laksdya TNI Nurhidayat menjabat Pushidrosal.

Komando Kodiklatal dijabat Mayjen TNI Mar Hartono, Panglima Komando Operasi Pertahanan Udara Nasional (Pangkoopsudnas) dijabat Marsdya TNI Andyawan Martono, Komandan Kodiklatau dijabat oleh Marsda TNI Nanang Santoso. Sementara Wakasad akan diisi Mayjen TNI Agus Subiyanto yang sebelumnya menjabat Pandam Siliwangi.

Dari 328 Pati TNI yang menempati pos baru, sebanyak 28 di antaranya masuk dalam jabatan satuan-satuan baru TNI yang diamanatkan dalam Perpres No.66 tahun 2019 tentang susunan organisasi TNI seperti Komando Armada TNI AL, Komando Operasi Udara Nasional TNI AU, Pusat Psikologi TNI, Pusat Pengadaan TNI dan Pusat Reformasi TNI.

Selain itu ada sejumlah Panglima Daerah Militer (Pangdam) yang turut dirotasi. Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjutak promosi Pangkostrad, digantikan Mayjen TNI Sonny Aprianto yang sebelumya menjabat Deputi III Bidang Kontra Intelejen BIN. Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Agus Subianto promosi Wakil Kepala Staf AD, digantikan Mayjen TNI Kunto Arif Wibowo sebelumnya menjabat Pangdif-3 Kostrad. 

Pangdam XVIII Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa pindah mengisi pos baru sebagai Pangkogabwilhan III, digantikan  Mayjen TNI Gabriel Lema yang sebelumnya menjabat Ir.Kodiklaad. Pangdam XVII Cendrawasih Mayjen TNI Ignatius Yugo Triyono diangkat menjadi Dankodiklatad, digantikan  Mayjen TNI Teguh Muji Angkasa sebelumnya menjabat Danjen Kopasus. 

Pangdam IV Hasanudin Mayjen TNI Mochamad Syafei Kasno diangkat jadi dosen tetap Universitas Pertahanan, digantikan Mayjen TNI Andi Muhammad yang sebelumnya menduduki jabatan Pangdivif-2 Kostrad. 
 
Mayjen TNI Gabriel Lema alumni SMA Katolik Giovani Kupang yang pernah memperkuat tim sepakbola PSK Kupang, lewat pesan WhatsApp kepada mantan pemain sepakbola NTT All Star memohon doa dari semua pihak untuk kelancaran kepemimpinannya sebagai Pangdam XVIII Kasuari.

“Kami sekeluarga mohon Doa untuk pelaksanaan tugas tersebut, semoga amanah dan senantiasa kita semua dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa,” ucap mantan gelandang elegan Giovani dan PSK Kupang.

Proficiat adik Geby, semoga sukses dalam menjalankan tugas di Papua Barat, kami NTT All Star terus mendukung dalam doa, tutur Frans Watu Koordinator NTT All Star di Jakarta.

Berita diangkatnya Mayjen Gariel Lema sebagai Pangdam disambut rasa syukur dan apresiasi dari Ikatan Alumni Giovani Kupang (IKALGIVANS). Sebagai teman Angkatan 88 kita bangga dan bersyukur atas prestasi mayjen Geby tutur Yun Bali melalui sambungan telepon. 

“Ini kado 60 tahun HUT SMAK Giovani, dan tahun ini juga kita akan adakan reuni akbar, tentunya sebagai alumni kami para senior bangga atas capaian salah satu putra terbaik NTT”, tegas Johan Oematan Alumni Giovani Angkatan 1986 yang juga anggota Komisi II DPRD NTT.

Saat ini kita lagi konsolidasi alumni dan harapan kami saat 60 tahun reuni akbar Giovani tanggal 8 September mendatang Mayjen TNI Gabriel Lema bisa hadir bersama di Kupang. Mayjen TNI Gabriel Lema salah satu alumni yang digadang menjadi salah satu penasehat IKALGIVAN, lanjut anggota DPRD Provinsi NTT Fraksi Golkar yang dipersiapkan menjadi salah satu kandidat Ketua Umum IKALGIVAN. (RED)


Kamis, 09 Desember 2021

Akhiri Tahun 2021, Perkesa 78 All Star Ngobras Bola dan Trofeo di Yogjakarta

INFONAS.ID|YOGYAKARTA - Menjadi tradisi bagi mantan anak didik Iswadi Idris-Danan Jaya, Erens Pahalerang, setiap penghujung tahun kumpul di Yogjakarta markas Perkesa Mataram di era Galatama. 

Mantan pemain Galatama (Liga Sepakbola Utama) Perkesa 78 Sidoarjo, Perkesa Mataram, Perkesa Indocement yang tergabung dalam Perkesa All Star menggelar pertandingan trofeo dengan tajuk “Happy Games for Friendly”. 

Laga Trofeo Perkesa All Star, Kuda Laut All Star Semarang dan MOS Muntilan akan digelar di Stadion Sumber Agung, Bantul, Sabtu 11 Desember 2021.. 

“Semula kita agendakan trofeo akhir tahun ini dengan Persija dan PSIM All Star, namun karena Persija berhalangan, kami coba mengajak PSIS yang akan diperkuat mantan pemain PSIS seperti Budi Wahyono, Hengki Siger, Abidar Sudaryanto, Budiawan dan MOS Muntilan yang pernah menjuarai turnamen U-50 Jawa Tengah tahun 2019 ”, tegas Dodi Kusuma Koordinator Perkesa All Star.

Perkesa didirikan di Jakarta Selatan oleh Alm.Mayjen TNI (P) Acub Zaenal. Perkesa menjadi satu kekuatan di kompetisi semiprofessional Galatama, dengan materi pemain dari ujung tinur Indonesia (Papua) yang dibawa oleh pendiri klub Acub Zaenal. 

Mantan Gubernur Papua periode 1973-1975, paham benar dengan potensi Mutiara Hitam dari Papua. Pengalamannya di Papua dan kecintaan kepada sepakbola, akhirnya mendorong Acub membuat klub sepakbola untuk menampung bakat-bakat dari daerah yang dikenal dengan sebutan Surga kecil yang jatuh ke bumi. 

Pada November1978, Perkesa beralih menjadi klub semiprofesional, untuk pertama kalinya terjun di kompetisi Galatama pada tahun 1979-1980. Kala itu Perkesa 78 menggunakan home base di Cipaku, Bogor. 

Seiring waktu, tahun 1980 klub yang dilatih Iswadi Idris, berpindah ke Sidoarja, Jawa Timur. Saat itu sejumlah legenda seperti Umar Alatas, Yonas Ohe, Singh Betay, Freddy Muli, Yusuf Bachtiar, Jafeth Sibi, Robi Maruanaya, Erens Pahalerang, Danan Jaya tercatat sebagai punggawa Perkesa.

Untuk menghindari popularitas Niac Mitra, tahun 1987, Iswadi Idris memindahkan home base Perkesa ke Yogjakarta, saat itu Perkesa berubah nama menjadi Perkesa Mataram. 

Nama-nama beken seperti Singh Betay, Agusman Riyadi, Yonas Ohe, Eko Prayogo, Maman Abdurahman, Taufik Sugirianto, Dodi Kusuma, Abdul Muluk, Sugianto, Fauzy, Agus Supriadi, masih loyal terhadap Klub yang dengan julukan Laskar Mataram.

“Ini kegiatan rutin Perkesa setiap menyambut akhir tahun. Kegiatan ini disamping untuk menjaga tali persahabatan sesama pemain Perkesa yang tersebar di berbagai daerah, juga untuk mengenang legenda Perkesa Bang Iswadi Idris dan Bang Danan Jaya yang telah tiada," Jelas Frans Watu.

Lanjutnya, Covid-19 juga telah merenggut nyawa beberapa teman kita, untuk itu ada baiknya kita mengenang kebersamaan yang pernah kita jalani bersama mereka. 

"Laga kali ini cukup lengkap, para legenda Perkesa seperi Freddy Muli, Nusyadera, Hari Liwe, Yance Metmey, Abdul Muluk sudah konfirmasi akan hadir”, tegas Frans Watu yang didapuk sebagai Penasehat Perkesa All Star bersama Erens Pahalerang dan Alm.Danan Jaya.

Terakhir kita kumpul di penghujung 2019 saat itu kita main lawan PS. Bojong Gede yang diperkuat Ruly Nere dan Kamarudin Betay. Perkesa tampil cukup lengkap ada Alm.Bang Danan, Bang Erens dan striker andalan Agusman Riyadi yang datang dari Kalimantan, lanjut Singh Betay, anak Papua yang kini bermukim di Yogjakarta.

Sejumlah legenda Perkesa seperti Singh Betay, Doddi Kusumah, Abdul Muluk, Taufik Sugirianto, Guntur, Yayat R.Hidayat, Suwarto, Hari Liwe, Yance Metmey, Inyong Lolongbulan, Frans Watu, Agustinus Maufa, Permanas Sawor, dipastikan akan memperkuat Perkesa All Star. Sementara Kuda Laut All Star Semarqng akan diperkuat legenda PSIS seperti Budi Wahyono, Hengki Siger, Abidar Sudaryanto, Budiawan.

Mengingat saat ini masih dalam masa pandemic, tentunya hal-hal seperti standar protokol kesehatan tetap menjadi perhatian kita, sambung Singh Betay pemain yang menghabiskan kariernya di Yogjakarta bersama Perkesa Mataram.

Untuk mengenang kebersamaan dan mengingat masa-masa kejayaan para legenda Perkesa, momentum akhir tahun belakangan ini menjadi agenda resmi pertemuan tahunan sekaligus ajang silahturahmi. 

Disamping bermain bola, kegiatan Ngobrol Santai tentang Sepakbola Indonesia (Ngobras Bola Indonesia) menjadi topik menarik. 

Acara Ngobras Bola biasanya lebih seru, disamping ceritera-ceritera pengalaman jaman itu, ada sharing pengalaman melatih dari senior. Maklum kami jarang ketemu jadi ngobrolnya lebih asyik dari pada main bolanya, lanjut Yance Metmey, Nyong Ambon yang pernah melatih di liga Negara Timor Leste. (FRAN)


Minggu, 24 Oktober 2021

IFF Gandeng ASABRI Gelar Trofeo Peringati HUT TNI ke – 76

INFONAS.ID|JAKARTA - Memeriahkan HUT TNI Ke-76, Indonesian Football Forever (IFF) bekerjasama dengan ASABRI, menggelar Turnamen Sepakbola Segitiga bertajuk "TROFEO U-50", di Stadion PTIK, Jakarta (24/10/2021). 

Para pejabat dari kalangan TNI, Polri, Kemenpora, PSSI, serta relasi terkait, diharapkan ikut memeriahkan pertandingan. 

Begitu pula puluhan pemain legenda tim nasional yang tergabung di IFF seperti Rahmad Darmawan, Herry Kiswanto, Elly Idris, Rochi Putiray, Bambang Nurdiansyah, Nur'alim dan banyak lagi. 

Panitia juga akan menyerahkan "IFF Award" kepada Jenderal TNI (Purn) Dr. Agum Gumelar, MSc., Letnan Jenderal TNI (Purn) E.E. Mangindaan, S.I.P., Mayor Jenderal TNI (Purn) IGK Manila, S.I.P., Komisaris Besar Polisi Sumardji, S.H., dan Marsekal Pertama TNI (Purn) Anggoro.

"Kami memberikan penghargaan kepada tokoh-tokoh dari TNI dan Polri yang berjasa, memberi kontribusi terhadap kemajuan sepakbola Indonesia," komentar Fary Djemy Francis, Ketua Umum IFF. 

IFF adalah sebuah organisasi sosial yang mewadahi para pecinta sepakbola, terdiri dari berbagai lapisan masyarakat. 

Ada dari unsur mantan pemain (nasional maupun bukan), wasit nasional, wartawan, dan lain-lain. IFF bernaung di bawah Yayasan Pecinta Sepakbola Indonesia (YAPESESI).

Mempererat tali persahabatan, menjadi salah satu tujuan digelarnya event ini. Merujuk pada situasi pandemi, sekalipun kondisi Jakarta telah membaik (kini masuk kategori PPKM level 2), panitia tetap akan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. 

Selain melakukan pengecekan suhu tubuh dengan memggunakan thermo-gun, petugas kesehatan yang disiapkan juga akan mengukur tekanan darah setiap pemain yang akan bertanding.

"Kami sudah mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menjamu PS TNI dan PS Polri. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada sponsor yang ikut mendukung terselenggaranya trofeo Ini," ujar Rahmad Darmawan, yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia. (*)


Selasa, 12 Oktober 2021

HUT Rohul Ke 22, Dapat Kado 1 Medali Perunggu Untuk Riau Di PON Papua Ke XX Tahun 2021

INFONAS.ID|JAYAPURA - Bersempena di Hari Ulang Tahun Kabupaten Rokan Hulu  (Rohul) Ke 22 Tahun 2021. Hari ini dengan mengucapkan syukur 'Alhamdulillah' pantas dipanjatkan syukur nikmat dan rejeki prestasi yang diraih Putra terbaik Rohul.

Kini, FORKI Rohul memberikan Kado manis special untuk  Masyarakat Negeri Seribu Suluk dengan berhasilnya Putra Kareteka Rohul  dengan menyumbangkan 1 Medali Perunggu.

"Kemudian, itu satu-satunya Medali yang diraih, yakni prestasi di ajang Pesta Olahraga Nasional di Papua," imbuh IPDA Totok Nurdianto SH, Selasa (12/10/2021).

Dirinya sebagai, Pengurus dan Pelatih Rohul yang saat masih berada di Kota Terujung Timur Indonesia menyaksikan perhelatan dan perjuangan Putra hebat Rohul Muhammad Prawibowo di Cabang Olahraga (Cabor) Karate pada Kelas Kumita Putra Kelas -75 Kg di GOR Politehnik Penerbangan Jaya Pura Putra  Binaan Forki Rohul.  

Lanjut, IPDA Totok, Eks Paur Humas Polres Rohul, menjelaskan,  Muhammad Prawibowo yang merupakan alumni Mahasiswa Universitas Pasir Pangaraian (UPP)  dengan gigih di perebutan Medali Perunggu menyingkirkan Atlet DKI yang  merupakan Atlet Terbaik di kelasnya, utusan Kota Jakarta.

Muhammad Prawibowo yang dikenal Atlet yang memiliki Postur Badan ideal dan latihan yang dipusatkan di Pekanbaru dari  Forki Riau adalah Anak yang dikenal santun dan berbudi pekerti luhur.

"Dia juga yang merupakan Lulusan Pondok Pesantren di Sumatera Utara (Sumut), dienyamnya selama SD hingga SMU," sambung IPDA Totok.

Diterangkannya, sebagai Pengurus dan Pembina Karate, secara  Pribadi turut bangga Anak Rohul mampu menembus ajang Nasional yang sangat diimpikan setiap Atlet Dearah hingga menjadi Atlet Indonesia di Pelatnas 

Dirinya, juga sebagai Ketua Harian dan juga Wasit.  

"Alhamdulilah Saya pribadi juga berlisensi Wasit Asia Karate Federation," tutur IPDA  Totok Nurdianto SH 

Dirinya juga rutin melaksanakan tugas Kepolisian di  Polres Rohul, dipimpin Kapolres AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito, SIK, sendiri dalam hal pembinaan dan peningkatan prestasi, Beliau sangat apresiasi khususnya Cabor Karate

"Harapan Kami Pembina Atlet di Lapangan agar KONI ke depan lebih mampu melakukan pembinaan dan membuat Iven-iven di daerah setiap Cabornya," katanya

Meskipun kejuaraan kecil, namun harus rutin, kegiatan positif olahraga ini juga mampu sebagai penangkal menghadapi Pasca Pandemi memulihkan Imunitas di Masyarakat.

"Agar kamtibmas dan prestasi tetap terus meningkat dengan tetap mengikuti Protokol Kesehatan (Prokes)," paparnya 

Dengan dukungan dan suport dari Orang tua dan seluruh element masyarakat Rohul kedepan akan mampu menjadi Negeri Seribu Suluk. Dimana yang bermartabat dan berdaaya kompetitor selalu diasah, maka semangat prestasi juara di semua bidang dengan rahmat Allah SWT akan dapat Kita capai bersama," pungkasnya. (HPR)


Senin, 04 Oktober 2021

Cabor Panahan PON XX : Hari Ini Emas Pertama Diperebutkan Papua dan Jatim



INFONAS.ID|SENTANI – Perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021  di venue Panahan, Kampung Harapan, Sentani memasuki hari ke enam, hari ini dimulai perburuan medali emas. Medali emas pertama akan dipertama akan diperebutkan pada nomor individual recurve dan compound.

Tuan rumah Papua dan Jawa Timur akan mengawali pertarungan di nomor individual recurve putri. Duel antara Diananda Choirunisa melawan Rezza Octavia akan mengawali perebutan medali emas pertama di cabor yang mengandalkan akurasi.

Ini pertemuan pertama dua punggawa pelatnas di ajang nasional. Rezza merupakan atlit muda Papua pertama yang berhasil masuk dalam pelatnas panahan yang diproyeksikan ke Olimpiade Tokyo beberapa waktu lalu. 

Sedangkan Diananda merupakan atlit senior yang telah malang melintang di berbagai event internasional. Terakhir Diananda tampil di Olimpiade Tokyo di nomor individu putri dan mixed tim bersama Riau Ega Agata Salsabila.

Ini partai menarik, kami masyarakat Papua menunggu, siapa terbaik diantara mereka berdua.  Selama pelatnas olimpiade perolehan skoring keduanya tidak jauh berbeda, bahkan jika dibandingkan penampilan keduanya pada perebutan tiket Olimpiade di Perancis, penampilan Rezza tidak kalah dengan Diananda.

Ada yang mengatakan Rezza leading, namun karena tim putri gagal meraih tiket Olimpiade, maka satu tiket Indonesia menjadi milik Diananda peraih medali di Asian Games Jakarta.

Bagi Jatim ini kesempatan mereka untuk mempertahankan target emas di recurve, setelah kehilangan Riau Ega di putra. Bagi Papua peluang mendapatkan emas kini berada di Pundak Rezza yang akan tampil di final pada dua kategori di divisi recurve. 


Rezza harus tunjukkan bahwa dia yang terbaik, ini partai pembuktian, ya bisa juga partai balas dendam bagi atlit asal Jawa Timur yang selama ini di “peti eskan” oleh pengurus Jawa Timur selama ini, tegas salah satu pengamat yang enggan disebutkan namanya.

Di recurve individu putra terjadi pertemuan dua atlit pelatnas, M.Hanif Wijaya (Jambi) dan Alvianto Bagas Prastiyadi (Jateng). Sama dengan partai individu putri, ini merupakan pertemuan dua atlit beda generasi, beda usia, beda pengalaman. 

M.Hanif Wijaya anggota TNI AD, atlit senior yang sudah pernah tampil di berbagai event internasional termasuk Olimpiade Barsil. Bagas adalah atilit muda Jawa Tengah yang kini mendapat julukan “The next Riau Ega”.

Pertarungan perebutan medali emas hari ini akan melibatkan pelatih-pelatih terbaik saat ini, ada Permadi Wibowo, Lilies Handayani dua pelatih yang mendampingi tim Indonesia di Olimpiade Tokyo.

Permadi mampu menghantarkan tim putra Indonesia di Olimpiade Tokyo jauh lebih bàik dari tim putri yang dipimpin Lilies.

Papua yang dilatih Wiryawan Richard Yohanis merupakan salah satu pelatih bertangan dingin yang mampu membentuk tim panahan Papua menjadi salah satu tim yang disegani  pada PON XX.

Kita tunggu strategi dan kematangan mereka mendampingi anak didiknya dalam berburu emas di nomor bergengsi individu recurve. Ketenangan dan kematangan atlit menjadi faktor penentu, dorongan dan motivasi pelatih akan memberikan kekuatan bagi sang atlit.

Namun diatas semua itu, ada faktor-faktor non teknis yang lebih menentukan. PON Papua akan menjadi sejarah bagi Rezza Octavia dan Alvianto Bagas Prastiyadi, dua pemanah masa depan Indonesia. (FRAN)

Final Panahan Recurve Putri, Jatim Ditantang Papua

INFONAS.ID|SENTANI – Babak penyisihan cabang olahraga Panahan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 di venue Panahan, Kampung Harapan, Sentani berakhir setelah hari ini, minggu (3/10/2021) setelah menyelesaikan pertandingan beregu putra-putri dan mixed tim divisi recurve dan compound

Pada divisi recurve beregu diikuti 7 tim putra, 6 tim putri dan 8 mixed tim., sedangkan di divisi compound diikuti 6 tim putra, 7 tim putri dan 8 mixed tim.

Diperkuat trio srikandi Diananda Choirunisa, Asifa Nur Haenza, Ika Yuliana Rochmawati, mereka tampil sangat superior dengan menaklukkan Lampung dengan skor 5-1. 

Sedangkan tim tuan rumah Papua yang dimotori Rezza Octavia, Pande Putu Gina Putri A, Bintang Mayla Risqi Prakusuma S, berhasil menghentikan tim Mojang priangan Jawa Barat dengan skor 6-2.

Pada partai final pertemuan Jatim vs Papua akan menjadi partai panas yang dinantikan, Jatim akan menempatkan Diananda, Papua Rezza sebagai lokomotif tim.

Final recurve tim putri, medali emas : Jatim vs Papua, perungggu : Lampung vs Jabar
Pada divisi recurve putra tim Jawa Barat akan ditantang tim ibukota DKI Jakarta. 

Di babak semi final Jawa Barat berhasil menyisihkan tim unggulan DI Yogjakarta yang diperkuat dua atlit nasional Arif Pangestu, Hendra Purnama, Okka Bagus Subekti dengan skor 5-3. 

DKI Jakarta menyegel tiket final setelah melumat Jawa Timur yang diperkuat pemanah nomor wahid Indonesia Riau Ega Agata Salsabilla, IrvaldiAnanda Putera, Rahmat Panjiaji Bukhori dengan skor 5-3. 

Final recurve tim putra, medali emas : Jabar vs DKI, perunggu : DIY vs Jatim

Nomor mixed tim recurve Jatim menang atas Papua dengan skor 6-2, dan DI Yogjakarta menundukkan Kalimantan Tengah dengan skor 5-1.  

Final mixed tim recurve, medali emas : Jatim vs DIY, perunggu : Papua vs Kalteng.

Pertarungan di nomor Mixet tim compound Aceh menang atas DI Yogjakarta dengan skor 151-149, dan Jabar tumbang ditangan Jateng dengan skor 151-152.

Final mixed tim compound, medali emas : Aceh vs Jateng, medali perunggu :DIY vs Jabar.

Kekalah Jawa Barat di mixed compound diluar prediksi para pengamat panahan yang memadati venue panahan. Diluar dugaan Jabar yang diperkuat dua finalis compound Ratih Zilizati Fadhly dan Deki Adika Hastian menyerah dari tim Jateng.

Lolosnya tim Aceh yang diperkuat mantan anggota pelatnas Munawarah, mendapat apresiasi dari Sekjen Perpani, DR.Nyak Amir yang hadir mendampingi tim serambi Mekah.

“Alhamdulilah semua usaha dan jeri payah kami akhirnya terjawab hari ini. Ini target kami, dari mixed tim kami berharap dapat menyumbangkan satu medali emas dari dua yang kami targetkan dalam PON Papua, satunya kami targetkan dari nomor nasional”, tegas doktor olahraga yang selalu tampil dengan senyum khasnya.

Ketika diminta pendapatnya tentang penyelenggaraan cabor panahan selam PON XX berlangsung, Nyak Amir menilai semuanya sudah berjalan sesuai kesepakatan dalam maneger meeting, tertib dan kita saksikan tidak ada pelanggaran dari ketentuan yang diberlakukan selama lomba dilangsungkan. 

Nyak Amir menilai, sejak dilangsungkan perlombaan di cabor panahan, masyarakat panahan sangat patuh terhadap ketentuan yang sudah disepakati, dan memasuki hari ke enam pelaksanaan berjalan baik, alhamdulilah tidak ada insiden yang tidak kita inginkan, lanjut Nyak Amir.

Masih menurut Nyak Amir, banyaknya atlit pelatnas yang berguguran menandakan bahwa peta kekuatan panahan kini sudah merata. Panahan merupakan cabang olahraga akurasi, sedikit tidak fokus (tidak fit) akan sangat mempengaruhi. 

"Kondisi lapangan kali ini sangat ekstrim, untuk itu dibutuhkan kecepatan pemanah dalam beradaptasi. Disamping faktor lapangan, peningkatan atlit daerah juga meningkat, artinya pemusatan latihan di daerah berjalan dengan baik," imbuhnya. (FRAN)


© Copyright 2021 INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita | All Right Reserved