PURWAKARTA – Kecelakaan kerja tragis terjadi di Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Rabu pagi (13/5/2026). Seorang buruh harian lepas berinisial R (33) meninggal dunia usai tersengat kabel induk listrik tegangan tinggi saat melakukan pekerjaan pembangunan rumah di Kampung Tegaldatar, Desa Gunungkarung.
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 WIB dan sempat membuat warga sekitar panik. Korban diketahui tersengat arus listrik saat mengangkat besi cor sepanjang enam meter menuju lantai dua bangunan rumah.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, sebelum kejadian korban baru pulang membeli material bangunan berupa besi cor dan semen untuk kebutuhan pembangunan rumahnya.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, sebelum kejadian korban baru pulang membeli material bangunan berupa besi cor dan semen untuk kebutuhan pembangunan rumahnya.
Setibanya di lokasi, korban kemudian membantu para tukang yang tengah bekerja di lantai dua dengan menggunakan esteger atau tangga sementara.
Namun saat proses menaikkan besi cor ke atas kanopi lantai dua, ujung besi yang diangkat korban diduga tanpa sengaja menyentuh kabel induk PLN jalur tiga yang berada tidak jauh dari bangunan.
Kontak antara besi dan kabel tegangan tinggi itu menyebabkan aliran listrik langsung menyambar tubuh korban hingga terpental dari esteger ke lantai dua bangunan.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bakar serius di bagian tangan kiri, perut, dan sejumlah bagian tubuh lainnya. Korban juga mengalami pendarahan di bagian hidung.
Warga bersama saksi yang melihat kejadian langsung memberikan pertolongan dan membawa korban ke Puskesmas Maniis. Namun saat hendak dirujuk ke rumah sakit, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
Petugas Polsek Maniis yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Adapun personel yang turun ke lokasi di antaranya Kanit IK Polsek Maniis Aiptu Dance Horn, Brigadir Pandu Hari selaku Bhabinkamtibmas Desa Sinargalih, dan Aipda Ida Permana dari piket siaga Reskrim Polsek Maniis.
Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya melalui Kapolsek Maniis AKP Anton Pelita mengatakan pihak kepolisian bergerak cepat usai menerima laporan dari masyarakat terkait insiden tersebut.
“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas pembangunan, terutama di dekat jaringan listrik tegangan tinggi. Keselamatan kerja harus menjadi prioritas untuk menghindari kejadian serupa,” ujar AKP Anton Pelita.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini mengingatkan pentingnya memperhatikan standar keselamatan kerja saat melakukan aktivitas konstruksi, khususnya di area dekat jaringan listrik.
“Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan kerja, terutama saat menggunakan material berbahan logam di area yang dekat dengan kabel listrik. Pastikan jarak aman dengan jaringan listrik untuk mencegah terjadinya kecelakaan fatal,” kata IPTU Tini Yutini.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk berkoordinasi dengan pihak terkait apabila melakukan pembangunan di sekitar jaringan listrik guna menghindari risiko tersengat arus listrik tegangan tinggi.
Menurutnya, kecelakaan kerja akibat kelalaian terhadap instalasi listrik masih kerap terjadi dan dapat berakibat fatal apabila masyarakat kurang memahami standar keselamatan kerja.
Pihak keluarga korban menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat penting bagi masyarakat mengenai bahaya jaringan listrik tegangan tinggi serta pentingnya memperhatikan aspek keselamatan saat melakukan pekerjaan konstruksi maupun aktivitas di sekitar instalasi kelistrikan. (RED)





FOLLOW THE INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram