-->

NASIONAL


PENDIDIKAN

Jumat, 02 Oktober 2026

Pernah Pimpin Polres Majalengka, Suyudi Ario Seto Kini Dipercaya Menjadi Kapolri

MAJALENGKA — Kabupaten Majalengka memiliki ikatan historis dengan Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto yang disebut resmi dilantik sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Pelantikan tersebut menjadi babak baru dalam perjalanan karier Suyudi Ario Seto di tubuh Polri. Sosok yang pernah menjabat Kapolres Majalengka pada 2014 itu kini disebut dipercaya menduduki jabatan tertinggi di institusi kepolisian.

Sepanjang perjalanan kariernya, Suyudi Ario Seto tercatat pernah menduduki sejumlah posisi strategis, mulai dari Kapolres Bogor, Kapolresta Bogor Kota, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Wakapolda Metro Jaya, Kapolda Banten hingga Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI.

Bagi masyarakat Majalengka, kabar tersebut memiliki makna tersendiri. Pasalnya, sebelum mencapai posisi puncak di institusi Polri, Suyudi pernah mengabdikan diri dan menjalankan tugas sebagai Kapolres Majalengka.

Bahkan, dalam kunjungannya ke Majalengka pada Agustus 2026, ia sempat mengenang kembali masa pengabdiannya di Bumi Sindangkasih.

Menyambut kabar pelantikan tersebut, Bupati Majalengka Eman Suherman menyampaikan ucapan selamat sekaligus doa atas amanah baru yang dipercayakan kepada Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Majalengka dan masyarakat Majalengka, kami mengucapkan selamat kepada Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto atas amanah baru sebagai Kapolri. Beliau bukan sosok yang asing bagi Majalengka karena pernah mengemban tugas sebagai Kapolres Majalengka pada tahun 2014,” ujar Eman.

Menurut Eman, perjalanan karier Suyudi dari seorang Kapolres Majalengka hingga dipercaya memimpin institusi Polri menjadi kebanggaan tersendiri bagi daerah.

Ia berharap Suyudi dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik serta diberikan kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Tentu kami merasa bangga karena beliau pernah mengabdi di Majalengka. Kami mendoakan semoga amanah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai Kapolri, serta diberikan kekuatan dan kelancaran dalam memimpin institusi Polri,” katanya.

Lebih lanjut, Eman berharap kepemimpinan Suyudi Ario Seto dapat semakin memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan fondasi penting dalam mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap sinergi antara Polri dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat. Keamanan dan ketertiban merupakan fondasi penting bagi pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Eman juga menilai tantangan keamanan ke depan semakin kompleks sehingga membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Pemerintah daerah, TNI, Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, dunia pendidikan, serta seluruh lapisan masyarakat perlu terus membangun komunikasi dan menjaga kondusivitas wilayah.

“Majalengka siap terus bersinergi dengan jajaran kepolisian. Kita ingin masyarakat merasa aman, nyaman dan mendapatkan pelayanan yang baik. Semoga kepemimpinan Jenderal Suyudi membawa Polri semakin dekat dengan masyarakat,” tuturnya.

Di akhir pernyataannya, Eman kembali menyampaikan doa dan harapan agar Suyudi Ario Seto senantiasa diberikan kesehatan serta kelancaran dalam menjalankan amanah sebagai pimpinan tertinggi Polri.

“Sekali lagi, selamat kepada Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto. Dari Majalengka kami menyampaikan doa dan dukungan agar beliau senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan kelancaran dalam menjalankan amanah besar sebagai Kapolri,” pungkas Eman.

(Zan)

Jalan Baru Diperbaiki Sudah Rusak Lagi, Proyek Majasuka–Majasari Majalengka Tuai Sorotan


MAJALENGKA — Pekerjaan pemeliharaan jalan poros penghubung Majasuka–Majasari di Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, menjadi sorotan masyarakat.

Pasalnya, ruas jalan yang disebut baru selesai dikerjakan sekitar satu bulan lalu tersebut kini dilaporkan mengalami kerusakan. Sejumlah bagian lapisan hotmix terlihat retak hingga mengelupas.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai kualitas pekerjaan serta pengawasan terhadap proyek pemeliharaan jalan tersebut.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, pekerjaan pemeliharaan ruas jalan Majasuka–Majasari tersebut dikerjakan oleh CV Mentari, yang beralamat di Blok Babakan RT 003/RW 009, Desa Cidulang, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka.

Salah seorang tokoh masyarakat setempat berinisial AP mengaku kecewa melihat kondisi jalan yang kembali mengalami kerusakan dalam waktu relatif singkat setelah pekerjaan selesai.

«“Saya sangat kecewa dengan perbaikan jalan ini, karena baru selesai sudah pada retak. Ini jelas perlu dipertanyakan kualitas konstruksinya dan pengawasannya,” ujar AP kepada wartawan.»

Menurutnya, kerusakan yang muncul dalam waktu singkat tersebut semestinya menjadi perhatian serius dari pihak terkait, terutama untuk memastikan pekerjaan infrastruktur yang menggunakan anggaran pemerintah memenuhi standar kualitas yang telah ditentukan.

“Jangan sampai masyarakat hanya mendapatkan jalan yang sebentar diperbaiki, tetapi kemudian rusak kembali. Pengawasan harus diperketat,” katanya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak CV Mentari belum berhasil dikonfirmasi untuk memberikan penjelasan terkait kondisi jalan tersebut, termasuk mengenai spesifikasi pekerjaan, masa pemeliharaan, maupun penyebab munculnya keretakan pada lapisan hotmix.

Pihak dinas terkait juga belum memberikan keterangan mengenai pekerjaan tersebut maupun langkah yang akan dilakukan terhadap kondisi jalan yang dilaporkan mengalami kerusakan.

Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak pelaksana maupun instansi terkait untuk memberikan penjelasan secara utuh mengenai pekerjaan pemeliharaan jalan Majasuka–Majasari tersebut.

(Zan)

Ratusan Sekolah di Majalengka Direvitalisasi, Disdik Kejar Perbaikan Sarpras

 

MAJALENGKA — Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui Dinas Pendidikan (Disdik) terus mendorong peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan. Salah satunya dilakukan melalui program revitalisasi sekolah yang menyasar sejumlah satuan pendidikan yang mengalami kerusakan maupun membutuhkan penambahan ruang untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.

Program revitalisasi tersebut merupakan bagian dari dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan untuk memperbaiki fasilitas sekolah yang mengalami kerusakan sekaligus meningkatkan kelayakan sarana pendidikan.

Di Kabupaten Majalengka, program tersebut tengah berjalan dan mencakup sejumlah sekolah mulai dari jenjang PAUD, sekolah dasar negeri (SDN), hingga sekolah menengah pertama (SMP).

Salah satu sekolah yang mendapatkan program revitalisasi adalah SDN Cikaracak III. Kepala sekolah setempat menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap kondisi sarana pendidikan di wilayahnya.

“ Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka yang telah memperbaiki gedung sekolah melalui program revitalisasi pada tahun anggaran 2026,” ujarnya.

Menurutnya, perbaikan gedung sekolah memberikan dampak positif terhadap kenyamanan kegiatan belajar mengajar. Dengan kondisi bangunan yang lebih baik, pihak sekolah berharap proses pendidikan dapat berjalan semakin optimal.

“Dengan adanya bantuan ini, semoga ke depannya saya sebagai kepala sekolah bisa lebih meningkatkan kualitas pendidikan dan mencerdaskan anak didik agar berprestasi. Gedung yang bagus dan nyaman tentu sangat mendukung kegiatan belajar mengajar,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, H. Rd. Muhammad Umar Ma’ruf, S.Sos., M.Si., mengatakan pihaknya terus berupaya memperbaiki ruang kelas dan fasilitas sekolah yang mengalami kerusakan.

Menurut Umar Ma’ruf, upaya perbaikan tidak hanya mengandalkan program revitalisasi dari pemerintah pusat. Disdik Majalengka juga mengupayakan dukungan pembiayaan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun Dana Alokasi Umum (DAU).

“Saya sebagai kepala dinas pendidikan terus berusaha untuk bisa memperbaiki ruang kelas yang rusak di Kabupaten Majalengka,” kata Umar Ma’ruf.

“Bukan hanya dari program revitalisasi, saya juga mengajukan melalui DAK dan DAU agar sekolah-sekolah yang sangat membutuhkan perbaikan bisa direalisasikan,” lanjutnya.

Ia menegaskan, peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan tenaga pendidik dan peserta didik, tetapi juga membutuhkan dukungan sarana dan prasarana yang memadai.

“Tugas saya sebagai kepala dinas adalah bagaimana meningkatkan kualitas anak didik agar berprestasi, baik melalui peningkatan sarana dan prasarana maupun aspek non-sarana,” ujarnya.

Dengan berbagai program tersebut, Disdik Kabupaten Majalengka berharap secara bertahap kondisi fasilitas pendidikan yang membutuhkan perbaikan dapat tertangani sehingga tercipta lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan mendukung prestasi peserta didik.

(Rojan)

Antisipasi Banjir Musim Hujan, Kapolres ,Ormas, LSM, dan Masyarakat Gelar Aksi GEMPUNGAN Bersih-Bersih Sungai Cikembang


Foto: Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam, S.I.K., S.H., M.Si. beserta Kapolsek Jatiluhur, dan Forum Ormas dan LSM Purwakarta 

​PURWAKARTA – Dalam rangka siaga menghadapi ancaman banjir di musim penghujan, Polres Purwakarta menggelar aksi gotong royong dan bersih-bersih lingkungan bertajuk GEMPUNGAN (Gerakan Masyarakat Peduli Lingkungan) pada Jumat (2/10/2026).

​Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Purwakarta, AKBP Febri Nurzam, S.I.K., S.H., M.Si., ini dipusatkan di aliran Sungai Cikembang, Kampung Tegalnangklak, Desa Bunder, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta. Aksi ini turut melibatkan sinergi dari berbagai elemen, termasuk Forum Ormas dan LSM Purwakarta (seperti Pemuda Pancasila, GIBAS, BARAK Indonesia, dan BPPKB Banten), jajaran manajemen PT Indorama, serta warga masyarakat setempat.

​Aksi GEMPUNGAN diisi dengan serangkaian kegiatan sosial dan lingkungan.

Aksi Bersih-Bersih Sungai

Memersihkan sampah organik dan anorganik yang menyumbat aliran Sungai Cikembang guna mencegah luapan air saat curah hujan tinggi.

​Pelepasan Bibit Ikan

Mendorong pemulihan ekosistem dan kelestarian hayati di aliran sungai.

Gotong Royong Bersama Masyarakat

Mengukuhkan kembali budaya kebersamaan antara kepolisian, ormas, korporasi, dan warga.

​Kapolres Purwakarta, AKBP Febri Nurzam, menyampaikan bahwa langkah antisipatif ini sangat penting dilakukan sebelum puncak musim hujan tiba. Penumpukan sampah di aliran sungai sering kali menjadi penyebab utama genangan dan banjir yang merugikan masyarakat sekitar.

​"Bersama kita jaga sungai. Melalui kolaborasi antara kepolisian, Ormas, LSM, pihak swasta, dan warga, kita ciptakan lingkungan yang bersih agar Purwakarta tetap aman, sehat, dan terhindar dari bencana banjir," tegasnya.

​Dengan mengusung semangat "Lingkungan Bersih, Purwakarta Lebih Sehat", kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini diharapkan dapat menjadi momentum kesadaran bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan di Kabupaten Purwakarta. (***)

PERSADA ’92 Turun Gunung ke Tasikmalaya, Jembatan hingga Air Bersih Dibangun untuk Warga

TASIKMALAYA — Persaudaraan AKABRI 1992 (PERSADA ’92) terus memperkuat program pengabdian kepada masyarakat melalui pembangunan sejumlah infrastruktur dasar di wilayah Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Pada Rabu sore, 30 September 2026, Brigjen TNI Dani Raksa mewakili PERSADA ’92, didampingi Brigjen TNI Hari Pahlawantoro, meninjau kesiapan akhir lokasi pembangunan infrastruktur dasar di Desa Parungponteng, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan sejumlah proyek yang dinilai sangat dibutuhkan masyarakat, terutama dalam menunjang akses warga dan aktivitas anak-anak sekolah.

Salah satu proyek utama yang menjadi perhatian adalah pembangunan jembatan gantung penghubung Desa Parungponteng dengan Desa Barumekar. Jembatan tersebut diproyeksikan memberikan akses bagi sekitar 360–380 kepala keluarga (KK).

Selain jembatan, PERSADA ’92 juga menyiapkan fasilitas sumur bor air bersih yang akan melayani kebutuhan sekitar 290 KK di tiga RT.

Program sosial tersebut turut menyasar warga kurang mampu melalui rehabilitasi tiga Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Kepedulian PERSADA ’92 di Parungponteng juga menyentuh sektor pendidikan. Dalam hal ini merespons aspirasi para guru MTs dan tokoh masyarakat setempat, PERSADA ’92 menghibahkan satu petak lahan seluas sekitar 280 meter persegi untuk mendukung fasilitas pendidikan di MTs Al-Hidayah.

Lahan tersebut rencananya dimanfaatkan untuk fasilitas olahraga dan area upacara. Selain itu, PERSADA ’92 juga memberikan bantuan untuk mendukung kegiatan Masjid DKM setempat.

Brigjen TNI Dani Raksa dalam kunjungannya turut meninjau secara langsung lapangan dan Puskesmas yang akan menjadi lokasi pelaksanaan Bakti Sosial Kesehatan gratis.

Kegiatan tersebut mencakup operasi katarak, khitanan massal, operasi bibir sumbing, serta pembagian sembako bagi masyarakat.

Agenda di Desa Parungponteng merupakan bagian dari rangkaian program sosial berkelanjutan PERSADA ’92 di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

Sejak awal September 2026, kegiatan sosial tersebut telah menjangkau lima kecamatan di wilayah Tasikmalaya dengan berbagai program, mulai dari pembangunan jembatan, penyediaan sarana air bersih, renovasi RTLH, hingga rehabilitasi sejumlah sekolah dasar negeri (SDN).

Brigjen TNI Dani Raksa menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program tersebut.

Ia mengucapkan terima kasih kepada aparat desa dan masyarakat, jajaran TNI/Polri, serta seluruh pihak yang bergotong royong bersama PERSADA ’92 dalam membangun dan membantu masyarakat desa.

Menurutnya, sinergi tersebut menjadi bagian dari bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus dukungan terhadap program pembangunan pemerintah di daerah.

“Terima kasih kepada aparat desa dan masyarakat, satuan TNI/Polri, serta semua pihak yang bersinergi dan bergotong royong bersama PERSADA ’92 membangun desa sebagai bentuk bakti dan dukungan terhadap program pemerintah di daerah,” ujar Brigjen TNI Dani Raksa.

Program pembangunan infrastruktur dasar dan bakti sosial tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses transportasi, ketersediaan air bersih, kondisi hunian, fasilitas pendidikan, serta pelayanan kesehatan. (BUCEK)

INTERNASIONAL

RELIGI

SPORT

TNI POLRI


WISATA

© Copyright 2021 INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita | All Right Reserved