-->

PEMBERITAHUAN

PEMBERITAHUAN

NASIONAL


PENDIDIKAN

Selasa, 20 Oktober 2026

Kades Cimahi Tekankan Pengajian sebagai Fondasi Moral Aparatur Desa

PURWAKARTA — Pemerintah Desa (Pemdes) Cimahi kembali menggelar pengajian rutin bulanan dengan menghadirkan ulama kharismatik, Abuya Hasan Asy’ari, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Haromain Cirangin. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat keimanan, membangun karakter, serta meningkatkan kesadaran moral aparatur desa dan masyarakat.

Dalam tausyiahnya, Abuya Hasan Asy’ari menekankan pentingnya introspeksi diri dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan. Ia juga mengingatkan jamaah agar senantiasa menjadikan Allah SWT sebagai sandaran utama dalam setiap langkah, serta mengedepankan kesabaran dan kejujuran dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Kepala Desa Cimahi, Asep Saepul Bahrie, mengatakan pengajian rutin tersebut tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga sarana pembinaan karakter dan peningkatan kualitas diri, khususnya bagi aparatur pemerintahan desa. Selasa (20/10/2026)

“Pengajian rutin ini kami harapkan dapat menjadi momentum perbaikan diri, sekaligus mengingatkan kita semua akan kewajiban untuk mengajak kepada kebaikan (amar ma’ruf nahi munkar), terutama bagi aparatur pemerintahan,” ujar Asep.

Menurutnya, tugas pelayanan publik menuntut aparatur desa untuk senantiasa menjaga integritas, tanggung jawab, dan komitmen dalam melayani masyarakat. Karena itu, pembinaan spiritual dinilai penting untuk menjaga keseimbangan antara pelaksanaan tugas pemerintahan dan penguatan nilai-nilai keagamaan.

Asep berharap, melalui majelis ilmu tersebut, para perangkat desa dapat memperoleh ketenangan batin sekaligus memperkuat semangat pengabdian. Dengan demikian, nilai-nilai kejujuran, kesabaran, dan ketakwaan dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Pengajian berlangsung khidmat dan diikuti ratusan jamaah, termasuk jajaran perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta tokoh masyarakat. Materi tausyiah yang disampaikan Abuya Hasan Asy’ari mendapat perhatian jamaah karena dinilai relevan dengan tantangan kehidupan saat ini, terutama dalam menjaga akhlak dan integritas di tengah berbagai godaan duniawi.

Melalui kegiatan pengajian rutin bulanan ini, Pemdes Cimahi berkomitmen untuk terus membangun kehidupan masyarakat desa yang tidak hanya berkembang dari sisi pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga memiliki landasan spiritual yang kuat, akhlak mulia, serta semangat kebersamaan.

Pemdes Cimahi berharap penguatan nilai-nilai keagamaan dapat menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang amanah, berintegritas, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

(AGUS)

Gelar Rangkaian HUT ke 62 tahun, DPD Golkar Purwakarta gelar Tasyakuran Do'a bersama dan Santunan


Foto: Ketua DPD partai Golkar Purwakarta Hj. Anne Ratna Mustika


PURWAKARTA — Menandai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golongan Karya (Golkar), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Purwakarta menyelenggarakan acara "Doa Bersama dan Tasyakur" di Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Purwakarta, Selasa (20/10/2026).

​Kegiatan khidmat yang mengusung semangat "Golkar Ngahiji, Golkar Ngabakti" ini turut dirangkaikan dengan aksi kepedulian sosial berupa pemberian santunan kepada anak yatim dan kaum duafa di wilayah Purwakarta.

​Perwujudan Rasa Syukur dan Kepedulian Sosial

​Acara diawali dengan pembacaan doa bersama yang dipimpin oleh para ulama dan tokoh agama setempat, dilanjutkan dengan prosesi tasyakuran sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan 62 tahun Partai Golkar dalam mengabdi kepada bangsa dan negara.

​

​Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Purwakarta, Hj. Anne Ratna Mustika, SE., menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-62 ini menjadi momen penting bagi seluruh kader untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen keberpihakan kepada masyarakat.

​"Momentum tasyakuran dan doa bersama ini kami wujudkan tidak hanya dalam bentuk rasa syukur kepada Allah SWT, tetapi juga melalui aksi nyata kepedulian sosial. Melalui santunan anak yatim dan kaum duafa, kami ingin memastikan keberadaan Partai Golkar dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan," ujar Hj. Anne Ratna Mustika.

​Berkomitmen Terus Hadir untuk Rakyat

​Rangkaian acara HUT ke-62 DPD Partai Golkar Kabupaten Purwakarta berlangsung dengan penuh kehangatan dan kekeluargaan. Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran pengurus DPD, perwakilan pengurus tingkat kecamatan dan desa, tokoh masyarakat, serta puluhan penerima santunan.

​Hj. Anne Ratna Mustika berharap, di usianya yang ke-62, Partai Golkar dapat terus konsisten menjaga soliditas internal dan memperjuangkan aspirasi rakyat demi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Purwakarta.

Di tempat yang sama Ketua Panitia Pelaksana John kamal mengatakan, perayaan hut ini kita jadikan momentum untuk mempererat silaturrahmi dan Kesolidan serta membangun ekosistem baru di tubuh Golkar Purwakarta khususnya.

"Kita jadikan hut ke 62 tahun adalah momentum dalam mempererat silaturrahmi dan kesolidan dan kesok serta membangun ekosistem baru untuk golkar Purwakarta lebih baik kedepannya dalam merebut kemenangan pemilu yang akan datang," ucapnya dalam sambutan laporan panitia pelaksana.




​Acara ditutup dengan pemotongan tumpeng tasyakuran serta penyerahan santunan secara langsung kepad 32 anak yatim dan 30 duafa yang hadir. (***)

Rayakan HUT ke 62 tahun Partai Golkar, Ketua DPD beserta jajarannya Gelar apael dan tabur bunga di TMP purwakarta


Foto: Ketua DPD Partai Golkar Purwakarta Hj.Anne Ratna Mustika saat pimpin apel di Taman Makam Pahlawan Purwakarta

PURWAKARTA — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golongan Karya (Golkar), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Purwakarta menggelar serangkaian kegiatan khidmat, di antaranya upacara penghormatan dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Sirna Raga, Purwakarta.

​Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Purwakarta, Hj. Anne Ratna Mustika, serta dihadiri oleh jajaran pengurus DPD, fraksi Partai Golkar DPRD Purwakarta, pimpinan kecamatan (PK), pimpinan desa (PD), hingga organisasi sayap partai.





Foto: Jhon Kamal Ketua Panitia Pelaksana Hut golkar ke 62

​Momen Refleksi dan Penghormatan Sejarah

​Suasana khidmat menyelimuti jalannya upacara yang dilanjutkan dengan prosesi tabur bunga di pusara para pahlawan pejuang bangsa.

​Dalam keterangannya di sela-sela acara, Hj. Anne Ratna Mustika menyampaikan bahwa kegiatan ziarah dan tabur bunga ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan bentuk penghormatan mendalam atas jasa-jasa para pahlawan yang telah berjuang demi nusa dan bangsa.

​"Di usia Partai Golkar yang ke-62 ini, kami ingin merefleksikan kembali semangat perjuangan para pahlawan. Golkar lahir dan besar untuk mengabdi kepada rakyat, dan nilai-nilai perjuangan itulah yang terus kami jaga serta implementasikan dalam pembangunan di Kabupaten Purwakarta," ujar Hj. Anne Ratna Mustika.


​Solidaritas dan Pengabdian untuk Masyarakat

​Selain upacara dan tabur bunga, rangkaian peringatan HUT ke-62 Partai Golkar di Purwakarta juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat secara langsung, seperti bakti sosial, santunan anak yatim, hingga pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur.

​Hj. Anne Ratna Mustika berharap, di usianya yang semakin matang, Partai Golkar Purwakarta terus menunjukkan soliditas dan konsistensi dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.

​"Partai Golkar akan terus hadir di tengah masyarakat, memberikan solusi nyata, dan berkontribusi positif bagi kemajuan Purwakarta. Semoga Golkar semakin solid, dicintai rakyat, dan menang bersama rakyat," pungkasnya.


​Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, kemajuan daerah, serta keberkahan bagi seluruh keluarga besar Partai Golkar. (***)

Jelang Porprov 2026, Perbakin Purwakarta Desak Solusi Fasilitas Latihan

PURWAKARTA — Kerusakan Gedung Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Pengurus Kabupaten (Pengkab) Purwakarta sejak robohnya bagian atap pada Desember 2025 hingga kini masih menjadi persoalan serius. 

Kondisi tersebut berdampak terhadap aktivitas latihan dan pembinaan atlet menembak, terlebih menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang.

Kerusakan bangunan tidak hanya mengganggu fasilitas latihan menembak 10 meter, tetapi juga berdampak pada gudang peralatan, ruang musala, ruang pertemuan, hingga toilet. Akibatnya, sejumlah fasilitas penting tidak dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kegiatan organisasi maupun program pembinaan atlet.

Ketua Umum Perbakin Purwakarta, Guntur Era Putra, mengatakan persiapan menghadapi Porprov membutuhkan program latihan yang terencana, konsisten, serta ditunjang sarana dan prasarana yang memadai. Selasa (20/10/2026)

Menurutnya, kondisi gedung yang belum sepenuhnya pulih menjadi kendala bagi atlet untuk menjalani latihan secara maksimal. Padahal, waktu menuju kompetisi tingkat provinsi tersebut semakin dekat.

“Kami tentu berharap para atlet dapat menjalani persiapan dengan maksimal. Namun, kondisi fasilitas yang mengalami kerusakan ini menjadi kendala nyata dalam proses pembinaan. Atlet membutuhkan tempat latihan yang layak dan aman agar dapat mempersiapkan diri secara optimal untuk menghadapi Porprov,” ujar Guntur.

Ia menjelaskan, persoalan kerusakan gedung tersebut telah dikomunikasikan melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) serta Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporapar) Kabupaten Purwakarta.

Pemerintah daerah, lanjutnya, juga telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi pada Januari 2026. Perbakin Purwakarta mengapresiasi perhatian tersebut, tetapi berharap peninjauan dapat segera ditindaklanjuti dengan langkah konkret.

“Kami mengapresiasi perhatian dan peninjauan yang telah dilakukan pemerintah daerah. Namun, mengingat kerusakan telah berlangsung sejak Desember 2025 dan berdampak langsung terhadap fasilitas latihan, kami berharap ada kepastian penanganan serta jadwal perbaikan yang jelas,” tegasnya.

Bagi Perbakin Purwakarta, persoalan ini bukan semata-mata menyangkut kondisi fisik bangunan. Lebih dari itu, kerusakan gedung berkaitan langsung dengan keberlangsungan pembinaan olahraga dan peluang atlet daerah untuk bersaing meraih prestasi di tingkat provinsi.

Guntur memahami bahwa perbaikan fasilitas milik pemerintah harus melalui proses administrasi dan mekanisme sesuai ketentuan. Meski demikian, ia berharap koordinasi antara pemerintah daerah, KONI, dan Disporapar dapat lebih diintensifkan agar persoalan tersebut tidak terus berlarut-larut.

Sebagai langkah antisipasi apabila perbaikan gedung belum dapat segera dilaksanakan, Perbakin Purwakarta juga berharap pemerintah daerah bersama pihak terkait dapat mempertimbangkan penyediaan fasilitas latihan sementara yang aman dan memadai.

Menurutnya, ketersediaan tempat latihan yang layak menjadi kebutuhan mendesak agar atlet tetap dapat menjalankan program persiapan secara terarah menjelang Porprov Jawa Barat 2026.

Perbakin Purwakarta berharap ada solusi nyata yang segera diwujudkan, sehingga kerusakan fasilitas tidak semakin menghambat pembinaan atlet. Dukungan sarana dan prasarana yang memadai diharapkan dapat membantu para atlet tampil optimal sekaligus membawa prestasi bagi Kabupaten Purwakarta pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

(AGUS)

Kades Cijaya Tegas! Jam Malam Siswa dan Ronda Diperketat

PURWAKARTA — Pemerintah Desa (Pemdes) Cijaya, Kabupaten Purwakarta, bergerak menindaklanjuti arahan Bupati Purwakarta terkait penerapan jam malam bagi siswa dan penguatan kegiatan ronda malam guna menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.

Kepala Desa Cijaya, H. Tri Sutisna, memberikan arahan langsung kepada jajaran Perlindungan Masyarakat (Linmas) agar pelaksanaan program tersebut berjalan disiplin, konsisten, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam arahannya, H. Tri Sutisna menegaskan bahwa penerapan jam malam siswa dan peningkatan ronda malam merupakan langkah untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, sekaligus melindungi generasi muda dari berbagai potensi risiko pada malam hari.

“Sesuai arahan Bupati Purwakarta, saya menginstruksikan seluruh personel Linmas untuk melaksanakan program jam malam siswa dan kegiatan ronda malam dengan sungguh-sungguh. Ini demi keamanan lingkungan dan masa depan anak-anak kita,” tegas H. Tri Sutisna saat memberikan pengarahan kepada petugas Linmas.

Ia meminta personel Linmas meningkatkan patroli, khususnya pada jam-jam rawan, serta melakukan pengawasan terhadap aktivitas masyarakat pada malam hari.

Penerapan jam malam bagi siswa diharapkan dapat membantu mencegah kenakalan remaja dan mengurangi potensi keterlibatan anak dalam aktivitas berisiko. Sementara itu, penguatan ronda malam ditujukan untuk meningkatkan kewaspadaan warga serta mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

H. Tri Sutisna juga menekankan pentingnya pendekatan persuasif dan humanis dalam pelaksanaan tugas. Menurutnya, petugas harus tetap mengedepankan pembinaan dan komunikasi yang baik, dengan menjalankan setiap tindakan sesuai prosedur serta ketentuan yang berlaku.

Selain itu, koordinasi antara pemerintah desa, Linmas, Bhabinkamtibmas, dan tokoh masyarakat dinilai penting untuk memastikan kebijakan tersebut berjalan efektif di lingkungan warga.

Melalui langkah tersebut, Pemdes Cijaya berharap kesadaran masyarakat terhadap keamanan lingkungan semakin meningkat, sehingga tercipta suasana desa yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh warga.

(AGUS)

INTERNASIONAL

RELIGI

SPORT

TNI POLRI


WISATA

© Copyright 2021 INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita | All Right Reserved