-->

NASIONAL


PENDIDIKAN

Rabu, 01 April 2026

Ziarah Penuh Makna, Persit KCK Purwakarta Kenang Jasa Pahlawan di Usia ke-80



Purwakarta – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) ke-80 tahun 2026, Persit Cabang XXIX Kodim 0619/Purwakarta menggelar kegiatan ziarah rombongan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Sirna Raga, Jalan Terusan Industri, Kelurahan Purwamekar, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta, Kamis (1/4/2026) pagi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Ketua KCK Sub Anak Ranting (4) Subdenpom 3/III Siliwangi Ny. Neni Asep Casmita, pengurus Persit Cabang XXIX Kodim 0619/Purwakarta, Persit Cabang XII Menarmed 1, serta Persit Ranting 2 Yon Armed 9/Pasopati.

Kegiatan ziarah ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Persit KCK ke-80 yang bertujuan untuk menumbuhkan semangat nasionalisme, mengenang jasa para pahlawan, serta mempererat kebersamaan antar anggota Persit.

Komandan Kodim 0619/Purwakarta, Letkol Inf Ardha Cairova Pari Putra, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ziarah ini memiliki makna penting dalam membangun karakter dan jiwa kebangsaan.

“Ziarah ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mengenang dan meneladani perjuangan para pahlawan. Kami berharap seluruh anggota Persit dapat terus menanamkan nilai-nilai patriotisme serta mendukung tugas suami dalam pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Dandim.

Ia juga menambahkan bahwa peringatan HUT Persit KCK ke-80 diharapkan menjadi penguat soliditas organisasi serta meningkatkan peran Persit dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. (FITO)

Kenaikan Pangkat Jadi Motivasi, Dandim 0619/Purwakarta Dorong Profesionalisme Prajurit



Purwakarta – Komando Distrik Militer (Kodim) 0619/Purwakarta menggelar acara Korps Raport Kenaikan Pangkat bagi Perwira, Bintara, dan Tamtama periode 1 April 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (1/4/2026) pukul 12.50 WIB di Aula Makodim 0619/Purwakarta, Jalan K.K. Singawinata No.111, Kelurahan Nagri Kidul, Kabupaten Purwakarta, dengan diikuti sekitar 70 personel.

Acara dipimpin langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0619/Purwakarta, Letkol Inf Ardha Cairova Pari Putra, S.I.P., M.P.M., serta dihadiri oleh para Perwira Staf.

Kemudian hadir juga Danramil jajaran Kodim 0619/Purwakarta, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIX Kodim 0619/Purwakarta Ny. Azmira Ardha Cairova Pari Putra beserta pengurus, anggota Kodim, Persit, dan PNS.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah personel menerima kenaikan pangkat, di antaranya Lettu Arm Andi Kamajaya, Peltu Bayu Prasetyo, Serka Dat, Kopka Anang Sonjaya, dan Koptu Martono sebagai perwakilan.

Adapun personel yang naik pangkat berasal dari berbagai satuan, baik di Makodim maupun Koramil jajaran, di antaranya Koramil 1901/Wanayasa sebanyak 6 orang, Koramil 1902/Plered 5 orang, Koramil 1903/Daradjat 5 orang, Koramil 1904/Campaka 4 orang, Koramil 1905/Jatiluhur 3 orang, Koramil 1906/Sukatani 3 orang, Koramil 1907/Bungursari 3 orang, dan Koramil 1908/Purwakarta 3 orang.

Dalam sambutannya, Dandim 0619/Purwakarta menyampaikan bahwa kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan dari negara atas dedikasi dan prestasi kerja prajurit dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.

“Kenaikan pangkat tidak diperoleh secara instan, tetapi melalui proses panjang dan penilaian yang objektif serta kompetitif, meliputi aspek kepribadian, kinerja, tanggung jawab, hingga kemampuan beradaptasi,” ujar Letkol Inf Ardha Cairova Pariputra.

Ia juga menegaskan bahwa pencapaian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kinerja dan profesionalisme dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Kepada seluruh anggota yang naik pangkat, saya ucapkan selamat. Semoga amanah ini dapat menjadi pemacu semangat dalam melaksanakan tugas ke depan,” tambahnya.

Selain itu, Dandim turut menyampaikan apresiasi kepada para istri prajurit yang telah memberikan dukungan penuh terhadap tugas dan pengabdian suami. (FITO)

Selasa, 31 Maret 2026

Sentuhan Nyata Pemerintah, Jembatan Perintis Garuda Disambut Haru oleh Warga Sindangsari



Purwakarta – Penantian panjang warga akhirnya terjawab dengan hadirnya Jembatan Perintis Garuda yang kini resmi dapat digunakan. Infrastruktur yang dibangun oleh Kodim 0619/Purwakarta ini menjadi solusi nyata bagi masyarakat dalam meningkatkan akses ekonomi serta mempermudah mobilitas pendidikan, khususnya bagi anak-anak sekolah.

Sejak mulai difungsikan, jembatan tersebut langsung dirasakan manfaatnya oleh warga sekitar. Akses yang sebelumnya sulit dan memakan waktu kini menjadi lebih cepat, aman, dan efisien. Aktivitas warga, mulai dari kegiatan perdagangan hingga keperluan sehari-hari, kini berjalan lebih lancar.

Warga setempat pun menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur di daerah. Mereka menilai pembangunan jembatan ini sebagai bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat di wilayah pelosok.

Komandan Kodim 0619/Purwakarta Letkol Inf Ardha Cairova Pariputra dalam keterangannya menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung program Pemerintah Pusat untuk percepatan pembangunan di daerah. Senin (30 Maret 2026)

“Pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini merupakan bentuk nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat. Kami berharap jembatan ini dapat memperlancar akses ekonomi warga serta membantu anak-anak sekolah agar lebih mudah dan aman dalam menempuh perjalanan,” ujar Dandim Purwakarta.


Sementara itu, salah satu warga mengaku sangat terbantu dengan adanya jembatan tersebut. Ia menyebutkan bahwa sebelumnya masyarakat harus memutar jauh atau bahkan menghadapi risiko saat menyeberang.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan TNI. Sekarang kami bisa beraktivitas dengan lebih mudah dan aman,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh para pelajar yang setiap hari melintasi jembatan tersebut. Mereka kini tidak lagi khawatir saat berangkat maupun pulang sekolah.

“Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto. Dengan adanya jembatan ini, kami jadi lebih cepat sampai ke sekolah dan tidak takut lagi saat menyeberang,” ujar salah satu siswa.

Dengan hadirnya Jembatan Perintis Garuda, diharapkan roda perekonomian masyarakat semakin bergerak dan kualitas pendidikan di wilayah tersebut ikut meningkat. Pembangunan ini sekaligus menjadi simbol sinergi antara pemerintah dan TNI dalam menjawab kebutuhan masyarakat. (FITO)

Senin, 30 Maret 2026

Warung mang Aris Kemuning Dibongkar: Titik Temu Bersejarah Para Wartawan Kini Tinggal Kenangan


Foto: Ilustrasi

​Sebuah fragmen penting dalam sejarah informal dunia jurnalistik lokal hari ini resmi berakhir. Warung Aris, yang berlokasi di kawasan Kemuning dan telah menjadi saksi bisu perjalanan karier ratusan wartawan selama lintas generasi, akhirnya dibongkar.

​Selama puluhan tahun, warung sederhana ini bukan sekadar tempat mengisi perut. Bagi komunitas pers, Warung Aris adalah "kantor kedua"—sebuah ruang redaksi terbuka tempat ide-ide liputan digodok, narasumber ditemui secara informal, dan solidaritas antar-jurnalis dipupuk di tengah kepulan asap kopi.

Kehilangan Ruang Diskusi Ikonik

​Pembongkaran ini memicu gelombang nostalgia di kalangan awak media. Warung Aris dikenal karena suasananya yang egaliter; di sini, wartawan muda belajar dari para senior, dan sekat antar-media seolah melebur.

​"Warung ini adalah laboratorium lapangan bagi kami. Banyak berita eksklusif dan investigasi besar justru berawal dari obrolan santai di meja kayu Warung Aris. Kehilangan tempat ini seperti kehilangan bagian dari identitas profesi kami," ujar Jemper seorang jurnalis yang menjadi "kuncen" di kemuning

Kemuning bagi kami Menjadi titik kumpul utama wartawan dari berbagai desk (kriminal, politik, hingga olahraga), yang berdiri sejak masa di mana mesin tik masih mendominasi hingga era transformasi digital.

"Kemuning Tempat terjadinya diskusi kritis mengenai kode etik dan kebebasan pers dalam suasana yang santai dan sekaligus tempat bersilaturahmi walaupun. Hanya sekedar ngopi," ujar Jemper

​Meski bangunan fisiknya kini rata dengan tanah, memori dan catatan sejarah yang lahir di sana akan tetap hidup dalam ingatan kolektif para jurnalis. Pembongkaran ini menandai berakhirnya sebuah era, sekaligus pengingat akan pentingnya ruang publik sebagai wadah interaksi sosial bagi para pencari berita. (***)

Minggu, 29 Maret 2026

Disporaparbud Purwakarta Disorot, Konflik Tim Putri BK Porprov Diduga Dibiarkan Berlarut



Purwakarta – Polemik internal yang melanda Tim Putri BK Porprov Purwakarta kian memanas dan tidak lagi sekadar menjadi persoalan teknis olahraga.

Situasi ini bahkan mengarah pada dugaan pembiaran birokrasi, menyusul belum adanya langkah konkret dari Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Purwakarta dalam menangani konflik yang berlarut.

Manajer tim, Yeni Nuraeni, secara terbuka mengungkapkan adanya stagnasi penanganan yang dinilai tidak wajar. Minggu (29 Maret 2026)

Ia mempertanyakan keseriusan Disporaparbud dalam menjalankan fungsi pembinaan dan fasilitasi, terutama setelah janji mediasi dengan pihak PSSI Purwakarta belum juga terealisasi.

“Sejak awal kami hanya meminta kejelasan dan ruang mediasi. Namun hingga kini belum ada langkah nyata. Ini menimbulkan tanda tanya besar,” ujar Yeni.

Kondisi tersebut memunculkan spekulasi adanya hambatan non-teknis di balik mandeknya komunikasi antar pihak. Alur koordinasi yang terjadi dinilai tidak efektif karena berputar di internal birokrasi—dari kepala dinas ke kepala bidang—tanpa menghasilkan keputusan yang jelas.

Situasi ini pun memantik pertanyaan publik: apakah persoalan tersebut murni terkendala faktor teknis, atau terdapat hal lain yang menyebabkan Disporaparbud terkesan menahan langkah.

Yeni menegaskan, pihaknya telah menunggu cukup lama kepastian penyelesaian. Namun alasan yang disampaikan dinas dinilai stagnan, yakni belum dapat ditemuinya Ketua PSSI Purwakarta.

“Jika terus bergantung pada satu pihak tanpa alternatif solusi, ini bukan lagi kendala, melainkan pembiaran,” tegasnya.

Di sisi lain, persoalan ini mulai merambah aspek yang lebih sensitif, yakni penggunaan dana talangan untuk operasional tim. Hingga saat ini, belum ada kejelasan terkait mekanisme pertanggungjawaban maupun penggantian dana, yang berpotensi menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.

Minimnya respons Disporaparbud juga memunculkan kekhawatiran terkait lemahnya sistem pengawasan dan pendampingan terhadap cabang olahraga di bawah naungan Porprov.

Padahal, dalam struktur pembinaan olahraga daerah, peran pemerintah dinilai krusial untuk menjaga stabilitas organisasi serta keberlangsungan prestasi atlet.

Apabila kondisi ini terus berlarut, konflik internal dikhawatirkan dapat melebar menjadi polemik antar lembaga dan berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap tata kelola olahraga di Kabupaten Purwakarta.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Disporaparbud Kabupaten Purwakarta belum memberikan keterangan resmi terkait alasan mandeknya proses mediasi maupun langkah strategis yang akan diambil untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Publik kini menanti langkah tegas pemerintah daerah, apakah akan segera mengambil peran aktif atau membiarkan konflik ini berlarut tanpa arah penyelesaian yang jelas. (Yeni)

INTERNASIONAL

RELIGI

SPORT

TNI POLRI


WISATA

© Copyright 2021 INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita | All Right Reserved