-->

NASIONAL


PENDIDIKAN

Rabu, 22 April 2026

Sambut Nyiramkeun Pusaka, Museum Talaga Manggung Bersolek



MAJALENGKA – Menjelang pelaksanaan tradisi sakral Nyiramkeun Pusaka yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Agustus 2026, Museum Talaga Manggung mulai melakukan pembenahan secara menyeluruh.

Langkah ini dilakukan bukan hanya sebagai persiapan seremoni tahunan, tetapi juga sebagai bentuk nyata pelestarian warisan budaya leluhur agar tetap hidup, terjaga, dan relevan di tengah perkembangan zaman.

Pembenahan mencakup berbagai aspek, mulai dari penataan ruang museum, perawatan benda-benda pusaka, hingga penguatan fungsi museum sebagai pusat edukasi sejarah dan budaya bagi masyarakat.

Pada Senin (21/4/2026), proses pembenahan memasuki tahap penting melalui kegiatan pemetaan posisi benda pusaka. Langkah ini dinilai strategis untuk memastikan setiap benda peninggalan leluhur memiliki identitas, posisi, serta narasi sejarah yang jelas.

Kegiatan tersebut melibatkan putra daerah, TB Hasanudin, bersama Nina Herlina Lubis, seorang peneliti sekaligus ahli sejarah yang telah lama mengkaji peninggalan Talaga Manggung dan menuliskannya dalam berbagai karya ilmiah.

Kehadiran Prof. Nina Lubis mempertegas bahwa proses pembenahan museum dilakukan secara serius dan berbasis kajian akademik. Sebagai akademisi dengan rekam jejak kuat dalam penelitian sejarah Sunda, keterlibatannya menjadi bagian penting dalam menjaga keaslian nilai sejarah yang ada.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, anggota DPRD Majalengka Komisi IV, Tita Juwita Hapsiah, sebagai bentuk dukungan legislatif terhadap upaya pelestarian budaya daerah.

Kehadiran unsur DPRD dinilai penting untuk mendorong sinergi antara pelestarian sejarah dengan kebijakan pembangunan daerah, sehingga keberadaan situs budaya tidak hanya terjaga secara fisik, tetapi juga mendapat dukungan kebijakan yang berkelanjutan.


Bendahara Panitia Nyiramkeun Pusaka, Yeni Nuraeni, mengatakan bahwa pembenahan museum menjadi bagian penting agar pelaksanaan tradisi tidak hanya berlangsung secara seremonial, tetapi juga memberikan nilai edukatif bagi masyarakat.

"Nyiramkeun Pusaka bukan hanya agenda tahunan, tetapi juga momentum untuk mengingat kembali akar sejarah dan menghormati peninggalan leluhur. Karena itu, museum harus ditata dengan baik agar generasi muda bisa memahami nilai budaya yang diwariskan,” ujar Yeni.

Menurutnya, museum yang tertata rapi dan informatif akan memperkuat pesan budaya yang ingin disampaikan dalam tradisi tersebut.

"Harapan kami, masyarakat yang datang tidak hanya menyaksikan prosesi adat, tetapi juga mendapatkan pemahaman tentang sejarah Talaga Manggung dan pentingnya menjaga warisan budaya secara bersama-sama,” tambahnya.

Momentum Nyiramkeun Pusaka tahun 2026 pun dipandang sebagai titik penting untuk memperkuat kembali kesadaran kolektif masyarakat terhadap nilai-nilai tradisi di tengah arus modernisasi.

Museum Talaga Manggung kini tidak hanya dipersiapkan sebagai lokasi kegiatan adat, tetapi juga sebagai simbol keteguhan masyarakat dalam menjaga jejak leluhur.

Pembenahan ini menjadi pesan tegas bahwa warisan budaya tidak boleh berhenti pada seremoni tahunan semata, melainkan harus menjadi bagian hidup yang terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya. (Fito)


Tak Ada Ampun! Kapolres Purwakarta Tegas Sikat Pelaku Pengeroyokan Viral



PURWAKARTA — Kepolisian Resor (Polres) Purwakarta bergerak cepat menindak kasus pengeroyokan yang sempat viral di media sosial dan meresahkan masyarakat.

Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, langsung memberikan klarifikasi bahwa peristiwa tersebut merupakan tindak pidana kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama di muka umum.

Dalam penanganan kasus ini, Satreskrim Polres Purwakarta berhasil mengamankan 14 orang pelaku yang terlibat dalam aksi brutal tersebut.

Peristiwa terjadi pada Senin, 20 April 2026 sekitar pukul 23.00 WIB, di depan Alfamart, Jalan Raya Sadang No.03, RT 015/RW 004, Kelurahan Ciwangi, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta.

Dua korban berinisial Z.A. (20) dan R.S. (19) mengalami luka akibat pengeroyokan. Korban Z.A. mengalami luka robek di bagian belakang kepala serta memar di sejumlah bagian tubuh, dan saat ini menjalani perawatan di RS Bayu Asih Purwakarta.

Sementara itu, korban R.S. mengalami luka memar pada kedua lengan dan dirawat di RS Siloam Purwakarta.

Selain melakukan kekerasan, para pelaku juga diduga melakukan perusakan terhadap kendaraan milik korban serta mengambil sejumlah barang berharga.

Dari hasil penyelidikan, polisi mengamankan berbagai barang bukti, di antaranya stik golf, bambu, pecahan botol, dua unit sepeda motor, 12 unit telepon genggam, serta dokumen visum.

Kasi Humas Polres Purwakarta, AKP Enjang Sukandi, menegaskan bahwa pihak kepolisian langsung bergerak cepat setelah menerima informasi kejadian.

"Kapolres Purwakarta telah memastikan bahwa benar terjadi tindak pidana kekerasan secara bersama-sama. Saat ini seluruh pelaku sudah diamankan dan tengah menjalani proses hukum,” ujarnya.

Kapolres juga menegaskan komitmen pihaknya dalam memberantas aksi premanisme dan kekerasan jalanan di wilayah hukum Purwakarta.

"Sejalan dengan Maklumat Kapolda Jawa Barat, kami tegaskan tidak ada ruang bagi aksi premanisme. Siapapun yang mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Polisi turut mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi di media sosial. Masyarakat juga diminta segera melaporkan potensi gangguan kamtibmas melalui layanan 110 atau kantor polisi terdekat. (Red)

Keren! Kepala Desa Campaka Edukasi Warga Lewat Konten Digital, Ini Tujuannya



PURWAKARTA - Inovasi dilakukan Kepala Desa Campaka dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Tak hanya mengandalkan pertemuan langsung, kini edukasi kepada warga dilakukan melalui konten digital yang disebarkan secara luas.

Langkah ini diambil sebagai upaya meningkatkan literasi masyarakat, sekaligus memberikan pemahaman yang mudah diakses terkait berbagai isu penting, mulai dari pelayanan publik, kebersihan lingkungan, hingga kesadaran sosial.

Yayan Sahrodi, SH selaku Kepala Desa Campaka menilai, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan secara positif, terutama untuk menjangkau generasi muda dan masyarakat yang aktif di media sosial.

"Di era digital seperti sekarang, penyampaian informasi harus mengikuti perkembangan zaman. Kami mencoba menghadirkan konten edukasi yang ringan, mudah dipahami, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, konten yang dibuat tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga mengajak warga untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan aktif dalam kegiatan desa.

"Kami ingin masyarakat tidak hanya menerima informasi, tapi juga tergerak untuk ikut berpartisipasi dalam membangun desa,” tambahnya.

Inisiatif ini mendapat respons positif dari warga, terutama karena informasi yang disampaikan dinilai lebih menarik dan mudah diakses kapan saja.

Dengan adanya konten edukasi ini, Pemerintah Desa Campaka berharap komunikasi dengan masyarakat semakin efektif, serta mampu membangun kesadaran kolektif dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik. (FT)


Gugatan PPP Jabar Masuk Babak Baru, Uu Ruzhanul Ulum: DPW Resmi Gugat Balik Pihak Pengganggu



BANDUNG, Rabu, 22 April 2026 – Polemik internal di tubuh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Barat memasuki babak baru. Perkara gugatan yang terdaftar sebagai perkara nomor 150 kini berlanjut ke agenda jawaban dari pihak tergugat dan turut tergugat di persidangan.

Ketua DPW PPP Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, bersama Sekretaris Wilayah menyampaikan bahwa pihaknya telah menyampaikan jawaban resmi yang diterima oleh majelis hakim.

"Alhamdulillah, jawaban kami diterima oleh majelis hakim. Ini menjadi bagian penting dalam proses hukum yang sedang berjalan, sekaligus kami tegaskan bahwa DPW PPP Jawa Barat secara resmi telah menggugat balik pihak-pihak yang kami nilai mengganggu partai,” ujar Uu dalam keterangannya, Rabu (22/4/2026).

Ia menegaskan, langkah hukum tersebut diambil sebagai upaya menjaga kehormatan dan marwah partai di tengah dinamika internal yang terjadi.

"Ini marwah PPP yang harus kita jaga bersama-sama. Kita harus bergandengan tangan untuk meraih kesuksesan bersama. Kalau pun ada tantangan, kita hadapi juga secara bersama-sama,” tegasnya.

Lebih lanjut, Uu juga mengimbau seluruh jajaran kader, khususnya pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Jawa Barat, untuk tetap solid dan tidak terpengaruh oleh polemik yang berkembang.

"Saya minta rekan-rekan DPC se-Jawa Barat untuk tetap solid, kompak, dan fokus menyukseskan Muscab se-Jawa Barat yang saat ini sedang dilaksanakan sesuai dengan AD/ART dan arahan Ketua Umum DPP PPP,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang memperkeruh situasi di tengah upaya konsolidasi partai yang tengah berjalan.

"Jangan ada lagi yang membuat gaduh. Konsolidasi PPP Jawa Barat saat ini sudah mulai masif dan menggembirakan. Jangan biarkan rumah kita ini diganggu dan dirusak oleh sebagian kecil pihak yang tidak menginginkan PPP besar,” pungkasnya.

Diketahui, dinamika internal PPP di Jawa Barat merupakan bagian dari konflik yang lebih luas di tubuh partai, yang kini tengah berproses melalui jalur hukum dan mekanisme organisasi. (Red)

Ke Bali Kini Bisa Lebih Hemat! Naik Kereta dari Bandung, Tinggal Nyebrang Kapal



BANDUNG, 22 April 2026 – Liburan ke Bali kini tak harus mahal. Dengan hadirnya layanan kereta api terbaru, masyarakat punya alternatif perjalanan yang lebih hemat tanpa harus naik pesawat.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi mengoperasikan KA Sangkuriang yang melayani rute langsung dari Bandung menuju Ketapang mulai 1 Mei 2026. Kereta ini menjadi solusi praktis bagi masyarakat yang ingin bepergian jauh tanpa transit.

Setibanya di Ketapang, perjalanan ke Bali bisa langsung dilanjutkan dengan menyeberang menggunakan kapal feri menuju Gilimanuk. Waktu tempuh penyeberangan pun relatif singkat, hanya sekitar 45 menit hingga 1 jam.

Skema perjalanan ini dinilai jauh lebih hemat dibandingkan menggunakan pesawat, terutama bagi wisatawan yang ingin menekan biaya liburan tanpa mengorbankan pengalaman perjalanan.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa layanan ini memang dirancang untuk memberikan kemudahan mobilitas jarak jauh bagi masyarakat.

"Kami ingin memberikan alternatif perjalanan yang lebih terjangkau dan nyaman. Dengan rute langsung ini, pelanggan bisa menikmati perjalanan tanpa perlu repot transit,” ujarnya.

Selain itu, KAI juga memberikan promo menarik berupa diskon tiket hingga 50 persen untuk perjalanan perdana, sehingga semakin menarik minat masyarakat.

Dengan waktu tempuh sekitar 15 jam dari Bandung ke Banyuwangi, perjalanan ini juga menawarkan pengalaman berbeda—menikmati pemandangan sepanjang Pulau Jawa sebelum akhirnya menyeberang ke Pulau Dewata.

Kini, liburan ke Bali tak lagi identik dengan biaya mahal. Cukup naik kereta, lanjut kapal, dan sampai tujuan dengan budget yang lebih bersahabat. (Red)

INTERNASIONAL

RELIGI

SPORT

TNI POLRI


WISATA

© Copyright 2021 INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita | All Right Reserved