-->

NASIONAL


PENDIDIKAN

Selasa, 14 April 2026

Aksi Nyata Persit KCK Purwakarta: Tanam 100 Pohon, Wujudkan Lingkungan Lestari



PURWAKARTA - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana (KCK), Persit KCK Cabang XXIX Kodim 0619/Purwakarta menggelar kegiatan penanaman pohon di Kampung Kertajaya, RT 12/06, Dusun 3, Desa Sukajadi, Kecamatan Pondoksalam, Selasa (14/4/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Persit KCK Cabang XXIX Kodim 0619/Purwakarta, Ny. Azmira Ardha Cairova Pariputra, dan diikuti oleh sekitar 23 peserta yang terdiri dari jajaran pengurus Persit.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua Persit KCK Cabang XXIX Kodim 0619/Purwakarta, Ny. Lisye Jaja Jamaludin, bersama para pengurus lainnya yang secara aktif terlibat dalam proses penanaman.

Menurut Ny. Azmira Aziza menuturkan, Sebanyak 100 pohon berhasil ditanam dalam kegiatan ini, terdiri dari berbagai jenis tanaman produktif dan pelindung, di antaranya pohon alpukat, jambu kristal, sukun, durian, serta mahoni.

"Penanaman ini tidak hanya menjadi bagian dari perayaan HUT Persit, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan dan penghijauan wilayah," ujarnya.

Ketua Persit menambahkan Melalui kegiatan ini, Persit KCK Cabang XXIX Kodim 0619/Purwakarta diharapkan dapat terus berkontribusi positif bagi masyarakat, khususnya dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat. (FT)

KH Maman Imanulhaq Minta Wacana War Ticket Haji Dihentikan, Fokus Percepatan Antrean Lansia



Jakarta — Anggota Komisi VIII DPR RI, KH Maman Imanulhaq, meminta agar wacana war ticket haji dihentikan sementara waktu. Hal ini dinilai tidak tepat di tengah persiapan penyelenggaraan ibadah haji yang tinggal menghitung waktu.

“Kita sedang memasuki fase krusial persiapan haji. Semua pihak seharusnya fokus pada kesiapan layanan jemaah, bukan justru memunculkan wacana baru yang berpotensi menimbulkan kebingungan di masyarakat,” ujar Kiai Maman saat Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI dengan Menteri Haji dan Umroh di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (14/4).

Menurutnya, wacana war ticket haji justru berisiko menciptakan persepsi ketidakadilan dalam sistem antrean haji yang selama ini sudah diatur secara ketat dan transparan. Ia menegaskan bahwa pengelolaan kuota haji harus tetap mengedepankan prinsip keadilan, akuntabilitas, dan keberpihakan kepada kelompok rentan.

Kiai Maman menekankan bahwa persoalan yang jauh lebih substantif adalah bagaimana mempercepat antrean haji, khususnya bagi jemaah lanjut usia (lansia). Saat ini, banyak calon jemaah yang harus menunggu bertahun-tahun hingga akhirnya berangkat dalam kondisi fisik yang tidak lagi optimal.

“Kita harus jujur melihat realitas. Banyak jemaah lansia yang sudah menunggu lama, bahkan ada yang wafat sebelum sempat berangkat. Ini yang harus menjadi prioritas kebijakan,” tegasnya.

Ia mendorong pemerintah untuk memperkuat kebijakan afirmatif bagi lansia, di antaranya melalui penambahan kuota khusus lansia secara proporsional, optimalisasi skema prioritas keberangkatan berbasis usia dan masa tunggu, serta perbaikan sistem verifikasi agar benar-benar tepat sasaran.

Selain itu, Kiai Maman juga mengusulkan evaluasi menyeluruh terhadap sistem antrean haji nasional agar lebih adaptif, transparan, dan berkeadilan.

“Kebijakan haji bukan sekadar soal teknis keberangkatan, tetapi menyangkut keadilan sosial dan pelayanan ibadah. Negara harus hadir memastikan mereka yang paling membutuhkan mendapatkan prioritas,” tutupnya.

Komisi VIII DPR RI, lanjutnya, akan terus mengawal kebijakan penyelenggaraan haji agar tetap berpihak pada kepentingan umat, khususnya kelompok rentan seperti lansia. (Vicky)

Senin, 13 April 2026

Kodim 1611/Badung Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Cegah Konflik Sosial di Denpasar



Denpasar, 13 April 2026 – Upaya pencegahan konflik sosial terus diperkuat melalui kegiatan Pembinaan Komunikasi Cegah Konflik Sosial yang digelar di Aula Makodim 1611/Badung, Denpasar, Senin (13/4).

Kegiatan yang dipimpin Kolonel Inf Jerry Harapan Tua Simatupang ini diikuti sekitar 100 peserta dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga organisasi kemasyarakatan.

Dalam sambutan Komandan Kodim yang dibacakan Kasdim 1611/Badung, ditegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas wilayah, terutama di Denpasar dan Badung yang memiliki tingkat keberagaman tinggi. Seluruh elemen, baik aparat, pemerintah, maupun masyarakat, diminta aktif menjaga kondusivitas.

Kolonel Jerry menambahkan, potensi konflik sosial masih menjadi tantangan nasional yang harus diantisipasi bersama melalui komunikasi, edukasi, dan kolaborasi.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi informasi yang belum jelas kebenarannya.

Melalui kegiatan ini, peserta didorong meningkatkan komunikasi lintas instansi, memperkuat deteksi dini, serta mengedepankan penyelesaian konflik secara damai berbasis kearifan lokal. Peran pemuda dan tokoh masyarakat juga dinilai penting sebagai agen perdamaian.

Kegiatan berlangsung dinamis dengan diskusi interaktif dan ditutup dalam suasana aman serta tertib. 

Diharapkan, forum ini mampu memperkuat komitmen bersama dalam mencegah konflik sosial dan menjaga stabilitas wilayah Bali, khususnya Denpasar dan Kabupaten Badung. (BRAM)

Minggu, 12 April 2026

Muscab PKB Pemalang 2026 Jadi Penentu Arah Kepemimpinan Lima Tahun ke Depan



Pemalang – Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pemalang yang dijadwalkan berlangsung pada 17 April 2026 di Hotel Regina Pemalang dipastikan menjadi momentum strategis dalam menentukan arah kepemimpinan partai untuk lima tahun ke depan.

Agenda utama dalam Muscab tersebut adalah pemilihan bakal calon Ketua DPC PKB Pemalang periode 2026–2031. Kegiatan ini akan dihadiri oleh jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), pengurus DPC, serta Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC). Sejumlah kyai dan tokoh masyarakat juga dijadwalkan turut hadir.

Ketua Panitia Muscab, Ajeng Triyani, menjelaskan bahwa mekanisme yang digunakan dalam Muscab kali ini mengusung sistem top down. Penjaringan bakal calon ketua telah dilakukan oleh DPP PKB sejak 20 Februari hingga 7 Maret 2026.

“DPP PKB sudah melakukan penjaringan bakal calon Ketua DPC PKB Pemalang. Nama-nama kandidat tersebut saat ini menjadi kewenangan DPP,” ujar Ajeng, yang juga anggota DPRD Pemalang dari Fraksi PKB, saat dikonfirmasi.

Meski demikian, Ajeng menegaskan bahwa DPAC tetap memiliki ruang untuk mengusulkan nama-nama baru di luar kandidat yang telah dijaring oleh DPP. Usulan tersebut nantinya akan digabungkan sebagai bahan pertimbangan dalam proses selanjutnya.

“Tidak menutup kemungkinan dari DPAC bisa mengusulkan nama. Usulan itu nanti akan digabungkan dengan nama-nama dari DPP,” jelasnya.

Ia menambahkan, hasil Muscab tidak serta-merta menentukan ketua terpilih. Proses akan berlanjut ke tahapan berikutnya, termasuk uji kelayakan dan kepatutan (UKK). Hasil Muscab akan diserahkan ke DPW, sementara keputusan akhir tetap berada di tangan DPP PKB.

Sementara itu, posisi Ketua DPC PKB Pemalang saat ini masih dijabat oleh Iskandar yang telah memimpin selama dua periode. Ia sebelumnya pernah maju dalam kontestasi Pilkada Pemalang 2020, namun belum berhasil, serta sempat mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah.

Apakah Iskandar akan kembali dipercaya untuk memimpin untuk ketiga kalinya masih menjadi tanda tanya. Hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum memberikan keterangan resmi saat dihubungi. (SOLIHIN)

Empat Kandidat Bersaing di Pemilihan Ketua RW 02 Sindangkasih: Munculnya Sosok Srikandi di Nomor Urut 1



Foto: 4 Kandidat calon ketua RW 02

SINDANGKASIH, Purwakarta – Kemeriahan pesta demokrasi di tingkat RW 02 Kelurahan Sindangkasih semakin berwarna dengan tampilnya empat kontestan terbaik untuk memperebutkan posisi Ketua RW periode mendatang. Dari deretan calon yang ada, kehadiran sosok perempuan menjadi sorotan utama warga yang hadir di TPS.

Kehadiran Keterwakilan Gender

​Ada yang istimewa dalam perhelatan tahun ini. Dari empat calon yang bertanding, nomor urut 1 ditempati oleh Sri Hermawati, satu-satunya perwakilan gender perempuan dalam bursa pemilihan kali ini. Kehadiran Sri dianggap sebagai angin segar bagi partisipasi perempuan dalam struktur kepemimpinan lokal di Sindangkasih.

​"Saya ingin membuktikan bahwa perempuan juga mampu memimpin dan memberikan sentuhan perubahan bagi lingkungan. Fokus saya adalah memperkuat kerukunan antar warga dan pemberdayaan ekonomi keluarga," ujar Sri Hermawati saat ditemui di sela-sela pemungutan suara.


Persaingan Sehat Empat Kontestan

​Panitia pemilihan menetapkan empat calon yang masing-masing membawa visi unggulan untuk kemajuan RW 02. Berikut adalah gambaran singkat suasana di lokasi:

  • Nomor Urut 1 (Sri Hermawati): Mengusung program pemberdayaan perempuan dan transparansi administrasi.
  • Nomor Urut 2, 3, dan 4: Terdiri dari tokoh masyarakat laki-laki.

​Persaingan ini terlihat sangat sehat; keempat calon tampak duduk berdampingan di kursi undangan, menyapa warga yang datang dengan senyum ramah, menunjukkan bahwa semangat kekeluargaan tetap di atas segalanya.

Antusiasme Warga Meningkat

​Panitia mencatat tingkat partisipasi warga cukup tinggi dibandingkan pemilihan tahun-tahun sebelumnya. Banyak ibu-ibu yang hadir memberikan dukungan moral bagi keterwakilan gender, sementara kaum bapak tetap kritis menimbang visi-misi dari keempat calon yang ada.

Simbol Demokrasi Inklusif

​Ketua Panitia menyatakan bahwa munculnya kandidat perempuan seperti Sri Hermawati membuktikan bahwa RW 02 telah menjalankan demokrasi yang inklusif. "Siapa pun yang menang nanti, baik Bapak-bapak atau Ibu Sri, mereka adalah pilihan terbaik warga. Kami bangga warga berani tampil untuk mengabdi," pungkasnya.

​Hingga siang ini, proses pemungutan suara masih terus mengalir, dan penghitungan suara dijadwalkan akan segera dilaksanakan sore nanti untuk menentukan siapa yang akan menakhodai RW 02 Sindangkasih.



INTERNASIONAL

RELIGI

SPORT

TNI POLRI


WISATA

© Copyright 2021 INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita | All Right Reserved