PURWAKARTA — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Merah Putih Kabupaten Purwakarta menyatakan kesiapan penuh untuk mengawal dan mengimplementasikan seluruh hasil keputusan Rapat Kerja Nasional (Rakernas). Langkah ini diambil sebagai wujud nyata dalam mengembalikan hak asal-usul dan kedaulatan desa demi kesejahteraan dan kemaslahatan masyarakat.
Ketua APDESI Merah Putih DPC Purwakarta Denden menegaskan bahwa komitmen yang disuarakan oleh Pengurus Pusat (DPP) merupakan angin segar sekaligus amanah besar yang harus segera didegradasikan ke tingkat daerah, khususnya di wilayah Kabupaten Purwakarta.
"Kami di tingkat cabang siap lahir batin menjalankan hasil Rakernas APDESI Merah Putih. Semangat mengembalikan hak dan kedaulatan desa ini bukan sekadar urusan birokrasi, tetapi ini adalah perjuangan mendasar untuk kemaslahatan umat, khususnya warga desa di Purwakarta agar lebih mandiri dan sejahtera," ujar Denden Ketua DPC APDESI Merah Putih Purwakarta.
Strategi Implementasi di Kabupaten Purwakarta
Guna menyelaraskan visi pusat dengan kondisi di lapangan, DPC APDESI Merah Putih Purwakarta akan segera melakukan beberapa langkah taktis
Konsolidasi Internal Kepala Desa
Mengumpulkan seluruh kepala desa di Purwakarta untuk menyamakan persepsi terkait poin-poin kedaulatan anggaran dan otonomi desa yang dihasilkan dalam Rakernas.
Sinergi dengan Pemerintah Daerah
Membuka ruang dialog dengan Pemerintah Kabupaten Purwakarta agar regulasi di tingkat daerah (Perbup/Perda) dapat lebih fleksibel dan berpihak pada kearifan lokal serta kebutuhan riil masyarakat desa.
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
Mengakselerasi tata kelola BUMDes di tiap desa agar mampu menjadi motor penggerak ekonomi mandiri yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat bawah.
Fokus pada Kemandirian dan Perlindungan Aparatur
Selain fokus pada kemaslahatan warga, DPC Purwakarta juga menggarisbawahi pentingnya poin perlindungan hukum bagi aparatur desa yang dihasilkan dalam Rakernas. Dengan adanya kepastian hukum dan berkurangnya intervensi administrasi yang berbelit-belit dari pusat, para kepala desa di Purwakarta diharapkan dapat berinovasi membangun desanya tanpa diselimuti rasa cemas.
"Kedaulatan desa berarti kita diberi kepercayaan. Ketika kepercayaan itu diberikan dan dikelola dengan transparan untuk kemaslahatan umat, maka kemandirian ekonomi dan kemajuan desa di Purwakarta akan tercapai dengan lebih cepat," pungkasnya.





FOLLOW THE INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram