NASIONAL
PENDIDIKAN
Rabu, 08 Juli 2026
Pengusutan Skandal Kasus BGN: Kejari Purwakarta Periksa Ratusan Dapur SPPG, Kejagung Bidik 3 Orang Dekat Tersangka Sony Sonjaya?
Pusaran kasus dugaan korupsi di tubuh Badan Gizi Nasional atau BGN kini memasuki babak baru dan kian meluas. Kejaksaan Negeri Purwakarta dilaporkan tengah melakukan pemeriksaan skala besar terhadap pengelolaan ratusan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG di wilayahnya.
Sementara itu di tingkat pusat, Kejaksaan Agung kini membidik tiga orang warga Purwakarta berinisial M.A.S yang diduga kuat bertindak sebagai Customer Service atau orang dekat dari tersangka utama, Sony Sonjaya.
Langkah bersih-bersih dalam proyek strategis nasional pemenuhan gizi masyarakat terus dikebut aparat penegak hukum. Kejaksaan Negeri Purwakarta bergerak cepat melakukan pemeriksaan maraton terhadap ratusan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai titik di Kabupaten Purwakarta.
Penyidikan ini difokuskan pada dugaan penyimpangan anggaran operasional, pemotongan dana logistik, hingga ketidaksesuaian realisasi menu gizi di lapangan. Jaksa penyidik kini tengah menyisir dokumen pengadaan serta memanggil para pengelola dapur guna menghitung total kerugian negara.
Tak hanya di daerah, pusaran kasus korupsi ini juga digarap intensif di ibu kota oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Kejagung kini secara resmi membidik tiga orang asal Purwakarta yang berinisial, M.A.S.
Ketiganya diduga kuat berperan sebagai Customer Service (CS) atau kaki tangan dari Sony Sonjaya—figur yang telah ditetapkan sebagai tersangka utama dalam korupsi BGN ini. Pemeriksaan terhadap M.A.S ini dilakukan guna mendalami peran mereka dalam memuluskan transaksi keuangan, menyamarkan aset, serta mengondisikan proyek distribusi logistik dari hulu hingga ke hilir.
Kolaborasi antara Kejari Purwakarta dan Kejaksaan Agung ini menjadi sinyal kuat bahwa negara tidak main-main dalam mengawal program gizi nasional. Kita akan tunggu bagaimana hasil pemeriksaan terhadap inisial M.A.S dan nasib hukum dari Sony Sonjaya selanjutnya. (***)
Selasa, 07 Juli 2026
Bikin Geger Depan Masjid, Mobil Pengkritik Sekda Pekalongan Diduga Belum Bayar Pajak Sejak 2019
PEKALONGAN – Mobil sedan berpelat nomor B 1224 ZEP yang viral karena dipenuhi stiker berisi kritik terhadap Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan ternyata menjadi sorotan baru.
Berdasarkan tangkapan layar informasi pajak kendaraan yang beredar, kendaraan tersebut diduga memiliki tunggakan pajak dengan total kewajiban mencapai Rp22.327.900.
Dalam data yang tampak pada laman informasi pajak kendaraan, mobil Honda City GD8 1.5 IDSI MT itu tercatat memiliki masa berlaku pajak hingga 22 Desember 2019, dengan rincian pokok pajak, denda, opsen, SWDKLLJ, serta PNBP yang jika dijumlahkan mencapai lebih dari Rp22 juta.
Informasi tersebut menunjukkan kendaraan telah lama belum melakukan kewajiban pembayaran pajak.
Sebelumnya, mobil tersebut menarik perhatian masyarakat setelah diparkir di depan Masjid Al Muhtaram Kajen saat pelaksanaan Salat Jumat.
Sejumlah stiker berisi kritik kepada Sekda Kabupaten Pekalongan ditempel di berbagai bagian kendaraan, mulai dari kaca depan, kap mesin, hingga pintu.
Tulisan yang terpasang di antaranya berbunyi "Mosi Tidak Percaya Sekda", "Integritas Sekda Dipertanyakan", "Sekda Tidak Kompeten", "Tangkap Koruptor Makelar Jabatan", hingga "Wes Wayahe Ganti Sekda".
Keberadaan mobil tersebut semakin menjadi perhatian karena diparkir tidak jauh dari mobil dinas Sekda Kabupaten Pekalongan.
Usai melaksanakan Salat Jumat, Sekda Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar menanggapi aksi tersebut dengan santai saat dimintai keterangan oleh awak media.
Di media sosial, kemunculan mobil tersebut memicu beragam tanggapan. Sebagian warganet menilai kritik merupakan bagian dari kebebasan berpendapat.
Namun, sebagian lainnya mempertanyakan konsistensi pemilik kendaraan setelah beredarnya informasi dugaan tunggakan pajak kendaraan yang nilainya mencapai puluhan juta rupiah. (S)
Minggu, 05 Juli 2026
Pulang ke Kampung Halaman, Jaksa Agung Burhanuddin Kenang Masa Kecil di Museum Talaga Manggung
Mahakarya 4 Bulan: Menikmati "Wahana Ketangkasan" Baru di Trotoar Kota
OPINI - Hanya dalam waktu empat bulan pasca-pembangunan, proyek revitalisasi fasilitas pejalan kaki di pusat kota sukses berubah menjadi sebuah instalasi seni interaktif yang menguji nyali. Sebagaimana terdokumentasi dalam laporan visual pada file 458575.jpg, fasilitas publik ini kini menawarkan pengalaman berjalan kaki yang tidak biasa bagi warga setempat.
Alih-alih menjadi jalur yang ramah dan aman, proyek yang dikerjakan oleh pemborong terpilih ini justru menyajikan pemandangan estetika "kontemporer" yang penuh kejutan di setiap langkahnya.
Inovasi Guiding Block Non-Konvensional
Ubin pemandu berwarna kuning untuk disabilitas kini tidak lagi membosankan. Beberapa bagian sengaja dibiarkan lepas dari posisinya, sementara ubin lainnya menampilkan desain retak-retak fraktal alami yang sangat artistik.
Fasilitas Hidden Trap (Lubang Kejutan)
Tepat di bawah ubin yang lepas, terdapat lubang menganga yang langsung tembus ke saluran air. Fitur ini dinilai sangat efektif untuk menguji refleks, fokus, dan ketangkasan pejalan kaki agar tidak terperosok ke dalam dimensi bawah tanah.
Ketahanan Material yang "Filosofis"
Sambungan antar-ubin merah yang mulai merenggang dan hancur dalam kurun waktu 120 hari menjadi bukti nyata dari filosofi "tidak ada yang abadi", sekaligus mencerminkan efisiensi penggunaan material oleh pihak kontraktor.
"Kami sangat mengapresiasi dedikasi luar biasa dari pihak pemborong. Berkat karya ini, warga kota kini memiliki kebiasaan baru yang positif, yaitu selalu berjalan sambil menunduk dan waspada. Bukan karena sopan santun, melainkan demi keselamatan nyawa mereka sendiri," ujar seorang perwakilan pejalan kaki setempat yang enggan disebutkan namanya demi keselamatan di jalan.
Masyarakat berharap agar dinas terkait segera memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada kontraktor proyek ini atas keberhasilan mereka menyulap anggaran daerah menjadi sebuah "wahana ketangkasan" yang sangat indah dipandang mata—dari kejauhan. (STR)





FOLLOW THE INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram