-->

PEMBERITAHUAN

PEMBERITAHUAN

NASIONAL


PENDIDIKAN

Minggu, 01 November 2026

3 Tahun Baju Dinas Bupati dan wakil tembus Rp.692 juta


Foto: Net


PURWAKARTA — Anggaran penyediaan pakaian dinas dan atribut kelengkapan Bupati serta Wakil Bupati Purwakarta mencapai Rp250 juta dalam Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027. Jika dijumlahkan dengan paket pengadaan pada 2025 dan 2026, nilai belanja dan alokasi anggaran serupa selama tiga tahun mencapai Rp692,44 juta.

Berdasarkan Lampiran III Raperda APBD 2027, anggaran sebesar Rp250 juta tercantum dalam subkegiatan 4.01.01.2.11.0002 pada Sekretariat Daerah Kabupaten Purwakarta.

Belanja tersebut menjadi perhatian Rizky Widya Tama, Aktivis Analitika Purwakarta. Ia menilai pengadaan pakaian dinas dan atribut pimpinan daerah perlu memperhatikan kebutuhan riil serta prinsip efisiensi anggaran.

Data pengadaan melalui INAPROC menunjukkan, pada 2025 terdapat paket Belanja Pakaian Dinas Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah senilai Rp197.880.000.

Paket tersebut dilaksanakan melalui metode Pengadaan Langsung dengan penyedia CV Santika Jaya.

Sementara pada 2026, tercatat paket Penyediaan Pakaian Dinas dan Atribut Kelengkapan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah senilai Rp244.562.000.

Paket tersebut menggunakan metode E-Purchasing, bersumber dari APBD Perubahan, serta memiliki penandaan Produk Dalam Negeri (PDN) dan Usaha Mikro dan Kecil (UMK).

Dengan demikian, nilai pengadaan pada 2025 dan 2026 masing-masing mencapai sekitar Rp197,88 juta dan Rp244,56 juta. Sementara dalam rancangan APBD 2027, alokasi kembali disiapkan sebesar Rp250 juta.

Rizky menilai, pemerintah perlu menjelaskan rincian kebutuhan dan dasar perhitungan anggaran tersebut.

“Pakaian dinas memang merupakan kebutuhan kedinasan. Namun, pemerintah harus bisa menjelaskan apa saja yang dibeli, berapa jumlahnya, dan bagaimana harga satuannya dihitung. Jangan sampai pengadaan dilakukan setiap tahun tanpa evaluasi kebutuhan yang jelas,” ujar Rizky.

Menurutnya, keterbukaan informasi pengadaan penting agar masyarakat dapat menilai kewajaran belanja sekaligus memastikan tidak ada pengeluaran yang sebenarnya masih bisa dihemat.

“Yang perlu dijelaskan bukan hanya berapa anggarannya, tetapi juga apakah barang yang diadakan setiap tahun memang dibutuhkan. Pemerintah harus bisa menunjukkan dasar perhitungan dan kewajaran harga satuannya,” katanya.

Rizky juga menyoroti pentingnya kepatuhan terhadap standar harga satuan dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah. Ia merujuk pada ketentuan Permendagri Nomor 17 Tahun 2026 yang mengarahkan pengadaan barang dan jasa, termasuk pakaian dinas dan atribut, agar berpedoman pada Standar Harga Satuan Regional sesuai Perpres Nomor 72 Tahun 2025.

Ia meminta Pemerintah Kabupaten Purwakarta membuka rincian pengadaan, mulai dari jenis pakaian, jumlah kebutuhan, spesifikasi barang, hingga harga satuan yang menjadi dasar penyusunan anggaran.

Dengan keterbukaan tersebut, masyarakat dapat menilai apakah belanja pakaian dinas pimpinan daerah telah disusun berdasarkan kebutuhan yang terukur dan prinsip efisiensi penggunaan uang publik.

Sanggar Widya Loka Tampil Memukau di Wisata Kuliner Purnawarman

PURWAKARTA – Sanggar Widya Loka pimpinan Bunda Laras kembali menunjukkan eksistensinya dalam pembinaan dan pelestarian seni budaya di Kabupaten Purwakarta. Kali ini, anak-anak binaan sanggar tersebut tampil memukau dalam sebuah pertunjukan di kawasan Wisata Kuliner Purnawarman, halaman GOR Purnawarman, Purwakarta.

Penampilan tersebut menjadi salah satu upaya memperkenalkan seni budaya kepada masyarakat luas, sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan kemampuan mereka di bidang seni pertunjukan.

Kawasan Wisata Kuliner Purnawarman yang ramai dikunjungi masyarakat, khususnya pada malam akhir pekan, menjadi ruang terbuka bagi para seniman muda untuk menunjukkan kreativitas sekaligus mendekatkan seni budaya kepada publik.

Apresiasi terhadap kiprah Sanggar Widya Loka disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Disporabud Kabupaten Purwakarta, Dodi Samsul Bahri. Ia menilai keberadaan sanggar seni memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan kesenian tradisional sekaligus membina minat generasi muda.

Menurut Dodi, sanggar seni yang dikelola secara baik, seperti Sanggar Widya Loka di bawah kepemimpinan Bunda Laras, layak mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah.

“Sanggar Widya Loka pimpinan Bunda Laras patut didukung oleh semua pihak, termasuk pemerintah daerah. Antusiasme generasi penerus terhadap seni saat ini sangat tinggi, dan sanggar berperan vital sebagai saluran pelatihan yang tepat,” ujar Dodi.

Ia menambahkan, pengembangan seni dan budaya tradisional menjadi salah satu aspek penting yang perlu terus didorong. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan para pelaku seni diharapkan dapat diperkuat melalui berbagai kegiatan serta penyelenggaraan acara seni budaya secara berkelanjutan.

Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya menjaga kelestarian warisan budaya, tetapi juga membuka kesempatan bagi seniman lokal untuk mengembangkan kreativitas dan meningkatkan kualitas pertunjukan agar mampu menjangkau khalayak yang lebih luas.

Dukungan pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan ekosistem seni budaya yang berkelanjutan di Kabupaten Purwakarta.

Dengan konsistensi pembinaan dan terbukanya ruang tampil bagi generasi muda, Sanggar Widya Loka diharapkan terus melahirkan talenta-talenta seni yang mampu berkontribusi dalam pelestarian budaya serta membawa nama Kabupaten Purwakarta ke tingkat regional maupun nasional. (AGUS)

Jumat, 30 Oktober 2026

Sigap! Polsek Campaka Bersama TNI Bersihkan Jalan dari Pohon Tumbang

PURWAKARTA – Jajaran Polsek Campaka bersama personel TNI dan masyarakat bergerak cepat menangani pohon tumbang yang menghalangi arus lalu lintas di ruas Jalan PTPN Cikumpay menuju Citamiang, Kabupaten Purwakarta.

Dalam penanganan tersebut, Aiptu Ahmad Haryanto dan Aiptu Asep Mulyana bersinergi dengan personel TNI serta warga setempat untuk menyingkirkan batang pohon yang melintang di badan jalan.

Pohon tumbang tersebut sempat menghambat arus kendaraan dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan. Menyikapi kondisi itu, kedua anggota Polsek Campaka berinisiatif melakukan koordinasi di lokasi agar proses penanganan dapat segera dilaksanakan.

Melalui kerja sama dan semangat gotong royong, petugas bersama warga memotong serta membersihkan batang dan ranting pohon yang menutup jalan. Upaya tersebut dilakukan untuk memulihkan akses transportasi sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan bagi pengendara yang melintas.

Kapolsek Campaka mengapresiasi respons cepat anggotanya serta sinergi yang terjalin antara Polri, TNI, dan masyarakat dalam menangani kejadian tersebut.

Menurutnya, koordinasi dan tindakan cepat sangat diperlukan ketika terjadi gangguan yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat maupun kelancaran aktivitas warga.

“Situasi seperti ini membutuhkan respons cepat. Sinergi antara Polri, TNI, dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga keamanan serta kelancaran akses publik,” ujarnya.

Penanganan pohon tumbang tersebut menjadi salah satu bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat. Kehadiran aparat di lapangan tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga mencakup upaya menjaga keselamatan dan membantu masyarakat ketika menghadapi situasi darurat.

Dengan dibersihkannya pohon tumbang di ruas Jalan PTPN Cikumpay menuju Citamiang, diharapkan akses jalan dapat kembali digunakan dengan aman dan aktivitas masyarakat, khususnya di kawasan perkebunan dan sekitarnya, tidak terganggu.

Catatan redaksi: Waktu kejadian, tanggal, dan keterangan resmi mengenai kondisi akhir jalan dapat ditambahkan apabila sudah terkonfirmasi.

Formulir Pendaftaran Bakal Calon Ketua Golkar Purwakarta Resmi Dikembalikan Eko Surya Efendi


Foto: Penyerahan Formulir pendaftaran eko Surya Efendi kepada panitia SC musda Golkar XI Purwakarta 

​PURWAKARTA — Bursa pencalonan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Purwakarta kian hangat. Eko Surya Efendi secara resmi mengembalikan formulir pendaftaran Bakal Calon Ketua DPD Partai Golkar Purwakarta untuk periode mendatang kepada Panitia Pengarah (Steering Committee/SC) Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Purwakarta.

​Pengembalian berkas pendaftaran tersebut diterima langsung oleh jajaran panitia SC Musda XI di Sekretariat DPD Partai Golkar Kabupaten Purwakarta. Penyerahan dokumen ini menjadi bukti keseriusan dan komitmen Eko Surya Efendi untuk berkontribusi serta membesarkan partai bergambar pohon beringin tersebut di wilayah Purwakarta.

​"Pengembalian formulir ini adalah bentuk kesiapan saya untuk melangkah ke tahap selanjutnya dan siap berkontestasi secara sehat dalam Musda XI DPD Partai Golkar Purwakarta," ujar Eko Surya Efendi di lokasi pendaftaran.

​Panitia SC Musda XI DPD Partai Golkar Purwakarta mengapresiasi keaktifan para kader yang mendaftar. Pihak panitia memastikan seluruh proses penerimaan, verifikasi, hingga validasi berkas persyaratan akan dijalankan secara transparan, profesional, dan sesuai dengan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta petunjuk pelaksanaan (Juklak) Partai Golkar.

​Dengan diserahkannya berkas pendaftaran tersebut, panitia SC selanjutnya akan melakukan pemeriksaan administrasi sebelum penetapan calon resmi pada tahapan Musda XI DPD Partai Golkar Purwakarta mendatang. (***)

Dias Rukmana Praja Resmi Kembalikan Formulir Pendaftaran, Didampingi 14 Pimpinan Kecamatan


Foto: Pengembalian formulir pendaftaran Dias Rukmana praja didanpingi 14 Pimmpinan Kecamatan 

Langkah Dias Rukmana Praja dalam bursa pencalonan kian mantap. Dengan didampingi oleh pengurus dari 14 Pimpinan Kecamatan (PK), Dias secara resmi mengembalikan formulir pendaftaran kepada Panitia Pengarah (Steering Committee/SC).

​Kehadiran 14 pengurus PK tersebut menjadi sinyal kuat soliditas serta besarnya dukungan basis massa di tingkat akar rumput terhadap pencalonan Dias Rukmana Praja. Prosesi penyerahan berkas berlangsung tertib dan penuh keakraban di sekretariat pendaftaran.

​Ketua panitia Steering Committee (SC) farid Parhan menyatakan bahwa seluruh berkas persyaratan awal yang diserahkan oleh Dias Rukmana Praja telah diterima oleh panitia.

​"Formulir beserta berkas kelengkapan sudah resmi kami terima. Tahapan selanjutnya, kami dari pihak SC tinggal menunggu dan melakukan proses verifikasi administratif untuk memastikan seluruh dokumen memenuhi syarat yang ditentukan," ujar Farid ketua Panitia SC.

​Proses verifikasi ini dijadwalkan akan berlangsung nalam ini sebelum nantinya diumumkan hasil penetapan calon secara resmi oleh panitia pelaksana. (***)

INTERNASIONAL

RELIGI

SPORT

TNI POLRI


WISATA

© Copyright 2021 INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita | All Right Reserved