NASIONAL
PENDIDIKAN
Selasa, 31 Maret 2026
Senin, 30 Maret 2026
Warung mang Aris Kemuning Dibongkar: Titik Temu Bersejarah Para Wartawan Kini Tinggal Kenangan
Sebuah fragmen penting dalam sejarah informal dunia jurnalistik lokal hari ini resmi berakhir. Warung Aris, yang berlokasi di kawasan Kemuning dan telah menjadi saksi bisu perjalanan karier ratusan wartawan selama lintas generasi, akhirnya dibongkar.
Selama puluhan tahun, warung sederhana ini bukan sekadar tempat mengisi perut. Bagi komunitas pers, Warung Aris adalah "kantor kedua"—sebuah ruang redaksi terbuka tempat ide-ide liputan digodok, narasumber ditemui secara informal, dan solidaritas antar-jurnalis dipupuk di tengah kepulan asap kopi.
Kehilangan Ruang Diskusi Ikonik
Pembongkaran ini memicu gelombang nostalgia di kalangan awak media. Warung Aris dikenal karena suasananya yang egaliter; di sini, wartawan muda belajar dari para senior, dan sekat antar-media seolah melebur.
"Warung ini adalah laboratorium lapangan bagi kami. Banyak berita eksklusif dan investigasi besar justru berawal dari obrolan santai di meja kayu Warung Aris. Kehilangan tempat ini seperti kehilangan bagian dari identitas profesi kami," ujar Jemper seorang jurnalis yang menjadi "kuncen" di kemuning
Kemuning bagi kami Menjadi titik kumpul utama wartawan dari berbagai desk (kriminal, politik, hingga olahraga), yang berdiri sejak masa di mana mesin tik masih mendominasi hingga era transformasi digital.
"Kemuning Tempat terjadinya diskusi kritis mengenai kode etik dan kebebasan pers dalam suasana yang santai dan sekaligus tempat bersilaturahmi walaupun. Hanya sekedar ngopi," ujar Jemper
Meski bangunan fisiknya kini rata dengan tanah, memori dan catatan sejarah yang lahir di sana akan tetap hidup dalam ingatan kolektif para jurnalis. Pembongkaran ini menandai berakhirnya sebuah era, sekaligus pengingat akan pentingnya ruang publik sebagai wadah interaksi sosial bagi para pencari berita. (***)
Minggu, 29 Maret 2026
Disporaparbud Purwakarta Disorot, Konflik Tim Putri BK Porprov Diduga Dibiarkan Berlarut
Wabup Purwakarta Abang Ijo Bagikan Bayam Gratis di Car Free Day, Ajak Warga Hidup Sehat dan Cintai Produk Lokal
PURWAKARTA – Suasana Car Free Day (CFD) di areal taman air mancur Sribaduga Purwakarta Minggu, 29 Maret 2026 pagi ini tampak berbeda dan lebih meriah dari biasanya. Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin, hadir di tengah-tengah masyarakat bukan hanya untuk berolahraga, tetapi juga untuk melakukan aksi sosial dengan membagikan ribuan ikat sayur bayam secara gratis kepada warga.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB ini sontak menarik perhatian warga yang sedang berolahraga. Dengan senyum khasnya, Abang Ijo menyapa satu per satu warga sambil menyerahkan ikat demi ikat bayam segar hasil panen petani lokal Purwakarta.
"Hari ini kita ingin berbagi sedikit rezeki sekaligus mengampanyekan gaya hidup sehat. Bayam ini penuh nutrisi, sangat baik untuk anak-anak dalam masa pertumbuhan maupun orang dewasa," ujar Abang Ijo di sela-sela kegiatannya, Minggu (29/03).
Lebih lanjut, Wakil Bupati yang dikenal dekat dengan kaum tani ini menjelaskan bahwa aksi bagi-bagi bayam gratis ini juga bertujuan untuk mempromosikan hasil pertanian lokal Purwakarta. Menurutnya, kualitas sayuran dari petani lokal tidak kalah dengan sayuran di supermarket besar.
"Kita punya potensi pertanian yang luar biasa. Dengan membagikan bayam ini, saya ingin mengetuk hati masyarakat agar semakin mencintai dan membeli produk-produk dari petani kita sendiri. Kalau bukan kita yang mendukung mereka, siapa lagi?" tambahnya.
Antusiasme warga terlihat sangat tinggi. Salah satu pengunjung CFD, Ibu Siti (42), mengaku senang dan mengapresiasi langkah konkret Wakil Bupati tersebut.
"Kaget tadi lagi jalan santai tiba-tiba ketemu Pak Wabup lagi bagi-bagi sayur. Ini bermanfaat sekali buat masak di rumah siang nanti, sangat merakyat," tuturnya.
Aksi sosial ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Purwakarta untuk terus mendorong ketahanan pangan keluarga dan meningkatkan konsumsi sayuran di tingkat masyarakat. Abang Ijo berharap kegiatan serupa dapat memicu semangat berbagi di antara sesama warga dan memperkuat ekonomi para petani di Purwakarta.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi dialog santai antara Wakil Bupati dan komunitas-komunitas lokal yang hadir di arena CFD, membahas berbagai aspirasi terkait pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Purwakarta.(***)






FOLLOW THE INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram