KARAWANG – Humas Markas Besar Barisan Rakyat Indonesia Mahesa Jenar menyampaikan desakan kuat kepada Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karawang agar menjalankan fungsi dan tugasnya secara profesional. BK DPRD dituntut untuk lebih responsif dan tanggap dalam menindaklanjuti setiap pengaduan serta laporan yang dilayangkan oleh masyarakat.
Hal ini disampaikan mengingat pentingnya menjaga marwah, martabat, dan kehormatan lembaga legislatif di mata publik.
Menurut Mahesa Jenar, setiap laporan warga yang masuk ke BK merupakan bentuk kepedulian sekaligus kontrol sosial yang harus direspons dengan transparansi dan akuntabilitas tinggi.
"Badan Kehormatan DPRD Karawang harus menjadi benteng terakhir dalam menjaga integritas para wakil rakyat. Kami meminta BK tidak pasif dan tidak tebang pilih. Setiap laporan masyarakat harus ditelaah, diselidiki, dan dituntaskan secara profesional sesuai dengan tata tertib yang berlaku," ujar Mahesa Jenar dalam keterangannya.
Lebih lanjut, Mahesa Jenar menekankan bahwa sikap tanggap dan keterbukaan dari BK DPRD Karawang sangat krusial untuk membangun kembali kepercayaan masyarakat (public trust) terhadap institusi dewan. Penundaan atau lambatnya penanganan laporan dikhawatirkan dapat memicu persepsi negatif bahwa ada upaya saling melindungi antaranggota legislatif.
Melalui siaran pers ini, Mahesa Jenar berharap BK DPRD Karawang segera memberikan kepastian hukum dan kejelasan status atas laporan-laporan warga yang saat ini tengah berjalan atau mandek.
"Masyarakat Karawang berhak mendapatkan wakil rakyat yang berintegritas. Oleh karena itu, kinerja BK yang tegas, profesional, dan objektif adalah kunci mutlak," pungkasnya. (***)
FOLLOW THE INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram