-->

Selasa, 05 Mei 2026

Buntut Perusakan Warung Madura oleh Oknum TNI, Paguyuban Desak Proses Hukum Transparan!

Buntut Perusakan Warung Madura oleh Oknum TNI, Paguyuban Desak Proses Hukum Transparan!



JAKARTA – Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad) tengah mendalami kasus keributan yang melibatkan seorang oknum prajurit, Sertu AW, dengan penjaga Warung Madura (Toko Adi Jaya) di Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Insiden yang terjadi pada Minggu (3/5/2026) tersebut viral setelah video perusakan warung beredar luas di media sosial.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Kolonel Inf Donny Pramono, mengonfirmasi bahwa ketegangan bermula dari kesalahpahaman saat transaksi pembayaran menggunakan metode QRIS.

Pihak warung disebut meminta biaya administrasi tambahan sebesar Rp1.000 kepada Sertu AW saat hendak membeli rokok. 

Hal ini memicu adu mulut antara oknum tersebut dengan penjaga warung perempuan yang berujung pada aksi kekerasan fisik.

Oknum prajurit tersebut diduga kembali mendatangi lokasi bersama rekan-rekannya dan melakukan perusakan terhadap fasilitas warung. Sejumlah barang seperti etalase kaca dan kulkas dilaporkan rusak akibat dihantam tabung gas 3 kg.

Akibat insiden ini, pasangan suami istri penjaga warung mengalami luka-luka dan trauma. 

Di sisi lain, pihak TNI AD mengungkapkan bahwa Sertu AW juga mengalami luka tusuk akibat perlawanan dari pemilik warung dan kini tengah menjalani perawatan di RS Hermina Kemayoran.

Pihak Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat menyatakan telah melimpahkan penanganan kasus ini kepada Polisi Militer (Pomdam) untuk diproses secara hukum militer

"Kasus yang melibatkan anggota (TNI) sudah diserahkan kepada pihak militer untuk penanganan lebih lanjut," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat dalam keterangannya, Selasa (5/5/2026)

Meski beredar kabar bahwa kedua belah pihak telah menempuh jalur damai secara kekeluargaan pada Senin (4/5), Paguyuban Warung Madura mendesak agar proses hukum tetap berjalan transparan. Mereka menuntut pertanggungjawaban atas kerusakan materiil dan kekerasan yang dialami warga sipil

Pihak TNI AD menegaskan akan terus melakukan penyelidikan menyeluruh guna memastikan kronologi kejadian secara utuh dan memberikan keadilan bagi kedua belah pihak (Red)




Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita | All Right Reserved