-->

Sabtu, 09 Mei 2026

Selat Hormuz Memanas, Kapal Tanker China Diserang hingga Dek Terbakar

Selat Hormuz Memanas, Kapal Tanker China Diserang hingga Dek Terbakar

JAKARTA, [08 Mei 2016] – Situasi di Selat Hormuz, jalur nadi energi dunia, kembali mencapai titik didih. Sebuah kapal tanker produk minyak milik perusahaan China dilaporkan menjadi sasaran serangan di dekat pintu masuk selat tersebut pada awal Mei 2026. 

Ini menandai insiden perdana di mana aset maritim Tiongkok terkena dampak langsung sejak memanasnya konflik di kawasan tersebut.

Insiden dilaporkan terjadi pada Senin, 4 Mei 2026, di lepas pantai Mina Saqr, Uni Emirat Arab (UEA). Kapal berbendera Kepulauan Marshall tersebut dihantam proyektil tak dikenal yang menyebabkan kebakaran hebat di bagian dek. Beruntung, api berhasil dipadamkan sebelum merambat ke tangki muatan utama.

Hal yang mencolok dalam serangan ini adalah identitas kapal yang terpampang jelas. Berdasarkan laporan media Caixin, pada badan kapal tertulis slogan "CHINA OWNER & CREW" berukuran besar, yang biasanya digunakan sebagai kode agar terhindar dari sasaran serangan kelompok militan di jalur merah.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, dalam konferensi pers di Beijing pada Jumat (8/5/2026), mengonfirmasi bahwa seluruh awak berkewarganegaraan China di atas kapal tersebut dinyatakan selamat tanpa korban jiwa.

"Kami mendesak pihak-pihak terkait untuk segera meredakan ketegangan dan menjamin keamanan navigasi kapal komersial di Selat Hormuz," tegas Lin Jian sebagaimana dikutip dari Tribun Video.

Serangan ini memicu kekhawatiran baru di pasar energi global. Pasalnya, selama ini kapal-kapal China dianggap memiliki "jalur aman" karena hubungan diplomatik Beijing yang kuat dengan negara-negara di kawasan. Jika kapal China mulai menjadi sasaran, maka risiko pelayaran bagi semua kapal komersial di Selat Hormuz berada pada level tertinggi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Otoritas maritim internasional masih terus melakukan investigasi mendalam di lokasi kejadian. (RED)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita | All Right Reserved