-->

Rabu, 03 Juni 2026

Sambut Hari Raya Tanpa Galau Biaya, Tahara BPR Sukabumi Jadi Andalan Warga Sukabumi

 

Infonas.Id |  | Sukabumi,-Hari Raya identik dengan suka cita dan kemenangan, tapi juga butuh persiapan dana ekstra. Untuk menjawab kebutuhan itu, BPR Sukabumi menghadirkan Tahara – Tabungan Hari Raya, solusi menabung yang membantu masyarakat mempersiapkan biaya Lebaran jauh-jauh hari tanpa harus merasa berat di akhir.

Tahara dirancang agar nasabah bisa menyisihkan dana secara rutin menjelang Hari Raya. 

Dengan begitu, saat momen tiba, dana sudah siap dipakai untuk kebutuhan keluarga, mudik, bingkisan, hingga silaturahmi.


Salah satu nasabah yang merasakan manfaatnya adalah Agus, 51 tahun, warga Ciambar. 

Menurutnya, Tahara sangat membantu mengatur keuangan menjelang Lebaran.“Kalau nunggu pas mau Lebaran baru cari dana, rasanya suka kewalahan. Sejak nabung di Tahara, saya jadi lebih tenang. Dana Hari Raya sudah siap tanpa harus ngutang atau ambil dari pos lain,” ujar Agus,)  rabu  03/06/2026.


BPR Sukabumi menegaskan, Tahara merupakan bentuk komitmen bank untuk hadir sebagai mitra keuangan masyarakat. 

Tabungan ini juga dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan, sehingga keamanan dana nasabah tetap terjaga.Informasi pembukaan rekening Tahara bisa langsung didapat di Kantor BPR Sukabumi, atau hubungi Tlp. (0266) 221861. Info lengkap juga tersedia di bpr-sukabumi.co.id dan Instagram @bpr_bpr_sukabumi.  ( ADV )

Jumat, 15 Mei 2026

Dituding Cari Sensasi, Ayu Aulia Klarifikasi Soal Skandal Bupati R yang Hamilinya

JAKARTA – Selebgram Ayu Aulia akhirnya buka suara dan menyampaikan permohonan maaf terbuka terkait kegaduhan isu "Bupati R" yang sempat viral di media sosial. Dalam konferensi pers yang digelar di kawasan Brawijaya, Jakarta Selatan, pada Kamis malam (14/5/2026), Ayu secara mengejutkan menarik kembali semua tuduhannya.

Didampingi tim kuasa hukumnya, Ayu Aulia menegaskan bahwa cerita mengenai dirinya yang dihamili hingga dipaksa melakukan aborsi oleh seorang pejabat daerah adalah tidak benar. 

Ia mengaku bahwa pernyataan kontroversial yang sempat diunggahnya beberapa hari lalu murni merupakan halusinasi.

"Kondisi saya saat itu sedang tidak stabil karena baru saja selesai menjalani operasi besar. Pengaruh obat bius dan obat-obatan medis membuat saya melantur," ujar Ayu Aulia di hadapan awak media.

Ayu juga secara khusus menyampaikan permohonan maaf kepada tokoh-tokoh publik yang namanya ikut terseret akibat spekulasi netizen, di antaranya mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Bupati Bintan Roby Kurniawan.

"Saya minta maaf kepada Bapak Ridwan Kamil, hai akang, saya minta maaf. Dan kepada Pak Roby Kurniawan beserta keluarga, saya juga memohon maaf yang sebesar-besarnya," ucapnya tersedu-sedu. 

Ia meminta warganet untuk berhenti mengaitkan para pejabat tersebut dengan masalah pribadinya.

Selain meluruskan isu jetset tersebut, Ayu Aulia juga membantah rumor yang menyebut rahimnya diangkat akibat komplikasi aborsi. 

Ia menjelaskan bahwa tindakan medis pengangkatan rahim tersebut murni karena penyakit tumor rahim dan adenomiosis yang sudah lama diidapnya.

Sementara itu, kuasa hukum Ayu Aulia, Herdiyan Saksono, menambahkan bahwa tumpukan masalah hidup dan beban psikologis akibat penyakit reproduksi tersebut memicu kliennya melakukan tindakan nekat di media sosial.

Meski telah meminta maaf, klarifikasi Ayu Aulia ini menuai reaksi beragam dari netizen. Pantauan di sejumlah platform digital menunjukkan banyak warganet yang menyayangkan aksi tersebut dan menilai hal ini hanya sekadar mencari sensasi (gimmick). 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Ridwan Kamil maupun Roby Kurniawan terkait pencatutan nama mereka. (RED)

Selasa, 12 Mei 2026

Skandal 'Bupati R' Memanas: Ayu Aulia Ancam Bongkar Bukti Check-in Hotel dan Rekaman Video!



JAKARTA – Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan pengakuan emosional selebritas sekaligus model Ayu Aulia. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, wanita kelahiran Bogor ini meluapkan kekecewaannya terhadap seorang kepala daerah yang ia sebut dengan inisial "Bupati R".

Isu ini menjadi liar setelah Ayu mengklaim bahwa hubungannya dengan sang bupati telah berdampak serius pada kesehatan mental dan fisiknya. 

Dalam salah satu unggahannya, Ayu secara tersirat mengaitkan penderitaan yang ia alami dengan kondisi kehilangan rahim yang sempat ia bagikan kepada publik beberapa waktu lalu.

Tidak sekadar melempar inisial, Ayu Aulia menegaskan dirinya menyimpan bukti otentik untuk memperkuat pernyataannya. Bukti tersebut diklaim meliputi catatan check-in di sebuah hotel mewah di kawasan Jakarta Pusat, rekaman video, hingga tangkapan layar percakapan intim.

“Aku punya semua buktinya, dari rekaman pertemuan sampai bukti di hotel. Jangan paksa aku untuk bongkar wajahnya kalau tidak ada itikad baik,” tulis Ayu dalam sebuah unggahan yang kini viral.

Seiring viralnya isu ini, netizen mulai melakukan "investigasi mandiri". Inisial R membuat publik menyisir daftar bupati petahana periode 2025–2030 di wilayah Jawa. 

Nama Rudy Susmanto (Bupati Bogor) menjadi salah satu yang paling banyak disebut oleh netizen dalam kolom komentar, mengingat latar belakang Ayu Aulia yang berasal dari Bogor.

Selain itu, beberapa nama lain seperti Rijanto (Bupati Blitar) hingga Rusdi Sutejo (Bupati Pasuruan) juga tak luput dari spekulasi liar publik. Namun, hingga saat ini, keterlibatan nama-nama tersebut hanyalah asumsi netizen yang didasarkan pada kecocokan inisial nama depan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada satu pun bupati berinisial R yang memberikan tanggapan atau klarifikasi terkait tudingan tersebut. Pihak Ayu Aulia sendiri belum melaporkan kasus ini ke jalur hukum dan tampak masih menahan identitas asli sang pejabat sebagai "kartu as".

Isu ini menambah daftar panjang skandal kedekatan figur publik dengan pejabat daerah yang kerap menjadi konsumsi publik, namun kebenarannya masih menunggu pembuktian lebih lanjut dari pihak-pihak terkait. (RED)

Minggu, 26 April 2026

Negara Kekurangan Pria, Apakah Poligami Jadi Solusi? Ini Faktanya



INFONAS - Fenomena ketimpangan jumlah penduduk antara laki-laki dan perempuan di sejumlah negara dunia kembali menjadi perhatian publik. Beberapa negara tercatat mengalami kekurangan jumlah pria secara signifikan, sehingga jumlah perempuan jauh lebih banyak dibandingkan laki-laki.

Kondisi tersebut banyak ditemukan di wilayah seperti Hong Kong, Russia, Belarus, Latvia, hingga Lithuania. Di Hong Kong misalnya, rasio pria hanya berkisar antara 81 hingga 86 orang untuk setiap 100 perempuan, menjadikannya salah satu wilayah dengan ketimpangan gender tertinggi di dunia.

Sementara itu, Rusia juga dikenal memiliki surplus perempuan yang cukup besar. Rendahnya angka harapan hidup pria menjadi salah satu faktor utama penyebab kondisi tersebut. Selain itu, tingginya risiko pekerjaan, gaya hidup tidak sehat, hingga dampak konflik dan perang turut memengaruhi menurunnya populasi laki-laki.

Kondisi ini kemudian memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat, apakah negara-negara dengan jumlah perempuan lebih banyak tersebut memperbolehkan laki-laki menikahi lebih dari satu perempuan atau poligami.

Secara hukum, jawabannya tidak. Negara-negara seperti Rusia, Hong Kong, Latvia, Lithuania, hingga Belarus pada umumnya hanya mengakui sistem pernikahan monogami, yakni satu suami dan satu istri. Poligami tidak diakui secara sah dalam sistem hukum sipil mereka.

Sebaliknya, praktik poligami lebih umum ditemukan di negara-negara yang menerapkan hukum keluarga berbasis syariat Islam, seperti Saudi Arabia, United Arab Emirates, Qatar, termasuk Indonesia dengan syarat tertentu sesuai aturan hukum dan agama.

Di Indonesia sendiri, poligami memang diperbolehkan, namun tidak dapat dilakukan secara bebas. Seorang suami wajib memenuhi sejumlah persyaratan hukum, termasuk memperoleh izin dari pengadilan agama serta memenuhi ketentuan lain yang telah diatur dalam perundang-undangan.

Fenomena ini menunjukkan bahwa ketimpangan jumlah pria dan perempuan tidak serta-merta membuat suatu negara mengubah sistem hukumnya terkait pernikahan. Kebijakan perkawinan tetap ditentukan oleh nilai budaya, konstitusi negara, serta sistem hukum yang berlaku.

Dengan demikian, meskipun ada negara yang mengalami “krisis pria”, bukan berarti solusi yang ditempuh adalah melegalkan poligami secara luas. Banyak negara tetap mempertahankan prinsip monogami sebagai dasar utama dalam sistem perkawinan mereka. (Red)

Deretan Artis Indonesia yang Meninggal Dunia Secara Misterius dan Menghebohkan Publik



INFONAS – Kematian sejumlah artis Indonesia kerap menjadi perhatian besar masyarakat, terlebih ketika terjadi secara mendadak dan meninggalkan banyak tanda tanya.

Istilah “misterius” dalam konteks ini bukan selalu berarti penyebab kematiannya tidak diketahui, melainkan karena adanya berbagai spekulasi, usia yang masih muda, kondisi yang sebelumnya terlihat sehat, hingga kronologi kejadian yang mengundang perhatian publik.

Salah satu nama yang paling dikenang adalah Nike Ardilla. Penyanyi muda berbakat ini meninggal dunia akibat kecelakaan mobil pada tahun 1995 saat kariernya sedang berada di puncak popularitas. 

Kepergiannya yang mendadak di usia muda membuat publik sulit percaya, hingga memunculkan berbagai cerita yang terus dikenang hingga kini.

Kasus lain yang juga menyita perhatian nasional adalah meninggalnya Olga Syahputra pada tahun 2015. Penyakit yang dideritanya sempat menjadi misteri karena proses perawatan dilakukan secara tertutup di Singapura. Minimnya informasi resmi kala itu memicu berbagai spekulasi mengenai kondisi kesehatan sang presenter.

Nama Vanessa Angel juga menjadi sorotan besar setelah dirinya meninggal dalam kecelakaan tunggal di jalan tol pada tahun 2021 bersama sang suami. Peristiwa tragis tersebut mengejutkan masyarakat luas dan memunculkan banyak pertanyaan terkait kronologi kejadian yang menewaskan pasangan tersebut.

Sementara itu, kepergian Didi Kempot pada tahun 2020 juga dianggap mengejutkan. Sebelum wafat, pelantun lagu campursari itu masih terlihat aktif beraktivitas dan tampil di berbagai kesempatan. Karena itu, kabar meninggalnya secara mendadak membuat banyak penggemarnya terkejut.

Tak kalah menarik perhatian adalah wafatnya Suzanna, sosok legendaris yang dikenal sebagai ratu film horor Indonesia. Selain karena kiprahnya di dunia perfilman, citra mistis yang melekat pada dirinya membuat berbagai cerita berkembang setelah kepergiannya.

Fenomena ini menunjukkan bahwa publik tidak hanya melihat penyebab kematian dari sisi medis, tetapi juga dari faktor emosional, popularitas, serta cerita yang mengiringinya. 

Hal inilah yang membuat sejumlah kematian artis terus dikenang dan dianggap penuh misteri oleh masyarakat, bahkan bertahun-tahun setelah mereka tiada.

Meski demikian, penting untuk menyikapi berbagai kabar dan spekulasi secara bijak dengan tetap menghormati privasi keluarga serta fakta resmi yang telah disampaikan. Sebab, di balik sorotan publik, setiap kepergian tetap menjadi duka mendalam bagi orang-orang terdekat yang ditinggalkan. (Red)


Senin, 20 April 2026

Fakta di Balik Isu 750 Dapur MBG, Uya Kuya Angkat Bicara dan Lapor Polisi



JAKARTA – Uya Kuya angkat bicara terkait viralnya klaim yang menyebut dirinya memiliki 750 dapur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menegaskan informasi tersebut tidak benar dan merupakan hoaks yang merugikan nama baiknya.

Presenter sekaligus publik figur itu dengan tegas membantah kabar yang beredar luas di media sosial. Ia memastikan tidak memiliki keterlibatan seperti yang dituduhkan dalam narasi viral tersebut.

"Itu hoaks. Saya sama sekali nggak punya dapur MBG. Sama sekali nggak ada,” ujar Uya Kuya dalam keterangannya, Minggu (19/4/2026).

Merasa dirugikan, Uya Kuya pun mengambil langkah hukum dengan melaporkan penyebar informasi tersebut ke Polda Metro Jaya. Ia menilai penyebaran kabar palsu ini telah mencemarkan nama baik serta berpotensi menyesatkan publik.

"Saya sudah laporkan ke polisi. Kita proses hukum, biar jelas siapa penyebar hoaksnya,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi di media sosial. Menurutnya, penting bagi publik untuk melakukan verifikasi agar tidak ikut menyebarkan kabar yang belum tentu kebenarannya.

Kasus ini kini dalam penanganan aparat kepolisian untuk menelusuri pihak yang pertama kali menyebarkan informasi tersebut. (Red)

Kamis, 27 Maret 2025

Pimred Postnewstime, Apresiasi Kepada Media Portal Militer yang Peduli Terhadap Anak Yatim-Piatu

 

Imfonas.Id | Jakarta, - Sebagai Pimpinan Redaksi Post Newstime, saya, Usman, ingin mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada media portal militer yang telah menunjukkan kepeduliannya terhadap anak yatim-piatu.


'' Jelang hari raya idul Fitri media portal militer gelar acara santunan, khususnya dalam membantu anak yatim-piatu. Mereka telah menunjukkan bahwa kepedulian terhadap masyarakat tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi tanggung jawab kita semua, termasuk media."tegasnya 


" Kegiatan sosial yang dilakukan oleh media portal militer tersebut, seperti penggalangan dana, pembagian beberapa peralatan sholat dan buka bersama dengan anak yatim-piatu, jelang hari raya idul fitri di kantor redaksi."tambahnya 


" Apresiasi ini juga ingin saya sampaikan kepada seluruh tim yang terlibat dalam kegiatan sosial tersebut. Kita harus mengakui bahwa kegiatan sosial seperti ini tidak hanya membutuhkan dana, tetapi juga membutuhkan waktu, tenaga, dan dedikasi."pungkasnya


"Saya berharap bahwa kegiatan sosial yang dilakukan oleh media portal militer tersebut dapat menjadi inspirasi bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap masyarakat, khususnya anak yatim-piatu. Mari kita bergabung dan berkontribusi dalam membantu mereka yang membutuhkan."ujarnya 


Harapan saya media portal militer dan rekan -rekan media yang telah menunjukkan kepeduliannya terhadap anak yatim-piatu. Semoga kegiatan sosial ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat."harapnya


( Red )

Selasa, 05 November 2024

Ingin Foto Tampak Hidup? Ini Aplikasi dan Teknik yang Bisa Anda Coba!




INFONAS.ID - Kini, foto tidak lagi hanya menjadi gambar diam. Berkat kemajuan teknologi, banyak aplikasi dan teknik yang memungkinkan kita membuat foto tampak bergerak, seolah hidup.

Ada beberapa cara yang bisa dicoba, baik dengan aplikasi khusus di ponsel hingga perangkat lunak yang lebih profesional di komputer.

Cara pertama adalah menggunakan aplikasi khusus seperti Pixaloop, Motionleap, dan Plotagraph. Aplikasi ini memungkinkan pengguna memilih bagian dari foto yang ingin dibuat bergerak, misalnya aliran air atau awan yang berarak. Dengan sedikit pengaturan, hasil akhirnya akan tampak seperti animasi yang halus.

Selain itu, pengguna iPhone bisa memanfaatkan fitur Live Photos. Fitur ini secara otomatis merekam beberapa detik gerakan saat mengambil foto, yang bisa dilihat sebagai foto bergerak di galeri. 

Live Photos juga bisa diubah menjadi animasi loop atau bounce, menciptakan efek unik seperti GIF.

Untuk yang menguasai software pengeditan, Adobe Photoshop juga bisa digunakan untuk membuat foto bergerak dalam format GIF. 

Teknik ini melibatkan penggabungan beberapa lapisan gambar dengan transisi halus, sehingga gambar tampak seperti bergerak. 

Di sisi lain, software Adobe After Effects memungkinkan pembuatan efek parallax atau 3D, yang memberi kesan kedalaman dan gerakan pada foto.

Akhirnya, beberapa aplikasi media sosial seperti Instagram dan TikTok juga menyediakan fitur untuk membuat foto bergerak. Pengguna bisa mencoba fitur Boomerang di Instagram atau filter khusus di TikTok untuk efek animasi singkat.

Dengan berbagai teknik dan alat ini, kini siapa pun dapat menciptakan foto yang tampak bergerak dan lebih hidup, menambah dimensi baru dalam kreativitas visual. (FT)

Kamis, 26 September 2024

Jangan Abaikan! 7 Tanda HP Anda Mungkin Sedang Disadap dan Data Bisa Dicuri!

INFONAS.ID||Jakarta, 26 September 2024 – Penyadapan ponsel semakin menjadi ancaman serius di era digital. Dengan maraknya penggunaan aplikasi yang tidak jelas asal-usulnya dan semakin canggihnya teknik penyadapan.

Dan banyak pengguna smartphone tidak menyadari bahwa data pribadi mereka sedang diakses oleh pihak tidak bertanggung jawab. Namun, terdapat beberapa tanda yang bisa menjadi indikasi bahwa HP Anda sedang disadap.

Ciri-ciri HP Disadap:

1. Baterai Cepat Habis:

Jika ponsel Anda kehabisan daya lebih cepat dari biasanya, meskipun penggunaan tidak intensif, ada kemungkinan aplikasi mencurigakan berjalan di latar belakang.
2. HP Cepat Panas: 

Ponsel yang panas meskipun tidak digunakan secara aktif bisa jadi disebabkan oleh aplikasi yang bekerja tanpa izin pengguna, salah satunya bisa berupa spyware.

3. Suara Aneh saat Panggilan:

Mendengar suara statis, desis, atau gangguan saat melakukan panggilan telepon mungkin merupakan tanda bahwa percakapan Anda sedang diawasi.

4. Penggunaan Data yang Meningkat Tajam: 

Jika pemakaian data seluler tiba-tiba melonjak tanpa alasan yang jelas, bisa jadi ada program mata-mata yang aktif mengirimkan data dari HP Anda.

5. Pesan Aneh atau Tidak Dikenal: 

Teks atau pesan dengan simbol, karakter, atau link yang tidak jelas mungkin adalah bagian dari upaya pihak ketiga untuk menginstal aplikasi berbahaya di ponsel Anda.

6. Aplikasi Tidak Dikenal Muncul: 

Jika Anda menemukan aplikasi yang tidak pernah Anda instal sebelumnya, segera lakukan pengecekan lebih lanjut, karena aplikasi tersebut bisa menjadi alat untuk menyadap aktivitas Anda.

7. Notifikasi Aneh: 

Notifikasi dari aplikasi yang tidak diinstal atau aktivitas aneh pada akun pribadi Anda bisa menjadi tanda adanya penyusupan.

Langkah Penanganan dan Pencegahan:

Untuk mengatasi penyadapan ponsel, beberapa langkah berikut bisa dilakukan:

1. Hapus Aplikasi Mencurigakan: 

Segera hapus aplikasi yang tidak dikenal atau mencurigakan dari ponsel Anda.

2. Perbarui Sistem Operasi: 

Pastikan sistem operasi ponsel Anda selalu diperbarui ke versi terbaru untuk menutup celah keamanan.

3. Reset Ponsel ke Pengaturan Pabrik:

Jika Anda yakin HP telah disadap, melakukan reset pabrik akan menghapus semua data, termasuk spyware yang mungkin terinstal.

4. Pasang Antivirus: 

Menggunakan aplikasi antivirus dapat membantu mendeteksi dan menghapus program mata-mata yang berpotensi berbahaya.

5. Matikan Wi-Fi dan Bluetooth saat Tidak Digunakan: 

Hindari menggunakan Wi-Fi atau Bluetooth tanpa proteksi, terutama di area publik, karena dapat dimanfaatkan oleh peretas.

6. Gunakan VPN: 

Virtual Private Network (VPN) dapat melindungi data dan informasi yang Anda kirim saat terhubung ke internet, membuat penyadapan lebih sulit dilakukan.

7. Cek Izin Aplikasi: 

Tinjau izin yang diberikan kepada aplikasi di ponsel Anda. Jika aplikasi meminta akses yang tidak sesuai dengan fungsinya, segera cabut izinnya atau hapus aplikasi tersebut.

Waspada Penyadapan di Era Digital

Dengan semakin berkembangnya teknologi, keamanan data pribadi menjadi perhatian yang sangat penting. Pengguna ponsel harus waspada terhadap potensi penyadapan dan proaktif dalam menjaga privasi mereka. 

Langkah-langkah sederhana seperti menghindari tautan mencurigakan, menggunakan kata sandi yang kuat, dan memperbarui sistem secara rutin bisa menjadi tameng dari ancaman penyadapan.

Jika tanda-tanda penyadapan muncul, jangan tunda untuk melakukan tindakan. Kewaspadaan adalah kunci untuk melindungi diri dari ancaman digital yang semakin kompleks. 

Editor: [FITO]


Senin, 09 September 2024

Artis Puput Novel Meninggal Dunia di Usia 50 Tahun

INFONAS.ID - Puput Novel, seorang mantan penyanyi cilik yang dikenal luas pada era 1970-an hingga 1980-an, telah meninggal dunia pada usia 50 tahun. Ia berpulang setelah berjuang melawan kanker payudara yang didiagnosa pada tahun 2021.

Meskipun menjalani berbagai perawatan, kondisi kesehatannya semakin menurun, hingga mengalami komplikasi sebelum tutup usia di RS MMC Kuningan, Jakarta. Minggu (08/09/2024)

Puput mengawali karier di dunia hiburan sebagai penyanyi cilik, di mana ia sukses merilis beberapa album anak-anak populer, seperti Anak Mami dan Mama. Selain karier musik, Puput juga terjun ke dunia akting, salah satunya melalui sinetron ikonik Keluargaku Sorgaku yang tayang pada tahun 1998.

Meskipun setelah menikah ia lebih jarang muncul di layar kaca, Puput tetap aktif di dunia seni. Beberapa tahun terakhir, ia kerap mengunggah video cover lagu di Instagram dan YouTube. 

Di samping itu, ia juga mendukung karier putrinya, Aulia, yang mengikuti jejaknya sebagai penyanyi dan aktris.

Sebelum berpulang, Puput meninggalkan pesan agar keluarganya tetap kompak dan melanjutkan perjuangan yang telah ia jalani. Jenazahnya dimakamkan dengan tata cara Islam di TPU Sanjaya, Jakarta Selatan.

Artikel ini mencatat perjalanan hidup Puput Novel yang telah menginspirasi banyak orang melalui karya-karyanya di dunia hiburan dan menunjukkan ketegaran dalam menghadapi penyakitnya. (FT)


© Copyright 2021 INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita | All Right Reserved