-->

Jumat, 29 Mei 2026

Bupati ke Papua Bersama Gubernur, Pemkab Purwakarta Gelontorkan Rp75 Juta untuk Air Mancur Sri Baduga yang Sepi Pengunjung ?

Bupati ke Papua Bersama Gubernur, Pemkab Purwakarta Gelontorkan Rp75 Juta untuk Air Mancur Sri Baduga yang Sepi Pengunjung ?


Foto: Situasi di areal taman sri baduga / situ buleud

PURWAKARTA – Di tengah agenda dinas Bupati Purwakarta yang sedang mendampingi Gubernur ke Papua, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta tetap menggelontorkan anggaran puluhan juta rupiah untuk operasional ikon wisatanya. 

Melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), Pemkab mengalokasikan dana Belanja Jasa Penyelenggaraan Pertunjukan Air Mancur Sri Baduga dengan nilai Pagu dan HPS sebesar Rp75.000.000,00 (Tujuh Puluh Lima Juta Rupiah) dari APBD 2026.

​Namun, kebijakan penyerapan anggaran ini menuai pertanyaan di tengah masyarakat. Berdasarkan pantauan langsung awak media di area Situ Buleud, pertunjukan air mancur yang dulunya menjadi magnet wisata utama tersebut kini justru tampak sepi dan lengang dari kunjungan warga.

​Kontras antara besarnya anggaran yang dikeluarkan dengan realisasi antusiasme publik di lapangan memicu kritik dari sejumlah elemen masyarakat. 

Absensinya Bupati Purwakarta yang sedang berada di luar pulau dinilai momentum yang kurang pas di saat tata kelola destinasi wisata daerah sedang memerlukan evaluasi dan pengawasan langsung.

​"Sangat disayangkan, anggaran daerah puluhan juta keluar di saat kondisi di lapangan sepi peminat. Ditambah lagi, kepala daerah sedang tidak ada di tempat untuk melihat langsung urgensi efektivitas anggaran ini," ujar salah satu perwakilan warga di sekitar lokasi.

​Kondisi sepinya pengunjung ini dikhawatirkan membuat perputaran ekonomi para pelaku UMKM dan pedagang lokal di sekitar Situ Buleud yang menggantungkan pendapatan dari keramaian air mancur menjadi tidak optimal.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak dinas terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai alasan penurunan drastis jumlah pengunjung, serta sejauh mana pengawasan dilakukan terhadap paket pengadaan penunjang pariwisata ini selama pimpinan daerah bertugas ke Papua.

Sampai narasi diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah kabupaten Purwakarta terkait penurunan pengunjung dan perginya bupati ke papua bersama gubernur. (Red)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita | All Right Reserved