MAJALENGKA – Bupati Majalengka, Eman Suherman, mengaku prihatin melihat kondisi rumput sintetis di kawasan Alun-Alun Majalengka yang mulai mengalami kerusakan. Hal itu disampaikan saat kegiatan Geber Jumat, Jumat (29/5/2026).
Dalam peninjauannya bersama jajaran perangkat daerah, Bupati melihat langsung sejumlah bagian rumput sintetis yang tampak aus dan rusak akibat tingginya aktivitas masyarakat yang setiap hari memadati kawasan alun-alun.
Alun-Alun Majalengka merupakan salah satu ikon ruang publik dan pusat rekreasi gratis di jantung Kota Majalengka. Kawasan tersebut dibangun melalui program Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan selesai pada tahun 2021. Lokasinya berada tepat di depan Masjid Al-Imam Majalengka dan Pendopo Bupati Majalengka.
Setiap sore hingga malam hari, kawasan alun-alun selalu dipadati warga, baik masyarakat Majalengka maupun pengunjung dari luar daerah. Selain menjadi tempat bersantai bersama keluarga, area tersebut juga dimanfaatkan untuk olahraga, hiburan, hingga aktivitas berkumpul masyarakat.
Bupati Eman Suherman menegaskan, fasilitas publik yang telah dibangun harus dijaga bersama agar tetap nyaman dan dapat dinikmati masyarakat dalam jangka panjang.
“Kondisi rumput sintetis ini memang perlu segera mendapatkan perhatian. Saya sudah menginstruksikan dinas terkait agar segera melakukan perbaikan sehingga kenyamanan masyarakat tetap terjaga,” ujar Eman.
Ia juga mengajak masyarakat untuk memiliki rasa tanggung jawab dalam menjaga fasilitas umum di Kabupaten Majalengka.
“Kita semua punya tanggung jawab menjaga fasilitas publik ini. Jangan sampai cepat rusak karena kurangnya kepedulian. Alun-alun ini milik masyarakat, jadi harus dirawat bersama,” katanya.
Selain meminta percepatan perbaikan, Bupati juga menginstruksikan dinas terkait untuk meningkatkan pengawasan serta memberikan edukasi kepada pengunjung mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan fasilitas umum.
Sementara itu, Rina (32), salah seorang warga Majalengka, mengaku senang dengan keberadaan Alun-Alun Majalengka yang menjadi tempat favorit masyarakat untuk berlibur bersama keluarga.
“Kalau sore sering ke sini sama anak-anak karena tempatnya nyaman dan gratis. Mudah-mudahan rumputnya cepat diperbaiki supaya tetap bagus dan nyaman dipakai masyarakat,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Dedi (41), warga Kecamatan Cigasong. Ia berharap seluruh pengunjung turut menjaga fasilitas yang tersedia agar tetap awet dan nyaman digunakan bersama.
“Kalau fasilitas umum dijaga bersama pasti akan awet. Jangan sampai dirusak atau dipakai sembarangan,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Majalengka berharap keberadaan Alun-Alun Majalengka tetap menjadi ruang publik yang nyaman, aman, serta menjadi kebanggaan masyarakat Majalengka. (Ozan)
FOLLOW THE INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram