-->

Selasa, 21 April 2026

Sering Diabaikan, Pola Makan Ini Ternyata Jadi Penentu Hidup Mati Penderita Ginjal

Sering Diabaikan, Pola Makan Ini Ternyata Jadi Penentu Hidup Mati Penderita Ginjal



KESEHATAN - Penyakit ginjal kerap berkembang tanpa gejala jelas di tahap awal. Kondisi ini dikenal sebagai Penyakit Ginjal Kronis, yang dapat memburuk jika tidak dikendalikan sejak dini. 

Para ahli menegaskan, salah satu langkah paling efektif untuk menjaga fungsi ginjal adalah dengan menerapkan pola makan yang tepat sesuai stadium penyakit.

Dokter spesialis penyakit dalam konsultan ginjal dan hipertensi, Dr. Andri Santosa, mengatakan bahwa pengaturan pola makan bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan utama bagi penderita gangguan ginjal.

Pola makan yang tepat dapat memperlambat penurunan fungsi ginjal secara signifikan. Banyak pasien datang saat kondisi sudah lanjut karena tidak menyadari pentingnya pengaturan asupan sejak awal,” ujarnya, dilansir dari edukasi kesehatan yang disampaikan kepada pasien.

Menurutnya, pada stadium awal, pasien masih memiliki fleksibilitas dalam memilih makanan, namun tetap harus membatasi asupan garam, gula, dan protein berlebih. Hal ini penting untuk mencegah komplikasi seperti Hipertensi dan Diabetes Mellitus yang menjadi penyebab utama kerusakan ginjal.

Asupan protein sebaiknya cukup, tidak berlebihan. Begitu juga garam, harus dibatasi agar tekanan darah tetap terkontrol,” jelasnya.

Sementara itu, pada stadium lanjut, pengaturan pola makan menjadi jauh lebih ketat. Pasien diwajibkan membatasi protein, cairan, serta mineral tertentu seperti kalium dan fosfor guna mencegah penumpukan racun dalam tubuh.

Ahli gizi klinis, Siti Rahmawati, menambahkan bahwa kesalahan umum yang sering terjadi adalah pasien merasa kondisi tubuhnya masih baik sehingga mengabaikan pantangan makanan.

"Padahal, kerusakan ginjal bisa terus berjalan tanpa gejala. Ketika sudah muncul keluhan seperti bengkak atau lemas, biasanya fungsi ginjal sudah menurun cukup jauh,” ungkapnya, dilansir dari sesi konsultasi gizi klinis.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menghindari konsumsi obat-obatan tanpa pengawasan medis, terutama obat pereda nyeri seperti Ibuprofen yang dapat memperburuk kondisi ginjal jika digunakan dalam jangka panjang.

Selain itu, menjaga asupan cairan yang cukup, mengurangi makanan olahan, serta memperbanyak konsumsi sayur dan buah segar menjadi bagian penting dalam pola makan sehat ginjal.

Para ahli menekankan, kunci utama dalam menjaga kesehatan ginjal adalah konsistensi. Pemeriksaan rutin juga diperlukan, terutama bagi individu dengan faktor risiko seperti tekanan darah tinggi atau diabetes.

"Deteksi dini dan disiplin pola makan adalah kombinasi terbaik untuk mencegah kondisi menjadi lebih parah,” tutupnya.

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola makan sehat, diharapkan angka kasus penyakit ginjal dapat ditekan dan kualitas hidup pasien tetap terjaga. (Red)


Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita | All Right Reserved