RELIGI - Sejumlah kuil dan klenteng tua di wilayah Jawa Barat kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Bukan hanya karena nilai sejarah dan arsitekturnya, tetapi juga kisah-kisah mistis yang berkembang dari mulut ke mulut selama puluhan tahun.
Cerita tersebut hidup kuat di tengah warga lokal, terutama di kota-kota seperti Cirebon dan Bandung, yang dikenal memiliki klenteng-klenteng berusia ratusan tahun.
Salah satu yang paling sering disebut adalah Vihara Dewi Welas Asih. Klenteng yang diyakini sebagai salah satu tertua di Indonesia ini tak lepas dari cerita spiritual.
Warga sekitar mengaku kerap merasakan suasana berbeda, terutama saat malam hari. Beberapa menyebut adanya suara langkah kaki tanpa wujud hingga aroma dupa yang muncul tiba-tiba.
"Kalau malam, suasananya memang beda. Tenang, tapi kadang bikin merinding,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Cerita serupa juga muncul dari Klenteng Hok Tek Bio. Selain dikenal sebagai tempat ibadah untuk memohon rezeki, sejumlah pengunjung mengaku mengalami hal tak biasa.
Mulai dari rasa pusing mendadak hingga perasaan seperti diawasi saat berada di dalam area klenteng.
"Katanya kalau niatnya nggak baik, biasanya nggak betah lama di dalam,” ungkap seorang pedagang di sekitar lokasi.
Di Bandung, Vihara Dharma Ramsi juga kerap disebut memiliki aura kuat. Meski berada di kawasan padat, beberapa pengunjung mengaku merasakan kesunyian yang berbeda saat memasuki ruang utama vihara.
"Ada yang bilang dadanya terasa berat. Tapi ada juga yang justru merasa tenang,” kata seorang pengurus vihara.
Fenomena ini pun mendapat tanggapan dari pemerhati budaya, Murfito Adi. Ia menilai, cerita-cerita tersebut merupakan bagian dari dinamika budaya yang berkembang di masyarakat.
"Yang perlu dipahami, tempat-tempat ini adalah situs ibadah dan sejarah. Cerita mistis yang beredar lebih kepada pengalaman subjektif dan kepercayaan lokal,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat tetap menghormati fungsi utama tempat tersebut sebagai ruang spiritual.
Terlepas dari berbagai cerita yang beredar, kuil dan klenteng di Jawa Barat tetap menjadi simbol toleransi dan warisan budaya yang harus dijaga.
Bagi sebagian orang, tempat-tempat ini bukanlah lokasi angker, melainkan ruang untuk mencari ketenangan, harapan, dan doa.
Namun bagi lainnya, kisah-kisah tak kasat mata justru menjadi daya tarik tersendiri yang membuat tempat tersebut terus hidup dalam ingatan kolektif masyarakat. (Red)
FOLLOW THE INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram