-->

Sabtu, 03 Oktober 2026

Pemkab Sukabumi Proaktif Tangani Dampak Cuaca Ekstrem, Wabup Andreas Turun Langsung ke Cicurug

 

Infonas.Id  | Sukabumi,-Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas turun ke lapangan untuk memantau wilayah yang terdampak bencana akibat cuaca ekstrem di Kecamatan Cicurug, Sabtu (3/10/2026).

Turut mendampingi dalam kesempatan tersebut, Camat Cicurug, Perwakilan BPBD, Dinas Sosial dan Dinas Perkim
Seperti diketahui Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Sukabumi berdampak pada kerusakan sejumlah infrastruktur dan tumbangnya pepohonan
Karenanya Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan terhadap titik-titik rawan. Masyarakat pun diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika hujan deras berlangsung dalam waktu cukup lama.
Dalam kesempatan itu Monitoring dipusatkan di SMPN 2 Cicurug Desa Purwasari, Dari lokasi tersebut, Wakil Bupati melihat langsung kondisi wilayah terdampak sekaligus menerima laporan mengenai situasi terkini dari unsur kewilayahan dan perangkat daerah terkait.
Pemerintah daerah memastikan penanganan bencana berjalan cepat dan terkoordinasi, terutama dalam menyikapi dampak cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan gangguan terhadap aktivitas masyarakat.
Wabup juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh unsur di lapangan. Informasi mengenai perkembangan kondisi wilayah harus terus diperbarui agar langkah penanganan dapat dilakukan secara tepat dan cepat.
Bagi pemerintah daerah, penanganan bencana bukan sekadar soal bergerak ketika musibah terjadi. Yang tak kalah penting adalah memastikan informasi bergerak cepat, koordinasi berjalan dan masyarakat mendapatkan perlindungan sebagaimana mestinya. ( ADV )

Kamis, 15 Januari 2026

Lailatul Ijtima, " Momentum Introspeksi dan Kolaborasi Pembangunan Sukabumi"

 

Infonas.Id | Sukabumi,-Bupati Sukabumi H. Asep Japar berkumpul bersama Forkopimda, ulama, hingga masyarakat di Pendopo Sukabumi, Kamis malam, 15 Januari 2026. Kegiatan dalam rangka silaturahmi tersebut, dikemas dengan istilah Lailatul Ijtima.

Kegiatan untuk berbagi ilmu, berdzikir, hingga doa bersama ini, dihadiri pula para pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Sukabumi.
"Lailatul Ijtima ini bukan sekadar rutinitas, namun momentum penting untuk intropeksi diri dan memperkuat ikatan kebersamaan di antara kita," ujar Bupati Sukabumi H. Asep Japar.
Bahkan melalui Lailatul Ijtima ini, dapat memperkokoh ukhuwah islamiyah. Terutama demi terciptanya kolaborasi dan sinergi dalam mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang mubarakah.
"Ukhuwah islamiyah ini merupakan fondasi moral yang kokoh bagi terciptanya masyarakat yang harmonis dan solid. Terutama di tengah dinamika kehidupan sosial saat ini,kita dituntut untuk menjaga persatuan," ucapnya.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Sukabumi tidak bisa melaksanakan pembangunan secara parsial. Sebab, diperlukan kolaborasi dan sinergi yang erat antara ulama, umaro, dan seluruh elemen masyarakat.
"Semua ini diperlukan untuk memastikan program pembangunan berjalan optimal dan berorientasi pada kepentingan publik," ungkapnya.
Berkaca dari hal tersebut, bupati mengajak semua pihak untuk memperkuat komitmen dan menjaga kerukunan umat beragama. Selain itu, dapat meningkatkan koordinasi antara pemerintah, tokoh agama, hingga masyarakat dalam menjalankan program keagamaan dan sosial.
"Mari kita jadikan nilai religius sebagai landasan dalam setiap kebijakan dan aktivitas pembangunan. Selain itu,mari manfaatkan malam Lailatul Ijtima ini sebagai ajang bertafakur, bersyukur, dan menyatukan langkah demi terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang mubarakah," ajaknya.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Sukabumi H. Andi Rahman menambahkan, kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk bertukar pikiran hingga menyelaraskan visi misi Kabupaten Sukabumi yang mubarakah. Apalagi dengan kehadiran forkopimda, tokoh ulama, tokoh masyarakat, dan lain sebagainya.
"Semoga melalui kegiatan ini, kerukunan dan keharmonisan dapat terus terjaga," pungkasnya.
Dalam kegiatan yang penuh makna ini, diakhiri lewat tausyiah oleh Ketua PCNU Kabupaten Sukabumi KH. E.S Mubarok.( ADV )

Rabu, 03 September 2025

Hari Jadi Ke 43 Desa Girijaya , Wabup Sukabumi Ajak Perkuat Kepedulian Sosial Dan Layanan Masyarakat

 


Infonas.id | Sukabumi,-Wakil Bupati Sukabumi H Andreas menghadiri peringatan Hari Jadi ke-43 Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu, Rabu (3/9/2025). Momen ulang tahun desa tersebut diisi dengan menghadirkan kreasi masyarakat dan pelajar

H Andreas menyebut langkah Desa Girijaya patut diapresiasi karena memperingat hari jadi merupakan energi besar untuk menjadi lebih baik di masa datang
Dirinya juga meminta agar kegiatan bisa diselenggarakan dengan sederhana dan mengedapankan pelayanan masyarakat seperi dibidang kesehatan dan layanan adminduk
"Saya juga meminta dalam setiap kegiatan dilakukan layanan masyarakat sehingga bisa memberikan manfaat nyata ," ujarnya.
Menurutnya, layanan adminduk dan kesehatan gratis sangat membantu masyarakat dan selaras dengan visi Kabupaten Sukabumi, yakni maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarakah)
" Jadikan setiap Kegiatan dapat memberikan dampak positif nyata kepada masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.
Selain itu, Wabup menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah desa dan masyarakat untuk terus peduli lingkungan, meningkatkan kegiatan sosial, serta menjaga kepedulian antarwarga.
"Kenapa demikian, karena kepedulian sosial harus dijaga. Karena itu, Desa Girijaya harus menjadi contoh bagi wilayah lain," pungkasnya.

( ADV )

Rabu, 09 Juli 2025

Penanaman Jagung Serentak , H.Andreas " Sukabumi Berpotensi Jadi Lumbung Pangan Nasional"

 


Infonas.ID  | Sukabumi,- | Sukabumi,-Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi melaksanakan kegiatan penanaman jagung serentak kuartal III di kawasan Perhutanan Sosial Polres Sukabumi, Rabu, 9 Juli 2025. Acara tersebut dipusatkan di Kole Camp, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan yang menjadi bagian dari komitmen bersama mendorong swasembada pangan nasional.

Wakil Bupati Sukabumi H Andreas, mengatakan bahwa pemerintah daerah siap menyukseskan program swasembada pangan. Menurutnya, pentingnya menjaga tiga sumber utama kehidupan manusia yakni, air, pangan, dan energi.

"Ketahanan pangan harus menjadi gerakan bersama. Sukabumi punya lahan subur, jangan sampai dirusak. Daerah seperti Simpenan harus jadi pilot project," jelasnya. 

Wabup mendorong Dinas Pertanian dan Dinas Perdagangan agar bersinergi membangun industri turunan jagung agar hasil produksi petani memiliki nilai ekonomi tinggi.

"Jika kita bisa bangun skala industri di Kabupaten Sukabumi, maka bukan hanya ketahanan pangan yang tercapai, tetapi juga kesejahteraan petani dan pertumbuhan ekonomi daerah," ungkapnya. 

Wabup menuturkan, Kabupaten Sukabumi memiliki potensi besar menjadi salah satu lumbung pangan nasional. Karenanya, lahan dan iklim yang sangat mendukung ini kolaborasi pentahelix antara pemerintah, swasta, akademisi, dan petani menjadi kunci keberhasilan swasembada pangan di daerah. 

"Kita kolaborasi yang baik lintas sektor. Insya Allah swasembada asta cita Presiden bisa terwujud di Kabupaten Sukabumi," pungkasnya. 

Di tempat yang sama, Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, menjelaskan kegiatan penanaman jagung seluas dua hektare ini difokuskan di wilayah hutan sosial. Langkah tersebut merupakan bentuk komitmen Kepolisian dalam mendukung kebijakan nasional di sektor pangan, sejalan dengan target pemerintah memproduksi 19 juta ton jagung pada 2025.

"Jagung menjadi prioritas karena merupakan sumber utama pakan ternak dan kaya protein untuk pertumbuhan generasi muda. Kita dorong produktivitas melalui pendekatan kolaboratif lintas sektor, termasuk TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat," kata AKBP Samian.

Kapolres mengimbau masyarakat untuk mengoptimalkan lahan tidur demi mendukung target nasional.

"Kita perlukan saat ini adalah perluasan. Karena sukabumi memiliki pitensi yang cukup baik. Dimana, sektor pendukungnya sangat mumpuni. Karena itulah kabupaten sukabumi harus menjadi lumbung pangan nasional," harapnya. 

Program penanaman jagung ini juga terhubung langsung dengan kegiatan serupa secara nasional melalui video conference yang dipusatkan di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.  

Rabu, 09 April 2025

Apel lingkup dinas pendidikan , Bupati Sukabumi Beberkan Program Pusat , Provinsi Dan Kabupaten

 

Infonas.id  | Sukabumi,-Bupati Sukabumi H. Asep Japar membeberkan sejumlah program kepada para pegawai di lingkup Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi. Hal itu disampaikan saat menjadi pembina apel pagi di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Rabu, 9 April 2025. Sejumlah program yang dibeberkan tersebut dimulai dari pusat, provinsi, hingga Kabupaten Sukabumi itu sendiri.

"Terdapat sejumlah program pusat dan provinsi yang harus kita dukung, seperti Sukabumi Nyaah Ka Indung, Koperasi Desa Merah Putih," ujarnya.

Sejumlah program tersebut direncanakan akan diluncurkan dalam waktu dekat. Baik itu Sukabumi Nyaah Ka Indung maupun Koperasi Desa Merah Putih.

"Kalau Sukabumi Nyaah Ka Indung direncanakan akan diluncurkan di Cianjur," ucapnya.

Tak hanya itu saja, H. Asep pun mengajak semua pihak untuk mendukung dan memanfaatkan sejumlah program. Termasuk penghapusan pajak dan BBN kendaraan.

"Pemerintah provinsi memberikan keringanan pajak bagi warga Jabar. Jadi mari semuanya memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membayar pajak atau memutasikan kendaraan yang masih plat luar daerah," ungkapnya.

Dari itu semua, hal yang tak kalah penting ialah menjaga kekompakan ASN. Terutama dalam membangun Kabupaten Sukabumi yang lebih baik.

"Pilkada sudah selesai. Mari saatnya bersama sama membangun Kabupaten Sukabumi. Sekarang kita harus bersama sama membangun Sukabumi yang mubarakah (Maju, Unggul, Berbudaya,dan Berkah)" pungkasnya.

( ADV )

 


Sabtu, 05 April 2025

Bupati Sukabumi Terima Kunjungan Sekertaris Kemenkop , Bahas Koperasi Desa Merah Putih

 

Infonas.id  |  Sukabumi,-Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, menerima kunjungan Sekretaris Kementerian Koperasi Republik Indonesia, Ahmad Zabadi, ke Pendopo, Sabtu 5 April 2025. Kunjungan tersebut dalam rangka membahas Koperasi Desa Merah Putih yang digagas Presiden H. Prabowo Subianto.

Dalam sambutannya, Ahmad Zabadi mengatakan, terdapat beberapa hal yang mendasari pembentukan Koperasi Desa Merah Putih ini. Terutama untuk memutus rantai kemiskinan dan mewujudkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa.

"Koperasi Desa Merah Putih ini untuk pemerataan kesejahteraan masyarakat desa," ujarnya.

Apalagi, koperasi ini akan menitikberatkan terhadap kebutuhan masyarakat desa. Sehingga salah satu fokus usaha di bidang koperasi ialah sembako dan lainnya yang sangat dibutuhkan masyarakat.

"Koperasi ini akan menjadi solusi terbaik baik masyarakat desa. Baik dalam pemenuhan kebutuhan maupun pengembangan potensi lokal desa," ucapnya.

Maka dari itu, dalam koperasi ini dikhususkan untuk masyarakat desa setempat. Sehingga, tidak bisa diikuti warga yang lintas desa.

"Jadi pendekatannya per desa. Sehingga, warga yang berusia dewasa bisa bergabung menjagi anggota koperasi," ungkapnya.

Dalam pembentukan koperasi ini, terdapat beberapa metoda yang bisa dilakukan. Hal itu seperti pembentukan baru bagi desa yang tidak memiliki koperasi hingga revitalisasi koperasi yang tidak jalan.

"Kalau yang sudah jalan koperasi desanya, bisa mengubah nama dan anggaran dasar," terangnya.

Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih ini, ditargetkan bisa terbentuk sampai akhir Juni 2025. Hal itu dengan target puluhan ribu koperasi yang terbentuk di seluruh Indonesia.

"Pak presiden rencananya akan meluncurkan Koperasi Desa Merah Putih ini pada Juli mendatang.Sehingga, akhir Juni ditargetkan pembentukannya selesai," bebernya.

Berkaitan hal tersebut, dirinya mengajak Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk turut andil. Bahkan bila perlu menjadi role model dalam pembentukan Koperasi Desa Merah Putih ini.

"Banyak hal yang selalu membuat Sukabumi sebagi role model. Seperti makan bergizi gratis di Warungkiara, PLUT di Cikembang, dan semoga saja Koperasi Desa Merah Putih pun menjadi role model," bebernya.

Apalagi, Bupati Sukabumi hari ini merupakan orang yang telah lama berkecimpung di dunia koperasi. Mengingat, dulunya merupakan mantan kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Sukabumi.

"Pak bupati sangat mengetahui tentang koperasi. Sehingga pasti memperhatikan hal semacam ini," ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengatakan, terdapat 381 desa dan 5 kelurahan di daerahnya. Jumlah tersebut dapat menjadi potensi luar biasa untuk dikembangkan Bersama koperasi.

"Makanya dalam momen ini, kami kumpulkan sejumlah kepala perangkat daerah terkait agar mereka semua memahami Koperasi Desa Merah Putih," terangnya.

Apalagi, Kabupaten Sukabumi ingin ikut andil dalam momen besar ini.

"Kita akan berkumpul dengan seluruh kepala desa. Semoga saja dalam waktu dekat bisa terbentuk Koperasi Desa Merah Putih," pungkasnya.


Kamis, 06 Maret 2025

Paripurna DPRD , Bupati Sukabumi Sampaikan Penting nya Produk Hukum Daerah Sebagai Instrumen Kebijakan


 

Infonas.Id  | Sukabumi,-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Keputusan DPRD terhadap Hasil Penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Produk Hukum Daerah serta penyampaian laporan reses pertama tahun 2025. Rapar berlangsung di ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi, Kamis (6/3/2025).

Rapat tersebut dihadiri oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Sekretaris Daerah, jajaran Forkopimda, Forkopimcam, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menyampaikan pentingnya produk hukum daerah sebagai instrumen kebijakan dalam penyelenggaraan pemerintahan. Ia menegaskan bahwa produk hukum daerah harus dibentuk berdasarkan kaidah pembentukan peraturan perundang-undangan agar dapat diberlakukan secara efektif di masyarakat serta memberikan kepastian hukum.

"Produk hukum daerah dalam pembentukannya harus berpedoman kepada ketentuan, metode, dan standar yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," ujar Asep Japar dalam rapat tersebut.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa Raperda ini disusun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan kualitas produk hukum daerah yang baik serta dilaksanakan dengan metode yang pasti, baku, dan terstandarisasi.

"Oleh karenanya, agar proses produk hukum ini berjalan secara tertib, terencana, terpadu, dan terkoordinasi, maka dipandang perlu adanya peraturan daerah tentang produk hukum daerah demi mewujudkan regulasi yang baik dan ideal," tambahnya.

Bupati berharap agar produk hukum daerah ini dapat menjadi panduan teknis bagi pihak-pihak yang ingin membentuk peraturan atau norma yuridis yang berhubungan dengan kepentingan sektoral, unit kerja, kerja sama, atau bidang lain yang selaras dengan program pembangunan di Kabupaten Sukabumi.

"Semoga Raperda ini menjadi dasar hukum dalam penyusunan dan pembentukan produk hukum daerah yang memberikan kepastian hukum sesuai dengan kewenangan, kebutuhan, kemampuan, dan potensi daerah. Dengan demikian, strategi pembangunan di Kabupaten Sukabumi ke depan dapat terwujud dengan lebih baik," tutupnya.

 

( Adv )

 

Sabtu, 08 Juni 2024

Bupati “ Pemkab Sukabumi Berkomitmen Kuat Mendukung Suksesnya Pelaksanaan Pilkada 2024

 


INFONAS.ID | Sukabumi.-Bupati Sukabumi H Marwan Hamami menghadiri gelaran peluncuran Tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi Tahun 2024. Jingle dan maskot pun turut diluncurkan malam ini di Grand Inna Samudera Beach Hotel (GISBH) Palabuhanratu, Kecamatan Cikakak, Sabtu, 8 Juni 2024.

Peluncuran tahapan Pilkada 2024 ini dikemas dalam bentuk panggung hiburan dengan menampilkan berbagai tari-tarian tradisonal hingga musik dari band lokal.
Bupati Sukabumi H Marwan Hamami mengatakan, Indonesia sebagai negara demokrasi memberikan kebebasan memilih bagi rakyatnya meski kerap timbul suatu perbedaan pilihan dan pendapat tetapi itulah menjadi sebuah risiko yang terjadi.
Dengan hal tersebut ia meminta kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) agar dapat menyosialisasikan kepada seluruh masyarakat supaya pelaksanaan Pilkada Kabupaten Sukabumi berjalan dengan aman dan damai serta mencermari supaya pemilihan kepala daerah ini terlaksana secara real (nyata).
"PPK dan PPS mesti menyosialisasikan kepada masyarakat untuk menjaga kondusifitas pada saat keberlangsungan Pilkada,"ujarnya.
Bupati menyatakan, bahwa Pemkab Sukabumi berkomitmen kuat untuk terus mendukung suksesi pelaksanaan Pilkada tahun 2024 yang diselenggarakan pada tanggal 27 November 2024 mendatang.
"Saya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam proses Pilkada nanti. Mari kita jadikan momentum ini sebagai kesempatan untuk menyuarakan aspirasi kita demi masa depan Kabupaten Sukabumi yang lebih cerah," singkatnya.
Sebelumnya Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi, Kasmin Belle menjelaskan tugas panitia penyelenggara Pilkada tidak menyampaikan tugas kepemiluan semata melainkan bagaimana keberhasilan masyarakat untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).
"Tugas kita bukan menyampaikan tugas kepemiluan, tetapi bagaimana menyosialisasikan kepada masyarakat agar datang ke TPS," imbuhnya.
Oleh karena itu, Kasmin mengajak semua panitia penyelenggara untuk mempersiapkan diri serta mental dalam menghadapi situasi yang terjadi di lapangan. Sebab suksesi Pemilu tidak terlepas dari situasi perbedaan pilihan.
"Mari belajar dalam situasi perbedaan demi Kabupaten Sukabumi yang kita cintai ini. Kami siap melaksanakan Pilkada tahun 2024 dengan langsung, umum, bebas, rahasia (Luber) dan jujur dan adil (Jurdil)," tandasnya.
Turut hadir dalam peluncuran tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi Tahun 2024, KPU Provinsi Jawa Barat, Deputi Bidang Administrasi Setjen KPU, Forkopimda, Forkopimcam, PPK dan PPS se-Kabupaten Sukabumi, Ketua Partai Politik serta tamu undangan lainnya.
( ADV )
© Copyright 2021 INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita | All Right Reserved