-->

Sabtu, 03 Oktober 2026

Pemkab Sukabumi Proaktif Tangani Dampak Cuaca Ekstrem, Wabup Andreas Turun Langsung ke Cicurug

 

Infonas.Id  | Sukabumi,-Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas turun ke lapangan untuk memantau wilayah yang terdampak bencana akibat cuaca ekstrem di Kecamatan Cicurug, Sabtu (3/10/2026).

Turut mendampingi dalam kesempatan tersebut, Camat Cicurug, Perwakilan BPBD, Dinas Sosial dan Dinas Perkim
Seperti diketahui Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Sukabumi berdampak pada kerusakan sejumlah infrastruktur dan tumbangnya pepohonan
Karenanya Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan terhadap titik-titik rawan. Masyarakat pun diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika hujan deras berlangsung dalam waktu cukup lama.
Dalam kesempatan itu Monitoring dipusatkan di SMPN 2 Cicurug Desa Purwasari, Dari lokasi tersebut, Wakil Bupati melihat langsung kondisi wilayah terdampak sekaligus menerima laporan mengenai situasi terkini dari unsur kewilayahan dan perangkat daerah terkait.
Pemerintah daerah memastikan penanganan bencana berjalan cepat dan terkoordinasi, terutama dalam menyikapi dampak cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan gangguan terhadap aktivitas masyarakat.
Wabup juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh unsur di lapangan. Informasi mengenai perkembangan kondisi wilayah harus terus diperbarui agar langkah penanganan dapat dilakukan secara tepat dan cepat.
Bagi pemerintah daerah, penanganan bencana bukan sekadar soal bergerak ketika musibah terjadi. Yang tak kalah penting adalah memastikan informasi bergerak cepat, koordinasi berjalan dan masyarakat mendapatkan perlindungan sebagaimana mestinya. ( ADV )

Kamis, 15 Januari 2026

Lailatul Ijtima, " Momentum Introspeksi dan Kolaborasi Pembangunan Sukabumi"

 

Infonas.Id | Sukabumi,-Bupati Sukabumi H. Asep Japar berkumpul bersama Forkopimda, ulama, hingga masyarakat di Pendopo Sukabumi, Kamis malam, 15 Januari 2026. Kegiatan dalam rangka silaturahmi tersebut, dikemas dengan istilah Lailatul Ijtima.

Kegiatan untuk berbagi ilmu, berdzikir, hingga doa bersama ini, dihadiri pula para pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Sukabumi.
"Lailatul Ijtima ini bukan sekadar rutinitas, namun momentum penting untuk intropeksi diri dan memperkuat ikatan kebersamaan di antara kita," ujar Bupati Sukabumi H. Asep Japar.
Bahkan melalui Lailatul Ijtima ini, dapat memperkokoh ukhuwah islamiyah. Terutama demi terciptanya kolaborasi dan sinergi dalam mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang mubarakah.
"Ukhuwah islamiyah ini merupakan fondasi moral yang kokoh bagi terciptanya masyarakat yang harmonis dan solid. Terutama di tengah dinamika kehidupan sosial saat ini,kita dituntut untuk menjaga persatuan," ucapnya.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Sukabumi tidak bisa melaksanakan pembangunan secara parsial. Sebab, diperlukan kolaborasi dan sinergi yang erat antara ulama, umaro, dan seluruh elemen masyarakat.
"Semua ini diperlukan untuk memastikan program pembangunan berjalan optimal dan berorientasi pada kepentingan publik," ungkapnya.
Berkaca dari hal tersebut, bupati mengajak semua pihak untuk memperkuat komitmen dan menjaga kerukunan umat beragama. Selain itu, dapat meningkatkan koordinasi antara pemerintah, tokoh agama, hingga masyarakat dalam menjalankan program keagamaan dan sosial.
"Mari kita jadikan nilai religius sebagai landasan dalam setiap kebijakan dan aktivitas pembangunan. Selain itu,mari manfaatkan malam Lailatul Ijtima ini sebagai ajang bertafakur, bersyukur, dan menyatukan langkah demi terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang mubarakah," ajaknya.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Sukabumi H. Andi Rahman menambahkan, kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk bertukar pikiran hingga menyelaraskan visi misi Kabupaten Sukabumi yang mubarakah. Apalagi dengan kehadiran forkopimda, tokoh ulama, tokoh masyarakat, dan lain sebagainya.
"Semoga melalui kegiatan ini, kerukunan dan keharmonisan dapat terus terjaga," pungkasnya.
Dalam kegiatan yang penuh makna ini, diakhiri lewat tausyiah oleh Ketua PCNU Kabupaten Sukabumi KH. E.S Mubarok.( ADV )

Rabu, 03 September 2025

Hari Jadi Ke 43 Desa Girijaya , Wabup Sukabumi Ajak Perkuat Kepedulian Sosial Dan Layanan Masyarakat

 


Infonas.id | Sukabumi,-Wakil Bupati Sukabumi H Andreas menghadiri peringatan Hari Jadi ke-43 Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu, Rabu (3/9/2025). Momen ulang tahun desa tersebut diisi dengan menghadirkan kreasi masyarakat dan pelajar

H Andreas menyebut langkah Desa Girijaya patut diapresiasi karena memperingat hari jadi merupakan energi besar untuk menjadi lebih baik di masa datang
Dirinya juga meminta agar kegiatan bisa diselenggarakan dengan sederhana dan mengedapankan pelayanan masyarakat seperi dibidang kesehatan dan layanan adminduk
"Saya juga meminta dalam setiap kegiatan dilakukan layanan masyarakat sehingga bisa memberikan manfaat nyata ," ujarnya.
Menurutnya, layanan adminduk dan kesehatan gratis sangat membantu masyarakat dan selaras dengan visi Kabupaten Sukabumi, yakni maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarakah)
" Jadikan setiap Kegiatan dapat memberikan dampak positif nyata kepada masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.
Selain itu, Wabup menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah desa dan masyarakat untuk terus peduli lingkungan, meningkatkan kegiatan sosial, serta menjaga kepedulian antarwarga.
"Kenapa demikian, karena kepedulian sosial harus dijaga. Karena itu, Desa Girijaya harus menjadi contoh bagi wilayah lain," pungkasnya.

( ADV )

Rabu, 09 Juli 2025

Penanaman Jagung Serentak , H.Andreas " Sukabumi Berpotensi Jadi Lumbung Pangan Nasional"

 


Infonas.ID  | Sukabumi,- | Sukabumi,-Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi melaksanakan kegiatan penanaman jagung serentak kuartal III di kawasan Perhutanan Sosial Polres Sukabumi, Rabu, 9 Juli 2025. Acara tersebut dipusatkan di Kole Camp, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan yang menjadi bagian dari komitmen bersama mendorong swasembada pangan nasional.

Wakil Bupati Sukabumi H Andreas, mengatakan bahwa pemerintah daerah siap menyukseskan program swasembada pangan. Menurutnya, pentingnya menjaga tiga sumber utama kehidupan manusia yakni, air, pangan, dan energi.

"Ketahanan pangan harus menjadi gerakan bersama. Sukabumi punya lahan subur, jangan sampai dirusak. Daerah seperti Simpenan harus jadi pilot project," jelasnya. 

Wabup mendorong Dinas Pertanian dan Dinas Perdagangan agar bersinergi membangun industri turunan jagung agar hasil produksi petani memiliki nilai ekonomi tinggi.

"Jika kita bisa bangun skala industri di Kabupaten Sukabumi, maka bukan hanya ketahanan pangan yang tercapai, tetapi juga kesejahteraan petani dan pertumbuhan ekonomi daerah," ungkapnya. 

Wabup menuturkan, Kabupaten Sukabumi memiliki potensi besar menjadi salah satu lumbung pangan nasional. Karenanya, lahan dan iklim yang sangat mendukung ini kolaborasi pentahelix antara pemerintah, swasta, akademisi, dan petani menjadi kunci keberhasilan swasembada pangan di daerah. 

"Kita kolaborasi yang baik lintas sektor. Insya Allah swasembada asta cita Presiden bisa terwujud di Kabupaten Sukabumi," pungkasnya. 

Di tempat yang sama, Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, menjelaskan kegiatan penanaman jagung seluas dua hektare ini difokuskan di wilayah hutan sosial. Langkah tersebut merupakan bentuk komitmen Kepolisian dalam mendukung kebijakan nasional di sektor pangan, sejalan dengan target pemerintah memproduksi 19 juta ton jagung pada 2025.

"Jagung menjadi prioritas karena merupakan sumber utama pakan ternak dan kaya protein untuk pertumbuhan generasi muda. Kita dorong produktivitas melalui pendekatan kolaboratif lintas sektor, termasuk TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat," kata AKBP Samian.

Kapolres mengimbau masyarakat untuk mengoptimalkan lahan tidur demi mendukung target nasional.

"Kita perlukan saat ini adalah perluasan. Karena sukabumi memiliki pitensi yang cukup baik. Dimana, sektor pendukungnya sangat mumpuni. Karena itulah kabupaten sukabumi harus menjadi lumbung pangan nasional," harapnya. 

Program penanaman jagung ini juga terhubung langsung dengan kegiatan serupa secara nasional melalui video conference yang dipusatkan di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.  

Rabu, 09 April 2025

Apel lingkup dinas pendidikan , Bupati Sukabumi Beberkan Program Pusat , Provinsi Dan Kabupaten

 

Infonas.id  | Sukabumi,-Bupati Sukabumi H. Asep Japar membeberkan sejumlah program kepada para pegawai di lingkup Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi. Hal itu disampaikan saat menjadi pembina apel pagi di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Rabu, 9 April 2025. Sejumlah program yang dibeberkan tersebut dimulai dari pusat, provinsi, hingga Kabupaten Sukabumi itu sendiri.

"Terdapat sejumlah program pusat dan provinsi yang harus kita dukung, seperti Sukabumi Nyaah Ka Indung, Koperasi Desa Merah Putih," ujarnya.

Sejumlah program tersebut direncanakan akan diluncurkan dalam waktu dekat. Baik itu Sukabumi Nyaah Ka Indung maupun Koperasi Desa Merah Putih.

"Kalau Sukabumi Nyaah Ka Indung direncanakan akan diluncurkan di Cianjur," ucapnya.

Tak hanya itu saja, H. Asep pun mengajak semua pihak untuk mendukung dan memanfaatkan sejumlah program. Termasuk penghapusan pajak dan BBN kendaraan.

"Pemerintah provinsi memberikan keringanan pajak bagi warga Jabar. Jadi mari semuanya memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membayar pajak atau memutasikan kendaraan yang masih plat luar daerah," ungkapnya.

Dari itu semua, hal yang tak kalah penting ialah menjaga kekompakan ASN. Terutama dalam membangun Kabupaten Sukabumi yang lebih baik.

"Pilkada sudah selesai. Mari saatnya bersama sama membangun Kabupaten Sukabumi. Sekarang kita harus bersama sama membangun Sukabumi yang mubarakah (Maju, Unggul, Berbudaya,dan Berkah)" pungkasnya.

( ADV )

 


Sabtu, 05 April 2025

Bupati Sukabumi Terima Kunjungan Sekertaris Kemenkop , Bahas Koperasi Desa Merah Putih

 

Infonas.id  |  Sukabumi,-Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, menerima kunjungan Sekretaris Kementerian Koperasi Republik Indonesia, Ahmad Zabadi, ke Pendopo, Sabtu 5 April 2025. Kunjungan tersebut dalam rangka membahas Koperasi Desa Merah Putih yang digagas Presiden H. Prabowo Subianto.

Dalam sambutannya, Ahmad Zabadi mengatakan, terdapat beberapa hal yang mendasari pembentukan Koperasi Desa Merah Putih ini. Terutama untuk memutus rantai kemiskinan dan mewujudkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa.

"Koperasi Desa Merah Putih ini untuk pemerataan kesejahteraan masyarakat desa," ujarnya.

Apalagi, koperasi ini akan menitikberatkan terhadap kebutuhan masyarakat desa. Sehingga salah satu fokus usaha di bidang koperasi ialah sembako dan lainnya yang sangat dibutuhkan masyarakat.

"Koperasi ini akan menjadi solusi terbaik baik masyarakat desa. Baik dalam pemenuhan kebutuhan maupun pengembangan potensi lokal desa," ucapnya.

Maka dari itu, dalam koperasi ini dikhususkan untuk masyarakat desa setempat. Sehingga, tidak bisa diikuti warga yang lintas desa.

"Jadi pendekatannya per desa. Sehingga, warga yang berusia dewasa bisa bergabung menjagi anggota koperasi," ungkapnya.

Dalam pembentukan koperasi ini, terdapat beberapa metoda yang bisa dilakukan. Hal itu seperti pembentukan baru bagi desa yang tidak memiliki koperasi hingga revitalisasi koperasi yang tidak jalan.

"Kalau yang sudah jalan koperasi desanya, bisa mengubah nama dan anggaran dasar," terangnya.

Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih ini, ditargetkan bisa terbentuk sampai akhir Juni 2025. Hal itu dengan target puluhan ribu koperasi yang terbentuk di seluruh Indonesia.

"Pak presiden rencananya akan meluncurkan Koperasi Desa Merah Putih ini pada Juli mendatang.Sehingga, akhir Juni ditargetkan pembentukannya selesai," bebernya.

Berkaitan hal tersebut, dirinya mengajak Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk turut andil. Bahkan bila perlu menjadi role model dalam pembentukan Koperasi Desa Merah Putih ini.

"Banyak hal yang selalu membuat Sukabumi sebagi role model. Seperti makan bergizi gratis di Warungkiara, PLUT di Cikembang, dan semoga saja Koperasi Desa Merah Putih pun menjadi role model," bebernya.

Apalagi, Bupati Sukabumi hari ini merupakan orang yang telah lama berkecimpung di dunia koperasi. Mengingat, dulunya merupakan mantan kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Sukabumi.

"Pak bupati sangat mengetahui tentang koperasi. Sehingga pasti memperhatikan hal semacam ini," ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengatakan, terdapat 381 desa dan 5 kelurahan di daerahnya. Jumlah tersebut dapat menjadi potensi luar biasa untuk dikembangkan Bersama koperasi.

"Makanya dalam momen ini, kami kumpulkan sejumlah kepala perangkat daerah terkait agar mereka semua memahami Koperasi Desa Merah Putih," terangnya.

Apalagi, Kabupaten Sukabumi ingin ikut andil dalam momen besar ini.

"Kita akan berkumpul dengan seluruh kepala desa. Semoga saja dalam waktu dekat bisa terbentuk Koperasi Desa Merah Putih," pungkasnya.


Kamis, 06 Maret 2025

Paripurna DPRD , Bupati Sukabumi Sampaikan Penting nya Produk Hukum Daerah Sebagai Instrumen Kebijakan


 

Infonas.Id  | Sukabumi,-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Keputusan DPRD terhadap Hasil Penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Produk Hukum Daerah serta penyampaian laporan reses pertama tahun 2025. Rapar berlangsung di ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi, Kamis (6/3/2025).

Rapat tersebut dihadiri oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Sekretaris Daerah, jajaran Forkopimda, Forkopimcam, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menyampaikan pentingnya produk hukum daerah sebagai instrumen kebijakan dalam penyelenggaraan pemerintahan. Ia menegaskan bahwa produk hukum daerah harus dibentuk berdasarkan kaidah pembentukan peraturan perundang-undangan agar dapat diberlakukan secara efektif di masyarakat serta memberikan kepastian hukum.

"Produk hukum daerah dalam pembentukannya harus berpedoman kepada ketentuan, metode, dan standar yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," ujar Asep Japar dalam rapat tersebut.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa Raperda ini disusun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan kualitas produk hukum daerah yang baik serta dilaksanakan dengan metode yang pasti, baku, dan terstandarisasi.

"Oleh karenanya, agar proses produk hukum ini berjalan secara tertib, terencana, terpadu, dan terkoordinasi, maka dipandang perlu adanya peraturan daerah tentang produk hukum daerah demi mewujudkan regulasi yang baik dan ideal," tambahnya.

Bupati berharap agar produk hukum daerah ini dapat menjadi panduan teknis bagi pihak-pihak yang ingin membentuk peraturan atau norma yuridis yang berhubungan dengan kepentingan sektoral, unit kerja, kerja sama, atau bidang lain yang selaras dengan program pembangunan di Kabupaten Sukabumi.

"Semoga Raperda ini menjadi dasar hukum dalam penyusunan dan pembentukan produk hukum daerah yang memberikan kepastian hukum sesuai dengan kewenangan, kebutuhan, kemampuan, dan potensi daerah. Dengan demikian, strategi pembangunan di Kabupaten Sukabumi ke depan dapat terwujud dengan lebih baik," tutupnya.

 

( Adv )

 

Sabtu, 08 Juni 2024

Bupati “ Pemkab Sukabumi Berkomitmen Kuat Mendukung Suksesnya Pelaksanaan Pilkada 2024

 


INFONAS.ID | Sukabumi.-Bupati Sukabumi H Marwan Hamami menghadiri gelaran peluncuran Tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi Tahun 2024. Jingle dan maskot pun turut diluncurkan malam ini di Grand Inna Samudera Beach Hotel (GISBH) Palabuhanratu, Kecamatan Cikakak, Sabtu, 8 Juni 2024.

Peluncuran tahapan Pilkada 2024 ini dikemas dalam bentuk panggung hiburan dengan menampilkan berbagai tari-tarian tradisonal hingga musik dari band lokal.
Bupati Sukabumi H Marwan Hamami mengatakan, Indonesia sebagai negara demokrasi memberikan kebebasan memilih bagi rakyatnya meski kerap timbul suatu perbedaan pilihan dan pendapat tetapi itulah menjadi sebuah risiko yang terjadi.
Dengan hal tersebut ia meminta kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) agar dapat menyosialisasikan kepada seluruh masyarakat supaya pelaksanaan Pilkada Kabupaten Sukabumi berjalan dengan aman dan damai serta mencermari supaya pemilihan kepala daerah ini terlaksana secara real (nyata).
"PPK dan PPS mesti menyosialisasikan kepada masyarakat untuk menjaga kondusifitas pada saat keberlangsungan Pilkada,"ujarnya.
Bupati menyatakan, bahwa Pemkab Sukabumi berkomitmen kuat untuk terus mendukung suksesi pelaksanaan Pilkada tahun 2024 yang diselenggarakan pada tanggal 27 November 2024 mendatang.
"Saya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam proses Pilkada nanti. Mari kita jadikan momentum ini sebagai kesempatan untuk menyuarakan aspirasi kita demi masa depan Kabupaten Sukabumi yang lebih cerah," singkatnya.
Sebelumnya Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi, Kasmin Belle menjelaskan tugas panitia penyelenggara Pilkada tidak menyampaikan tugas kepemiluan semata melainkan bagaimana keberhasilan masyarakat untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).
"Tugas kita bukan menyampaikan tugas kepemiluan, tetapi bagaimana menyosialisasikan kepada masyarakat agar datang ke TPS," imbuhnya.
Oleh karena itu, Kasmin mengajak semua panitia penyelenggara untuk mempersiapkan diri serta mental dalam menghadapi situasi yang terjadi di lapangan. Sebab suksesi Pemilu tidak terlepas dari situasi perbedaan pilihan.
"Mari belajar dalam situasi perbedaan demi Kabupaten Sukabumi yang kita cintai ini. Kami siap melaksanakan Pilkada tahun 2024 dengan langsung, umum, bebas, rahasia (Luber) dan jujur dan adil (Jurdil)," tandasnya.
Turut hadir dalam peluncuran tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi Tahun 2024, KPU Provinsi Jawa Barat, Deputi Bidang Administrasi Setjen KPU, Forkopimda, Forkopimcam, PPK dan PPS se-Kabupaten Sukabumi, Ketua Partai Politik serta tamu undangan lainnya.
( ADV )

Minggu, 02 Juni 2024

Kepala Desa Cikurutug Cierunghas Raih Penghargaan NLP Pada Paralegal Justice Award

 


INFONAS.ID | Sukabumi,-Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Kemenkum HAM RI memberikan penghargaan (Paralegal Justice Award) kepada kepala desa atau lurah yang telah berhasil menciptakan lingkungan desanya yang tertib hukum, aman, dan masyarakatnya sadar hukum.

Dalam kesempatan itu, Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Toha Wildan Athoilah Mewakili Bupati Menghadiri acara tersebut yang dikemas Sebagai Malam Anugerah Paralegal Justice Award Tahun 2024 Yang diselenggarakan Oleh BPHN Kementerian Hukum dan HAM RI Pada Sabtu Malam (1/6) di Hotel Bidakara Jakarta.
Penghargaan bertajuk Non-Litigation Peacemaker (NLP) yang diberikan kepada kepala desa atau lurah yang mengikuti dan dinyatakan lulus dalam Paralegal Academy, jumlah peserta tahun ini mencapai 300 orang.
Perwakilan dari kabupaten sukabumi dalam acara tersebut adalah Kepala Desa Cikurutug Kecamatan Cireunghas adalah Muhammad Ripai
Ditemui Usai kegiatan Plh. Sekda mengaku bersyukur dari kab. sukabumi masuk paralegal justice award mendapat NLP, berkaitan hal itu dirinya menyebut kepala desa sebagai aktor juru damai, sehingga diharapkan bisa menyelesaikan permasalahan di daerahnya masing masing.
"Alhamdulillah sukabumi bisa mendapat NLP, dengan paralegal ini mudah mudahan kedepan kita dorong yang lainnya, kepala desa sebagai aktor di daerah yang berhubungan langsung dengan masyarakat bagaimana kemudian menjadi juru damai sehingga dapat menyelesaikan permasalahandengan musyawarah mufakat itu yang akan kita dorong" ungkapnya
Turut mendampingi Plh Sekda antara lain Kabag Hukum Setda Kab. Sukabumi serta jajaran.

( Adv )

Sabtu, 01 Juni 2024

Panen Jamur Merang Semi Di Nyalindung , Wabup “ Kinerja Positif Yang Patut Dicontoh “

 


INFONAS.ID  | Sukabumi,-Wakil Bupati Sukabumi H.Iyos Somantri memanen jamur merang semi di Kampung Cikuda, Desa Bojongkalong, Kecamatan Nyalindung, Jumat, 31 Mei 2024. Panen perdana yang dilakukan H. Iyos ini, merupakan jamur yang ditanam oleh Keluarga Besar Forum Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (KB FKPPI) Kabupaten Sukabumi.

Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat lima kumbung jamur yang dikelola unit usaha Swa Dharma Eka Kerta (Swadek) KB FKPPI Kabupaten Sukabumi. Jumlah tersebut tersebar di beberapa rayon,salah satunya di Nyalindung.
Dalam kesempatan tersebut, H. Iyos mengapresiasi kegiatan yang dilakukan FKPPI Kabupaten Sukabumi. Kegiatan semacam ini perlua perhatian semuanya.
"Ini sebuah hal positif dari kita untuk kepentingan anggota, keluarga, dan masyarakat," ujarnya.
Maka dari itu, H. Iyos mendorong organisasi tersebut untuk mengembangkan potensi. Termasuk jamur yang saat ini sedang dikembangkan.
"Kembangkan lagi untuk lebih luas. Kinerja organisasi kemasyarakatan ini dapat memberikan contoh yang sangat baik," ucapnya.
Sementara itu, Ketua KB FKPPI Kabupaten Sukabumi Heri Mulyana mengatakan, organisasi yang dipimpinnya saat ini lebih mengedepankan pemberdayaan SDM dan perekonomian. Hal itu demi menyejahterakam anggota dan meluas hingga ke masyarakat.
"Kami ingin menimbulkan kemandirian lewat berbagai hal positif," ungkapnya.
Maka dari itu, unit usaha yang dilakukannya diberi nama Swa Dharma Eka Kerta. Hal itu sebagai bentuk motivasi juang FKPPI terkait mandiri dalam tekad untuk membangun bangsa dan negara.
"Hal ini juga yang kami lakukan dalam motivasi usaha. Semoga usaha kami bisa terus berkembang hingga ke 47 kecamatan. Termasuk di bidang perikanan, peternakan, hingga UMKM," pungkasnya

( Adv )

Jumat, 10 Mei 2024

Penutupan KKN- PPM Universitas Linggabuana PGRI Sukabumi, Wabup" Sangat Membantu Masyarakat"

 


INFONAS.ID | Sukabumi,-Wakil Bupati Sukabumi H.Iyos Somantri menutup kegiatan Kuliah Kerja Nyata - Pembelajaran Pemberdayan Masyarakat (KKN- PPM) tahun 2024 , Universitas Linggabuana PGRI Sukabumi. Penutupan berlangsung di Halaman Mesjid Jami Al Manshuriyyah Desa Bencoy Kecamatan Cireunghas

Kabupaten Sukabumi. Jumat,10 Mei 2024.
Dalam kesempatan itu Wakil Bupati menyampaikan Apresiasi kegiatan KKN Universitas Linggabuana PGRI di Kecamatan Cireunghas. Menurutnya hal itu sangat membantu masyarakat khususnya dibidang pendidikan
" Selama pelaksanaan KKN, para mahasiswa tentunya telah banyak mendapatkan pengalaman baru di masyarakat. Dengan mempraktekkan ilmu dan keterampilan yang sudah di peroleh di perguruan tinggi tentunya akan diaplikasikan di lokasi pelaksanaan kegiatan KKN-PPM dengan menyesuaikan situasi dan kondisi di lapangan" ungkapnya
Masih dikatakan wabup KKN-PPM) yang mengusung tema Mengembangkan peran Universitas Linggabuana PGRI Sukabumi melalui pemberdayaan masyarakat dalam mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGS)”. merupakan suatu rencana aksi global yang disepakati oleh para pemimpin dunia, termasuk Indonesia, guna mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan dan melindungi lingkungan
“Saya berharap kegiatan KKN ini bagi mahasiswanya dapat mengasah softskill, kemitraan, kerjasama tim, dan leadership dalam mengelola berbagai program pembangunan di wilayah perdesaan,” jelasnya
Sebelumnya ketua Panitia kegiatan, Farid Firdaus
Menerangkan bahwa Pelaksanaan KKN berlangsung selama 3 Minggu , kegiatan ini dilaksanakan di Kec Cireunghas yang terdiri dari lima desa yaitu Desa Cipurut,Cireunghas, Bencoy, Cikurutug dan Tegalpanjang.
" Jumlah Peserta KKN 287 Mahasiswa dan dibimbing oleh 35 Dosen Lapangan. Sementara untuk acara Penutupan di Desa Bencoy dilaksnakan juga kegjatan Khitanan Massal dan Cek Kesehatan bagi Warga desa" paparnya
Sementara itu Wakil Rektor Linggabuana Asep Deni mengatakan ada hal hal yang perlu diketahui oleh warga masyarakat berkaitan dengan KKN PPM oleh Universitas Linggabuana 3 hal yang menjadi perhatian yaitu Proses Pembelajaran , melakukan Kerja Nyata, serta Melakukan Pemberdayaaan
" Tiga hal tersebut yang dilakukan selama 3 minggu oleh peserta KKN , kemudian pelaksanaan KKN ini merupakan bentuk Pengabdian kepada masyarakat dan Pemberdayaan dibidang Pendidikan, Kesehatan, sosial, Ekonomi dan UMKM" terangnya
Hal penting lainya adalah Masukan dari Para Mahasiswa KKN Universitas Linggabuana khususnya di desa bencoy yaitu masalah Sanitasi Air bersih, UMKM, serta pengentasan Stunting
Diakhir acara Wabub menyerahkan Plakat dari Universitas Linggabuana Kepada Perwakilan Kecamatan Cireunghas dan Kades Bencoy.

( AdV )

Kamis, 04 April 2024

Bazar Ramadhan , Bupati Sukabumi " Berdampak Besar Menekan Inflasi Daerah"

 


INFONAS.ID   | Sukabumi,-Bupati Sukabumi H Marwan Hamami membuka Bazar Ramadan 1445 Hijriah di gedung Centra IKM Ketan Jampang Surade, Kecamatan Surade, Kamis, 4 April 2024. Kegiatan yang diinisiasi oleh Disdagin Kabupaten Sukabumi itu dalam rangka peningkatan pemasaran produk dalam negeri.

Bazar Ramadan digelar untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan, mulai dari sembako hingga produk industri UMKM.
Bupati Sukabumi mengatakan, Bazar Ramadan sangat berdampak besar terhadap penekanan laju inflasi daerah, juga dapat memberikan tren positif perputaran ekonomi.
"Kami sangat bersyukur dengan pelaksanaan Bazar Ramadan di Kecamatan Surade, sebab akan menekan laju inflasi menjelang Hari Raya Idul Fitri," ujarnya.
Bupati menyatakan, menjelang lebaran, biasanya permintaan terhadap kebutuhan pokok naik. Tingginya permintaan akan sangat berkorelasi terhadap kenaikan harga. Oleh sebab itu, bazar ini menjadi alternatif berbelanja masyarakat dengan mendapatkan harga yang terjangkau.
"Inflasi yang terjadi di bulan ramadan ini yakni ayam, telur, minyak, daging sapi dan beberapa bahan lainnya. Oleh sebab itu, instansi terkait agar terus melakukan langkah antisipasi terjadinya inflasi," terangnya.
Bupati berharap, agar masyarakat dapat memanfaatkan Bazar Ramadan dengan sebaik-baiknya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sukabumi, Dani Tarsoni menjelaskan, Bazar Ramadan bertujuan untuk mendorong perekonomian lokal, serta memperkuat daya saing ekonomi.
"Kegiatan ini beriringan dengan Operasi Pasar Murah Beras SPHP," singkatnya.
Disela-sela kesempatan, Bupati Sukabumi meninjau berbagai Stan Bazar Ramadan, serta menyerahkan bantuan Al-Quran kepada perwakilan penerima.


( DR )

Rabu, 02 Maret 2022

Penyaluran BPNT secara tunai di laksanakan di aula desa Jayanti kepada 310 KPM

Infonas | Sukabumi


Pemdes Jayanti Bersama PT Pos Indonesia kembali menyalurkan BPNT secara tunai lanjutan dari tahap pertama kepada 329 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Acara dilaksanakan di Aula Desa Jayanti Kecamatan Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi, Rabu (02/03/2022).


Kepala Desa Jayanti, Nandang, S.Ag mengatakan bahwa hari ini alhamdulilah di Desa Jayanti sedang dilaksanakan penyaluran BPNT secara tunai, masih tahap pertama tapi termin yang ke dua, maksdnya warga yang baru lagi kemarin kita sudah melaksanakan gelombang yang pertama,sekarang masih gelombang pertama termin ke 2.


Insya Allah masih ada nanti gelombang yang pertama termin ke 3 untuk hari ini jumlah KPM yang menerima sebanyak 310 orang,kemudian ada susulan untuk yang ke tiga sebanyak 198 orang, mudah-mudahan berjalan lancar.


Khusus hari ini, karena jumlah nya yang lumayan banyak, maka kita bagi dua termin, wilayah pertama dari mulai Cisoka sampai Tangkuban yaitu pukul 09:00 Wib - 12:00 Wib wilayah kedua dari mulai Mangga dua sampai Cipatuguran, nanti pelaksanaan nya pukul 13:00 sampai dengan selesai.


Untuk meminimalisir tentang kerumunan warga dan untuk tetap melaksanakan dan menjaga protokol kesehatan.


Untuk bantuan tersebut kami berikan uang Rp 600 ribu secara kes dan tidak ada potongan sama sekali dari Desa Jayanti.


Kami berharap warga bisa membelanjakan bantuan ini, yang dimana tadi telah kami sampaikan di awal pembukaan acara bahwa ini harus dibelanjakan kepada sembako, sebagaimana yang dihimbaukan oleh kementrian sosial.


Selain penyaluran BPNT secara tunai, kami siapkan juga dan berkoordinasi serta bekerjasama dengan Puskesmas Citarik untuk memberikan pelayanan vaksinasi kepada warga, baik itu vaksin dosis ke 1, 2 atau pun ke 3 (Boostr).


Sudah ada beberapa orang warga tadi seperti rekan-rekan media lihat, yang sudah melaksanakan suntik vaksin.


Alhamdulilah bisa di ikuti oleh warga-warga yang lain,terutama bagi warga yang belum pernah sama sekali di vaksinasi.


Kami juga berharap, lanjut Nandang, ketika warga menerima bantuan ini agar dimanfaat kan semanfaat-manfaat nya, bisa menuruni kebutuhan mereka dimasa pandemi. Apalagi dimusim hujan seperti sekarang ini. Biasanya kalaw musim hujan, stok sembako dirumah sudah menipis.mudah-mudahan ini bisa bermanfaat bagi warga.


"Untuk warga yang sudah melaksanakan vaksin, semoga ada dalam keadaan sehat wal'afiat," pungkasnya


Acara dihadiri oleh Perwakilan Kecamatan Palabuhanratu,petugas Kantor Pos,Kepala Desa beserta perangkat dan para Keluarga Penerima Manfaat BPNT Tunai.

© Copyright 2021 INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita | All Right Reserved