-->

Sabtu, 08 April 2023

Fenomena Gerhana Matahari Jelang Lebaran, Ini Jadwal Lengkapnya!!!

Fenomena Gerhana Matahari Jelang Lebaran, Ini Jadwal Lengkapnya!!!

INFONAS.ID - Fenomena astronomi langka berupa gerhana matahari hibrida bakal mewarnai langit Indonesia menjelang Lebaran dalam hitungan 14 hari ke depan tepatnya pada Kamis, 20 April 2023 mendatang.


"Pada 20 April 2023 nanti akan ada Gerhana Matahari Hibrida," ujar Kepala Pusat Riset Antariksa BRIN, Emanuel Sungging.

Ia menyebut fenomena yang cukup langka terjadi ini menjadi momen yang baik untuk dilakukan riset antariksa.

Sungging juga menyebut bahwa riset disiplin ilmu lain dapat memanfaatkan momen yang langka ini untuk penelitian terkait disiplin ilmu masing-masing. 

Peneliti ahli madya BRIN itu mencontohkan, peneliti dari disiplin ilmu hayati dapat ikut meneliti apakah ada pengaruh proses terjadinya gerhana matahari terhadap perilaku makhluk hidup baik itu tumbuhan atau hewan.

"Peneliti disiplin ilmu lain dapat melakukan penelitian pengaruh gerhana matahari terhadap perilaku makhluk hidup baik itu hewan atau tumbuhan," ujar Sungging.

Lebih lanjut Sungging menjelaskan, Selain itu seperti di bidang ilmu sosial, peneliti di bidang tersebut juga dapat melakukan penelitian etnoastronomis, terkait bagaimana budaya yang timbul di masyarakat terkait adanya gerhana matahari hibrida. 

"Adanya momen ini membawa kesempatan untuk melakukan kolaborasi lintas disiplin," terangnya dalam Gelar Wicara Gerhana Matahari Hibrida 2023 (06/04) yang diselenggarakan oleh Planetarium Jakarta di Taman Ismail Marzuki. 

Sungging dan timnya akan melakukan pengamatan di Biak Numfor yang berada tepat di lintasan gerhana matahari. Ada tiga hal yang ia dan timnya akan lakukan, yaitu riset terkait korona, dampak gerhana pada ionosfer, dan perubahan kecerlangan.

Gerhana Matahari Hibrida yang akan terjadi pada 20 April 2023 nanti akan berlangsung selama 3 jam 5 menit mulai dari durasi kontak awal hingga akhir jika diamati dari Biak, dengan durasi fase tertutup total 58 detik. 

Sementara itu jika diamati dari Jakarta, durasi dari kontak awal hingga akhir adalah 2 jam 37 menit. Namun jika diamati dari Jakarta, persentase tertutupnya matahari hanya sebesar 39%.

Adapun waktu terjadinya gerhana di setiap lokasi akan berbeda-beda. Bagi kamu yang tertarik untuk menyaksikan gerhana Matahari hibrida 2023, bisa cek waktu mulai gerhana tersebut di bawah ini.

Aceh: 10.07 WIB
Sumatera Utara: 09.56 WIB
Sumatera Barat: 09.44 WIB
Riau: 09.49 WIB
Bengkulu: 09.33 WIB
Jambi: 09.41 WIB
Kepulauan Riau: 09.48 WIB
Sumatera Selatan: 09.34 WIB
Lampung: 09.30 WIB
Bangka Belitung: 09.38 WIB
Banten: 09.28 WIB
DKI Jakarta: 09.29 WIB
Jawa Barat: 09.25 WIB
Jawa Tengah: 09.26 WIB
DI Yogyakarta: 09.26 WIB
Jawa Timur: 09.26 WIB
Kalimantan Barat: 09.48 WIB
Kalimantan Tengah: 09.39 WIB
Kalimantan Selatan: 10.40 WITA
Kalimantan Timur: 10.46 WITA
Kalimantan Utara: 11.01 WITA
Bali: 10.28 WITA
Nusa Tenggara Barat: 10.29 WITA
Nusa Tenggara Timur: 10.31 WITA
Sulawesi Barat: 10.44 WITA
Sulawesi Selatan: 10.40 WITA
Sulawesi Tengah: 10.51 WITA
Sulawesi Tenggara: 10.44 WITA
Gorontalo: 10.58 WITA
Sulawesi Utara: 11.01 WITA
Maluku Utara: 11.56 WIT
Maluku: 11.48 WIT
Papua Barat: 12.08 WIT
Papua: 12.14 WIT

Itulah jadwal gerhana Matahari hibrida 2023 di Indonesia. Selamat menyaksikan Fenomena Gerhana Matahari Hibrida.

Editor : Fito



Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita | All Right Reserved