-->

Selasa, 04 Agustus 2026

Terbentur Ongkos Berobat, Relawan dan BAZNAS Bergerak Selamatkan Pasien Asal Pulosari

Terbentur Ongkos Berobat, Relawan dan BAZNAS Bergerak Selamatkan Pasien Asal Pulosari



PEMALANG – Komunitas Berkah Sedekah Pemalang memberikan pendampingan sekaligus fasilitas transportasi gratis kepada seorang pasien kurang mampu asal Kecamatan Pulosari yang harus menjalani pengobatan lanjutan di RSUP Dr. Kariadi Semarang.

Pendampingan dilakukan setelah keluarga pasien mengalami kesulitan biaya transportasi sehingga proses pengobatan sempat tertunda. Kondisi tersebut bahkan menyebabkan rujukan sebelumnya ke rumah sakit rujukan habis masa berlakunya.

Relawan Berkah Sedekah Pemalang telah dua kali mengunjungi pasien bernama Dede Ara untuk memastikan seluruh proses administrasi, rujukan, hingga keberangkatan menuju rumah sakit berjalan dengan lancar.

Sebelumnya, pasien sempat mendapatkan penanganan dari tim medis Puskesmas Pulosari dan dirujuk ke RS Islam Moga. Setelah menjalani pemeriksaan lebih lanjut, pasien kemudian memperoleh rujukan ke RSUP Dr. Kariadi Semarang dan dijadwalkan menjalani pemeriksaan secara daring pada Senin pukul 12.00 WIB.

Relawan Berkah Sedekah Pemalang mengungkapkan, kendala terbesar yang dihadapi keluarga pasien adalah biaya transportasi menuju rumah sakit. Untuk sekali perjalanan berobat ke RSUD Pemalang saja, keluarga harus mengeluarkan biaya sewa kendaraan sekitar Rp500 ribu, sehingga keberangkatan ke Semarang menjadi beban yang cukup berat.

Melihat kondisi tersebut, Berkah Sedekah Pemalang berinisiatif memberikan layanan antar-jemput dan pendampingan secara gratis agar pasien tetap dapat memperoleh penanganan medis yang dibutuhkan. Program kemanusiaan ini turut mendapat dukungan dari BAZNAS Kabupaten Pemalang.

Diketahui, pasien sebelumnya direncanakan mengikuti operasi bibir sumbing massal di RS Prima Medika Pemalang. Namun, hasil pemeriksaan menunjukkan pasien juga menderita penyakit jantung, gangguan paru-paru, serta memiliki berat badan yang belum memenuhi syarat untuk menjalani operasi.

Atas dasar kondisi tersebut, pasien harus lebih dahulu mendapatkan penanganan dan perawatan di RSUP Dr. Kariadi Semarang sebelum dapat menjalani tindakan operasi.

Relawan berharap seluruh proses pengobatan berjalan lancar sehingga pasien dapat memperoleh penanganan medis yang optimal. 

Mereka juga mengajak pemerintah desa, lembaga sosial, serta berbagai pihak untuk bersama-sama membantu masyarakat kurang mampu, khususnya dalam memenuhi kebutuhan biaya transportasi menuju rumah sakit rujukan agar tidak ada lagi pasien yang tertunda mendapatkan layanan kesehatan akibat keterbatasan ekonomi.

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita | All Right Reserved