Purwakarta – Intensitas hujan yang tinggi dalam sepekan terakhir mulai berdampak signifikan bagi sektor perikanan budidaya. Sejumlah pengusaha kolam jaring apung (KJA) melaporkan kerugian besar akibat fenomena upwelling atau pembalikan massa air yang menyebabkan kematian ikan secara massal. Namun, kondisi ini justru memicu lonjakan pembeli dari kalangan warga yang mengincar harga ikan murah.
Penyebab Kerugian Pembudidaya
Cuaca ekstrem menyebabkan suhu permukaan air menurun drastis, sementara sisa pakan di dasar kolam naik ke permukaan membawa gas beracun (amonia). Hal ini mengakibatkan:
- Kadar Oksigen Drop: Ikan mengalami stres dan mati lemas dalam waktu singkat.
- Panen Dini: Untuk meminimalisir kerugian total, petambak terpaksa memanen ikan lebih awal meski belum mencapai ukuran maksimal.
- Kerugian Finansial: Estimasi kerugian mencapai [Sebutkan estimasi, misal: puluhan juta rupiah] per petak kolam akibat jatuhnya harga jual di tingkat produsen.
Pasar Kaget di Pinggir Danau/Sungai
Mendengar kabar banyaknya stok ikan yang harus segera dijual, warga dari berbagai pelosok berbondong-bondong mendatangi area kolam apung. Fenomena ini menciptakan "pasar kaget" dadakan di sepanjang akses menuju lokasi budidaya.
"Daripada mati sia-sia dan jadi bangkai, lebih baik kami jual murah ke warga. Harga Nila dan Mas yang biasanya Rp30.000 per kg, sekarang kami lepas Rp10.000 sampai Rp15.000 per kg agar modal pakan bisa sedikit tertutup," ujar Bokir, salah satu pemilik kolam.
Himbauan Keamanan Konsumsi
Pihak dinas terkait menghimbau masyarakat untuk tetap selektif. Ikan yang dijual karena kondisi cuaca (kekurangan oksigen) tetap aman dikonsumsi asalkan:
- Ikan masih dalam kondisi segar (insang merah, daging kenyal).
- Bukan ikan yang sudah mulai membusuk atau mati terlalu lama di air.
- Segera diolah atau dibersihkan setelah dibeli.
FOLLOW THE INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram