-->

Sabtu, 20 Mei 2023

Penemuan Mayat Gantung Diri Dikebun Salak

Penemuan Mayat Gantung Diri Dikebun Salak


INFONAS.ID || WONOSOBO - Warga Dusun Krasak Desa Kalimendong Leksono Wonosobo menemukan sesosok orang meninggal dunia karena gantung diri dikebun salak blok pereng turut Dusun krasak Desa Kalimendong Leksono Wonosobo, Sabtu (20/05/2023).

Disampaikan Kapolsek Leksono AKP Jumali Gala Briyo, “ Pada hari Sabtu tanggal 20 Mei 2023 pukul 10.20 WIB saya menerima informasi dari Agus Supriyadi (50) Perangkat desa, Kalimendong RT 09 RW 02 Kecamatan Leksono Kabupaten Wonosobo, bahwa ditemukan orang meninggal dunia karena gantung diri.”

Disampaikan Kapolsek Leksono dari keterangan para saksi yakni Kastoyo (54) dan Darsono Bikem (66) keduanya warga Dusun Krasak Desa Kalimendong Leksono Wonosobo yang keseharian sebagai petani dan pekebun, menyampaikan,
“ Korban yang diduga bunuh diri bernama Poniso Al Sismanto (45) warga Dusun Krasak Desa Kalimendong Leksono Wonosobo pekerjaan sebagai buruh lepas tersebut diketahui pada hari sabtu tanggal 20 Mei 2023 kira-kira pukul 07.30 WIB, korban berpamitan kepada isterinya untuk bekerja di kebun ikut Blok pereng Dusun Krasak Desa Kalimendong Leksono Wonosobo. Sekira pukul 09.30 WIB, saksi 1 sewaktu memanen kapulaga di kebun miliknya melihat sesosok tergantung di pohon alpokat dimana setelah diperhatikan ternyata sosok tersebut adalah orang yang tergantung. “

Lanjutnya, “ Karena kaget dan takut kedua saksi berteriak-teriak minta tolong sehingga menarik perhatian warga. Saksi-saksi yang kebetulan juga sedang di kebun blok tersebut datang ke arah suara, dimana setelah mendekat diberitahu kalau yang tergantung tersebut adalah korban (Poniso), Saksi 1 pun kemudian melaporkan kejadian orang gantung diri tersebut ke Perangkat desa yang diteruskan ke Kades serta Polsek Leksono. “ terang Jumali.

Kemudian Kapolsek Leksono AKP Jumali Gala Briyo dan anggota bersama unsur Muspika, Tim medis dari Puskesmas Leksono 1 mendatangi TKP serta melakukan pemeriksaan dengan hasil tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan keluarga korban menyatakan menerima serta membuat surat pernyataan menolak dilakukan outopsi mayat.



(Red/Hendra)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita | All Right Reserved