TRIBUNNEWS.MY.ID|TENGGARONG - Melalui gerakan Desa Sinergi Hijau di Desa Tanjung Batu, Kecamatan Tenggarong Seberang. Jajaran TNI AD Kodam VI Mulawarman, melaksanakan program pengembangan kawasan cadangan pangan strategis nasional. Dimana dengan menggunakan lahan seluas 400 hektar, di Desa Tanjung Batu.
Melalui gerakan dan program tersebut, Pemprov Kaltim mendukung jajaran TNI mewujudkan pembangunan pertanian modern. Dan ketika masuk di lokasi, maka akan terlihat penampakan yang berbeda dengan desa lainnya. Dimana dihiasi lampu seri yang kelap kelip.
"Sangat bagus lokasinya, Jadi ada fasilitas lain yang tersedia di sini. Artinya, jika ingin membangun pertanian modern, contohlah seperti jajaran Kodam VI Mulawarman. Pemprov Kaltim Insyaallah mendukung," sebut Isran Noor ketika meninjau lokasi Desa Sinergi Hijau di Desa Tanjung Batu,
Dalam kegiatan tersebut didampingi Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Mayjen Heri Wiranto, S.E., M.M., M.Tr (Han), Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak dan Danrem 091/ASN Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro S.I.P, M.Si, Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Kaltim Siti Farisyah Yana.
Kemudian Karo Humas Setprov Kaltim HM Syafranuddin, Sekda Kukar Sunggono, Danlanud Dhomber Balikpapan Komandan Kolonel Pnb Dedy Susanto serta Danlanal Balikpapan Danlanal Balikpapan Kolonel Laut (P) Siswo Widodo, Kamis (6/5/2021).
Isran meyakinkan kepada Pangdam VI Mulawarman dan Danrem 091 ASN, dirinya mendukung pertanian modern yang dibangun TNI. Dan apabila kondisi normal, maka di Kaltim khusus tanaman padi bisa 5 ton sekali panen. Apalagi lahan di kawasan ini hingga 400 hektar.
"Saya yakin, apabila diawali dengan semangat tinggi. Tidak susah untuk membangun pertanian modern. Terpenting programnya nyata, tak perlu banyak beribu-ribu hektar. Tetapi produksinya nyata, Insyaallah Pemprov Kaltim mendukung," jelasnya Isran Noor.
Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Mayjen Heri Wiranto, S.E., M.M., M.Tr (Han) menuturkan, Kegiatan ketahanan pangan ini adalah merupakan program yang diperintahkan dari Komando Atas yang diimplementasikan dalam bentuk Desa Sinergi Hijau.
Rangkaian perjalanan tersebut awalnya membahas tentang Covid 19 dengan berbagai langkah-langkah pencegahan. Saat ini untuk mencegah terjadinya kekurangan pangan adalah dengan melakukan pengelolaan lahan tidur untuk digunakan sebagai lumbung cadangan pangan.
“Konsep ini di rancang oleh Dandim 0906/Tenggarong dengan dukungan Danrem 091/ASN. Kami mengerahkan 5 alat berat dari Yonzipur yang sampai sekarang masih beroperasional. Dan Dandim 0906/Tenggarong telah melakukan suatu gebrakan yang sangat luar biasa," kata Pangdam.
Pangdam berharap, Kodim-kodim lain yang sudah melaksanakan dapat bersinergi dengan semua unsur-unsur yang ada, baik Polres maupun Pemda.
“Ada beberapa kendala utamanya hama tikus, yang diharapkan dapat segera diatasi dan tidak menghambat proses pelaksanaan pengembangan kawasan Desa Sinergi Hijau. Bahwa hal ini dapat dilaksanakan berkat dukungan, dan kerja keras dari Kepala Desa dan Masyarakat”, tutupnya.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Isran menyerahkan piagam penghargaan Kodim Inovatif kepada Dandim 0906 Tenggarong Letkol Inf Charles Alling, dirangkai penanaman bibit hortikultura, dan pelepasan bibit ikan patin.(red).
FOLLOW THE INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram