-->

Rabu, 29 April 2026

Tatapan Kosong di Depan Gerbong Ringsek, Potret Dirut KAI Duduk Termenung

Tatapan Kosong di Depan Gerbong Ringsek, Potret Dirut KAI Duduk Termenung



BEKASI — Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin, menjadi sorotan publik usai terlihat duduk termenung saat memantau langsung proses evakuasi korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam.

Momen tersebut terekam di tengah situasi mencekam pasca tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan rangkaian KRL, yang menyebabkan kerusakan parah pada gerbong bagian belakang.

Dalam gambar foto yang beredar, Bobby tampak duduk dengan tubuh tertunduk, menghadap puing-puing gerbong yang ringsek. Di sekelilingnya, tim penyelamat masih berjibaku mengevakuasi korban dari dalam rangkaian kereta yang hancur.

Suasana di lokasi dipenuhi suara sirene ambulans, teriakan petugas, serta tangisan keluarga korban yang menanti kabar orang-orang terkasih. Proses evakuasi berlangsung dramatis di tengah kondisi yang penuh tekanan dan keterbatasan.

Berdasarkan data sementara, kecelakaan tersebut menewaskan 16 orang dan menyebabkan sedikitnya 88 orang lainnya mengalami luka-luka. Insiden ini menjadi salah satu kecelakaan kereta paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir di Indonesia.

Di tengah proses evakuasi, Bobby menegaskan bahwa penanganan korban menjadi prioritas utama.

"PT KAI, akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban luka, memberikan santunan kepada keluarga korban meninggal, serta memfasilitasi proses pemakaman," katanya.

Dihadapan para awak media Bobby menuturkan, Selain itu, PT KAI juga akan melakukan investigasi menyeluruh guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut, termasuk evaluasi terhadap sistem operasional dan keselamatan perjalanan kereta.

Kehadiran langsung pimpinan tertinggi di lokasi kejadian, serta ekspresi emosional yang terekam kamera, dinilai banyak pihak sebagai gambaran nyata besarnya tanggung jawab dalam situasi krisis.

Momen tersebut menyita perhatian publik dan menjadi simbol duka sekaligus refleksi atas pentingnya keselamatan dalam transportasi publik. (Red)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita | All Right Reserved