Foto: foto bersama forium Ormas dan LSM
Purwakarta, 30 Juni 2026 – Forum Ormas dan LSM Kabupaten Purwakarta hari ini mendatangi Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV yang beralamat di Jalan Gudang, Kabupaten Purwakarta, untuk menyampaikan aspirasi dan keprihatinan masyarakat terkait pelaksanaan Proses dan Sistem Penerimaan Murid Baru (PCMB/SPMB) Tahun Ajaran 2026.
Kedatangan Forum Ormas dan LSM tersebut bertujuan untuk mendorong pemerintah agar memastikan seluruh calon peserta didik memperoleh hak yang sama dalam mengakses pendidikan tanpa diskriminasi dan tanpa terhambat oleh persoalan administratif maupun kendala teknis sistem digital yang digunakan dalam proses penerimaan siswa baru.
Namun demikian, pada saat kunjungan berlangsung, Kepala KCD Wilayah IV sedang tidak berada di tempat sehingga aspirasi dan tuntutan masyarakat belum dapat disampaikan secara langsung kepada pimpinan instansi tersebut.
Forum Ormas dan LSM Kabupaten Purwakarta menilai bahwa perkembangan teknologi dan digitalisasi pelayanan pendidikan merupakan langkah positif, namun tidak boleh mengesampingkan hak dasar setiap anak untuk memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas.
Sistem dan server seharusnya menjadi alat bantu pelayanan, bukan menjadi penghalang yang menyebabkan calon siswa kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan hanya karena kendala teknis, keterbatasan akses teknologi, kesalahan unggah dokumen, atau persoalan administratif lainnya yang berada di luar kemampuan masyarakat.
Forum Ormas dan LSM Kabupaten Purwakarta mendesak pemerintah, khususnya penyelenggara SPMB, untuk mengakomodir seluruh calon siswa secara adil, proporsional, dan tidak diskriminatif. Kebijakan pendidikan harus berpihak pada kepentingan terbaik bagi anak dan menjunjung tinggi prinsip keadilan sosial sebagaimana amanat konstitusi.
"Pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara yang wajib dijamin oleh negara. Jangan sampai proses dan tahapan yang diatur oleh sistem dan server justru mengesampingkan hak dasar calon siswa untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Regulasi dan teknologi harus melayani manusia, bukan sebaliknya," tegas pernyataan Forum Ormas dan LSM Kabupaten Purwakarta.
Forum Ormas dan LSM Kabupaten Purwakarta juga meminta pemerintah untuk melakukan evaluasi terhadap berbagai kendala yang muncul selama pelaksanaan SPMB serta menghadirkan solusi yang lebih manusiawi, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Forum Ormas dan LSM Kabupaten Purwakarta menegaskan akan terus mengawal persoalan ini hingga seluruh calon siswa mendapatkan kepastian akses pendidikan yang adil dan tidak ada anak yang kehilangan haknya hanya karena keterbatasan sistem administratif maupun teknologi.
FOLLOW THE INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram