-->

Senin, 11 Mei 2026

MIO Sukabumi Bongkar Dugaan di Dinas PU, Dialog Berakhir Panas

MIO Sukabumi Bongkar Dugaan di Dinas PU, Dialog Berakhir Panas


SUKABUMI – Pertemuan dengar pendapat antara Pengurus Daerah Media Independen Online (MIO) Indonesia Sukabumi Raya dengan jajaran Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi berlangsung memanas, Senin (11/5/2026). 

Dalam forum tersebut, PD MIO Sukabumi Raya melontarkan kritik keras terhadap kinerja dan kepemimpinan di lingkungan dinas terkait.

Ketua PD MIO Sukabumi Raya, Purwanto, menilai Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi tidak menguasai substansi persoalan yang terjadi di instansinya. Penilaian itu muncul setelah sejumlah pertanyaan yang diajukan dalam forum justru dijawab oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Sekretaris Dinas.

“Ini sangat ironis. Kami datang untuk mendapatkan penjelasan dari pimpinan tertinggi, tetapi setiap pertanyaan inti justru dijawab oleh bawahannya. Ini menimbulkan kesan bahwa Kepala Dinas tidak memahami persoalan yang terjadi atau tidak menguasai pekerjaan di lapangan,” tegas Purwanto.

Menurutnya, sejumlah pertanyaan yang disampaikan mencakup persoalan mendasar, mulai dari penggunaan anggaran, kualitas pekerjaan infrastruktur, hingga kerusakan jalan yang dinilai terus berulang. Namun, jawaban yang diberikan pihak dinas dinilai belum memberikan kejelasan yang memadai.

Purwanto menegaskan, kehadiran MIO dalam forum tersebut merupakan bentuk respons terhadap banyaknya keluhan masyarakat terkait kualitas pembangunan infrastruktur yang dianggap tidak bertahan lama.

“Kami hadir sebagai penyambung aspirasi masyarakat. Kami tidak punya kepentingan anggaran ataupun proyek. Yang kami tuntut adalah transparansi dan pertanggungjawaban atas penggunaan uang rakyat,” ujarnya.

Situasi forum semakin memanas ketika jawaban dari pihak dinas, baik melalui PPK maupun Sekretaris Dinas, dinilai tidak konsisten dan cenderung berputar-putar. Kondisi tersebut membuat pihak MIO memutuskan untuk menghentikan dialog secara langsung.

“Kami tidak lagi membutuhkan penjelasan lisan yang tidak jelas arahnya. Kami akan turun langsung ke lapangan, memeriksa kondisi fisik pekerjaan, dan mencocokkannya dengan dokumen yang ada,” kata Purwanto.

Ia juga memastikan pengawasan yang dilakukan MIO tidak hanya berhenti pada Dinas PU, melainkan akan diperluas ke dinas-dinas lain di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

“Kami pastikan pengawasan ini akan berlanjut. Tidak boleh ada uang rakyat yang digunakan tanpa pertanggungjawaban yang jelas,” pungkasnya. (RED)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita | All Right Reserved