-->

Senin, 16 Februari 2026

MERAYAKAN "PRESTASI" DI ATAS PIRING KOSONG

MERAYAKAN "PRESTASI" DI ATAS PIRING KOSONG


Foto: doc/net

PURWAKARTA – Pemerintah Kabupaten Purwakarta dengan bangga (dan sedikit kurang peka) mempersembahkan atraksi sulap terbaru: "The Magic of 52 Miliar." Sebuah angka spektakuler senilai Rp52.539.831.850 kini resmi dipajang sebagai trofi pencapaian, sementara ribuan Tenaga Ahli dan Tenaga Harian Lepas (THL) dipaksa belajar ilmu saktinya: bertahan hidup tanpa honor.

​Prestasi dalam Deretan Digit

​Pemkab tampaknya sedang jatuh cinta pada estetika angka. Bagi para pemangku kebijakan, deretan digit tersebut mungkin terlihat seperti karya seni yang layak dipamerkan dalam laporan pertanggungjawaban yang berkilau. Namun, bagi para pejuang lapangan, angka itu hanyalah sekumpulan karakter tanpa makna yang berbanding terbalik dengan saldo rekening mereka yang menyentuh titik nadir.

​"Kami sangat mengapresiasi kemampuan Pemkab dalam menata angka-angka besar di atas kertas. Sangat rapi. Sayangnya, angka-angka itu tidak bisa kami bawa ke warung nasi atau untuk membayar kontrakan," ujar salah satu perwakilan THL yang enggan disebut namanya (karena takut 'anggarannya' makin hilang).

​Inovasi baru Diet Honor Paksa

​Di tengah gegap gempita kebanggaan atas nominal tersebut, Pemkab Purwakarta secara tidak langsung sedang memelopori program kesejahteraan baru yang revolusioner: "Diet Honor Paksa." Program ini dirancang khusus untuk Tenaga Ahli dan THL agar mereka semakin mahir dalam:

  • Seni Menabung Harapan: Karena uang tunai sudah terlalu mainstream.
  • Negosiasi dengan Ibu Kantin: Menguji kemampuan diplomasi di tingkat akar rumput.
  • Fisiologi Puasa Berkelanjutan: Meningkatkan ketahanan tubuh terhadap rasa lapar demi efisiensi birokrasi.

​Menambah Luka dengan Garam Berbungkus Sertifikat

​Langkah memamerkan puluhan miliar rupiah di tengah tunggakan hak pegawai adalah sebuah langkah satir tingkat tinggi yang bahkan pelawak profesional pun sulit menandinginya. Ini adalah bentuk empati visual: Pemerintah kenyang dengan angka, rakyat (pegawai) kenyang dengan janji.

​Pemerintah Kabupaten Purwakarta nampaknya ingin berpesan bahwa Rp52.539.831.850 adalah bukti kemakmuran daerah. Jika ada Tenaga Ahli yang belum dibayar, anggap saja itu sebagai bentuk "sumbangan sukarela paksa" untuk mempercantik infografis prestasi daerah di media sosial.(***)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita | All Right Reserved