-->

Rabu, 15 Juni 2022

TUNTUTLAH ILMU SAMPAI KE LUAR NEGERI, MUSIBAH KEMATIAN PUTRA RIDWAN KAMIL

TUNTUTLAH ILMU SAMPAI KE LUAR NEGERI, MUSIBAH KEMATIAN PUTRA RIDWAN KAMIL

12 Juni 2022
Oleh Mochtar Marhum 

Kenapa banyak orang yang suka belajar atau kuliah di luar negeri ?. Padahal tempat dan negara tujuan studi itu sangat jauh dari Indonesia. Dan juga padahal di Indonesia ada banyak kampus yang terhitung sangat bagus dan sangat bergengsi. 

Ini pertanyaan yang mungkin cocok dijawab oleh mereka yang pernah punya pengalaman belajar di luar negeri atau minimal pernah berkunjung atau tinggal di luar negeri. 

Saya ingin mengutif salah satu hadis yang relevan. Dari Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tuntutlah ilmu walau ke negeri China, sesungguhnya menuntut ilmu adalah kewajiban atas setiap muslim." Hadits tersebut dimaknai sebagai perintah Nabi kepada umatnya untuk menuntut ilmu meskipun ke tempat yang sangat jauh. 

Teks Arab hadits tersebut adalah, اُطْلُبُوْا الْعِلْمَ وَلَوْ بِالصِّيْنِ (Uthlub al-‘ilm walau bi ash-shin). 

Artinya: “Tuntutlah Ilmu, walau ke negeri China”.
(Diriwayatkan oleh Imam Al Baihaqi dalam Syu'abul Iman, No. 1612). 

Saking mahalnya biaya hidup (living cost) dan biaya kuliah (Tuition Fee) di negara negara maju sehingga mungkin hanya orang tertentu yang bisa mengirim anak mereka kuliah di sana. 

Namun, untuk warga negara atau penduduk lokal serta warga negara asing bisa memamfaatkan beasiswa atau kredit dan uang pinjaman untuk biaya kuliah tapi harus dibayar kembali jika sudah selesai dan dapat pekerjaan yang layak. 

Pada umumnya ada dua tipologi mahasiswa yang mendapat kesempatam kuliah di luar negeri, yaitu private students dan sponsored students. Private students adalah mahasiswa biaya mandiri dan sponsored students adalah mahasiswa yang mendapat beasiswa tunjangan beasiswa baik itu dari sponsor dalam negeri maupun dari sponsor funding negara sahabat. 

Mahasiswa yang biaya mandiri atau beasiswa dari orang tua biasanya berasal dari latar belakang keluarga anak pengauasa (Pejabat) atau anak Pengusaha (Saudagar kaya). 

Sedangkan mahasiswa yang dapat beasiswa biasanya tergolong mahasiswa smart, cerdas atau merupakan mahasiswa yang kecerdasan biasa biasa tapi mungkin nasibnya beruntung. 

Mahasiswa yang dapat beasiswa  termasuk beruntung karena untuk dapat memperbutkan beasiswa dari negara funding asing biasanya harus bersaing dengan ribuan pelamar beasiswa dengan selekasi yang sangat sangat ketat dan kompetitif. 

Tes seleksi termasuk mulai dari Test Potensi Akademik (TPA), Test Kemampuan Bahasa Inggris (TOEFL dan atau IELTS) hingga test wawancara. 

Kalaupun dinyatakan lulus dan berhak memdapat beasiswa (Accepted) masih ada lagi tahapan berikut termasuk latihan predeparture training. Kemudian setelah itu masih ada test akhir untuk penempatan di perguruan tinggi di luar negeri. 

Saat ini banyak mahasiswa asing (overseas students) yang justru berbondong-bondong datang menuntut ilmu di Indonesia dan mereka terutama memilih perguruan tinggi yang sudah maju yang levelnya juga terhitung kategori sangat baik di tingkat Asia atau Regional ASEAN. 

Lalu kenapa Almarhum Eril memilih rencana akan kuliah di kota Bern Swiss di Eropa sana ?. Padahal ITB dan UPI Bandung dua perguruan tinggi di Imdonesia yang masuk ranking dunia. 

ITB Bandung kampus ayahnya Eril dulu pernah mengajar hingga mengantar ayahnya meniti karir akademik sempat kuliah Pascasarjana di Amerika dulu 

Mungkin Almarhum sudah punya pilihan dan referensi dari teman-temannya, orang tuanya atau bahkan pernah ke sana sebelumnya atau minimal pernah searching di internet dan konsultasi dengan om Google. 

PROSPEK PENDIDIKAN TINGGI 
Times Higher Ecucation World University Rankings (THE WUR)  merilis daftar universitas terbaik di dunia tahun 2022. Penilaian THE WUR dilakukan terhadap 1.600 universitas yang berada di 99 negara, termasuk Indonesia. 

Tahun 2022 di Indonesia ada 8 perguruan tinggi yang masuk peringkat dunia. Dari 8 perguruan tinggi tersebut hanya ada satu perguruan tinggi dari luar Jawa yaitu UNHAS Makasaar dan satu satunya Perguruan tinggi Swasta yaitu Univeritas Binus Jakarta. 

Berdasarkan data Statistik Indonesia 2022, yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia memiliki 3.115 perguruan tinggi yang tersebar di berbagai wilayah Tanah Air. 

Saat ini di Indonesia ada 16 perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN BH). Dan kebanyakan berada di Pulau Jawa dan hanya dua yang berada di luar Jawa yaitu UNHAS (Universitas Hasanuddin) di Makassar dan UNAND (Universitas Andalas) di Padang Sumatra Barat. 

Webometrics Ranking of Universities tahun 2022 memasukan 10 Perguruan Tinggi Swasta terbaik di Indonesia antara lain Telkom University Bandung urutan pertama, Binus Jakarta urutan kedua dan Universitas Muhammadiyah Yokyakarta urutan ke 3 serta 7 lagi perguruan tinggi swasta lainnya yang memenuhi kriteria masuk 10 besar PTS terbaik di Indonesia 

Mahasiswa asing dari berbagai negara banyak yang menjadi mahasiswa di perguruan tinggi tersebut karena kualitasnya memenuhi standar kualitas perguruan tinggi dunia dan memiliki keunggulan lebih atau tidak dimiliki oleh perguruan tinggi lain di Indonesia. 

Saat ini ada banyak negara maju yang menjadi destinasi atau tempat tujuan belajar orang Indonesia di luar negeri seperti di Eropa, Amerika, Auatralia, Jepang, Korea Selatan, New Zealand dan negara-negara di Jazirah Arab yang makmur dan stabil ?. 

Sejak dekade 1960an hingga dekade 1970an trend destinasi negara tujuan tempat belajar atau kuliah warga negara Indonesia paling banyak ke Eropa, Amerika dan Timur Tengah. 

Namun sejak dekade tahun 1990an trend orang Indonesia pergi sekolah atau kuliah lebih banyak destinasinya ke Auatralia dan New Zealand karena secara geografis letaknya relatif dekat dari Indonesia dan Australia juga merupakan miniatur Eropa terutama dari perspektif Demografi, Kultur, Sistem pendidikan, Kualitas pendidikan, Kenyamanan dan Keamanan, Ketertiban, Kebersihan, Kedisiplinan dan Keindahan Kota dan alamnya. 

Lalu kenapa putra Ridwan Kamil punya rencana memilih akan kuliah di Swiss dan tinggal di kota Bern hingga ajal menjemputnya ? 

Hanya ada 12 perguruan tinggi negeri di negara Swiss dan terdapat 3 perguruan tinggi di kota Bern salah satunya adalah Bern University. Jika dibandingkan dengan jumlah perguruan tinggi di Indonesia tentu kita semua kaget. 

Dari hasil penelusuran ternyata ada beberapa alasan mahasiswa asing ingin tinggal dan kuliah di Swiss antara lain Kualitas Pendidikan Tinggi termasuk yang terbaik, punya akses berkunjung ke banyak negara eropa, keindahan alamnya yang luar biasa, Kotanya aman dan nyaman untuk belajar, biaya hidup relatif terjangkau. 

SIAPAKAH ERIL ?
Eril lahir pada 25 Juni 1999 di New York, Amerika Serikat, ketika Ridwan Kamil sedang menempuh pendidikan S2 di University of California, Berkeley. 

Anak sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil itu merupakan mahasiswa Teknik Mesin angkatan 2017. 

Dia dikenal sebagai siswa yang berprestasi ketika menempuh pendidikan SD-SMP di Pondok Pesantren Darul Hikam (DH)-Bandung. 

Seusai lulus dari SMAN 3 Bandung, Eril melanjutkan Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara, Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 2017 lalu. 

Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril masih sedang dalam proses mennyelesaikan tugas akhir di Institut Teknologi Bandung (ITB). “Sedikit lagi lulus,” demikian menurut Tatacipta Dirgantara, Dekan Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara ITB kepada Tempo, Ahad, 29 Mei 2022. 

PINGIN TINGGAL DAN KULIAH DI SWISS
Benua Eropa dijuluki sebagai Benua Biru. Julukan ini melekat karena mayoritas penduduk di Eropa memiliki mata berwarna biru yang cerah dan indah. 

Kata Biru dalam bahasa Inggris disebut Blue tapi bukan berarti kata Bule untuk julukan orang Barat berasal dari kata Blue  karena ejaannya beda beda tipis dan kebetulan orang Bule asalnya dari Benua Biru (Eropa).
Swiss adalah sebuah negara yang terletak di tengah benua Eropa, memiliki alam yang sangat menakjubkan, ada banyak danau indah, sungai yang jernih, panjang dan kelihatan biru saking dalamnya. Pegunungan Alpen yang tertutup salju dan sangat Indah adalah salah satu destinasi wisata dunia yang sangat terkenal. Keindahan alamnya sehingga banyak masyakat dari berbagai belahan dunia berkunjung ke kota Bern terutama wisatwan dan pemain Sky salju yang ingin berselancar di Gunung Alpen. 

Swiss masuk sepuluh besar negara paling bahagia di dunia tahun 2022 urutan ke tiga memperoleh skor  (7.571), dan  Finlandia negara yang ber ibukota Helsinki menduduki urutan pertama dengan skor 7.842. 

Swiss juga salah satu negara di Eropa yang terkenal dengan produk jam tangan, industri Coklat dan Industri jasa keuangan dan Perbankan. 

Lembaga pemeringkatan Quacquarelli Symonds (QS) setiap tahunnya merilis peringkat universitas terbaik di dunia dengan skema World University Rankings (WUR). Tahun 2022, ada 10 perguruan tinggi di Swiss yang masuk dalam pemeringkatan 1.300 kampus terbaik di dunia. 

Eril ke Swiss untuk menjejaki peluang melanjutkan studi S2 di sana. Dia memilih kota Bern tempat rencananya nanti kuliah di kota ini. 

MENJEMPUT IMPIAN, MENDAPAT MUSIBAH
Bern adalah ibu kota de facto negara Swiss. Kota ini memiliki penduduk 437,000 sensus tahun 2022.  Bern kota terbesar ke 4 di Swiss setelah kota Zürich, Jenewa dan Basel.  

Ada banyak edung-gedung tua bersejarah dan di Kota ini mengalir sungai Aare yang sangat panjang, dalam dan biru, memiliki arus air yang sangat deras. 

Derasnya air sungai Aera sewaktu waktu sering menyedot dan menghempas siapa saja yang berenang, hingga ke bagian yang terdalam. Dalam beberapa insiden terkadang ada juga perenang yang masih sempat tertolong nyawanya tapi banyak juga yang tidak terselematkan nyawanya akibat ganasnya air sungai tersebut. 

Dilansir oleh sejumlah media mainstream bahwa hampir tiap tahun Sungai Aare yang memiliki kedalaman 200 meter ini, meminta korban 15 sampai 20 orang pengunjung dan wisatawan. 

Hari Kamis tanggal 26 Mei 2022 Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril, Pria berusia 22 tahun putra Sulung bapak Ridwan Kamil berenang di sungai. Eril mengatur hanya tiga orang dari rombongannya yang berenang di sungai Aere. Ia memastikan, ibunya, Atalia Kamil tidak ikut masuk ke dalam air. 

Eril memilih lokasi berenang yang aman, yang memang digunakan wisatawan lain. Bahkan, berdasarkan informasi keluarga, di lokasi tempat Eril berenang juga terdapat lansia dan balita. 

Dalalam konteks keselamatan, Eril memilih berenang bersama orang yang sudah lama tinggal di Swiss dan memperhatikan situasinya. 
Eril disebut sempat memastikan adik dan temannya selamat naik ke daratan sebelum ia terseret arus. Berdasarkan informasi keluarga Eril memang mengambil posisi paling belakang untuk memastikan keamanan. 

Namun, sayangnya saat berenang, Eril terseret arus Sungai Aere yang saat itu dinilai lebih tinggi dibanding dua hari terakhir. Dia mengalami kondisi darurat dan tenggelam diseret arus yang sangat deras itu. akibat kecelakaan tersebut. 

Kepolisian Bern berhasil menemukan tubuh tak bernyawa di Bendungan Engehalde, Bern, Swiss, Rabu, 8 Juni 2022 setelah mendapat laporan dari seorang guru SD yang sedang berjalan menuju ke sekolahnya. 

Memang sejak kejadian hilangnya Eril, hampir semua warga kota Bern mendapatkan informasi tentang orang hilang. Itulah sebabnya si guru itu katakan hampir setiap ke sekolah ketika meliwati pinggiran sungai Aare dia memperhatikan ke bawa Sungai siapa tahu bisa melihat jasad orang yang hilang. 

Kini Eril telah tiada tapi legacy dan kemauan kerasnya serta kebaiknnya kepada sesama dan kepada orang lain yang butuh selalu dikenang. 

Eril adalah contoh tauladan dari seorang anak pejabat yang sangat dermawan, religius dan punya cita-cita yang tinggi. 

Mungkin tidak banyak anak seorang pejabat yang memiliki sifat dan tabiat seperti Eril, sangat punya perhatian dan solidaritas yang tinggi. 

Akhirnya tentu semua menyadari bahwa kita semua juga pasti akan pulang kembali ke Rahmatullah. Dalam Alquran disebutkan Kullu nafsin żā`iqatul-maụt, wa nablụkum bisy-syarri wal-khairi fitnah, wa ilainā turja’ụn. Setiap yang bernyawa pasti akan mati. Kami akan menguji kalian dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Dan Hanya kepada Kamilah kalian dikembalikan. (QS. Al Anbiya: 35). 

Semoga dimaafkan segala khilaf dan kesalahan almarhum, diampuni dosa-dosanya, dilapangkan kuburnya, diberi safaat dan Inshallah diberi tempat terbaik di sisiNYA. 

Dan semoga keluarga yang ditinggalkan mendapat ketabahan, kesabaran dan kekuatan...Amin...3X...YRA.. 

Alfathihah...


Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita | All Right Reserved