-->

Jumat, 04 September 2026

Festival Kopi , Bupati Ingin Kukuhkan Kembali Popularitas Black Gold Asal Sukabumi

 

Infonas.Id  | Sukabumi,-Bupati Sukabumi H. Asep Japar ingin mengukuhkan kembali biji kopi dari daerah terluas se Jawa Barat tersebut sebagai emas hitam (black gold). Apalagi sebutan tersebut telah menempel untuk kopi dari Kabupaten Sukabumi sejak zaman kolonial.

 

"Sejarah mencatat, Sukabumi memiliki jejak historis di industri kopi. Biji kopi Sukabumi dikenal luas sebagai black gold. Ini merupakan warisan dan tolok ukur mutu yang tinggi," ujarnya saat membuka Festival Kopi Sukabumi II di Bumi Mandiri Center, Kecamatan Kadudampit, Kamis, 3 September 2026.

 

Menurutnya, keinginan tersebut bukanlah sebuah impian. Apalagi Kabupaten Sukabumi memiliki aset agraria lahan perkebunan kopi yang luar biasa. Lahan tersebut tersebar di Kecamatan Gegerbitung, Sukaraja, Kadudampit, hingga Kabandungan.

 

"Kabupaten Sukabumi memiliki lahan perkebunan yang terbengkalai, ini bisa dikerjasamakan dengan petani kopi. Sehingga produksi kopi di Sukabumi semakin melimpah," ucapnya.

 

Oleh karena itu, festival kopi ini merupakan manifestasi nyata dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Terutama dalam mendukung petani dan industri kecil menengah (IKM) pengolah kopi untuk meningkatkan kualitas dan inovasi.

 

"Kami berkomitmen untuk terus mendukung petani dan IKM pengolah kopi semakin baik kualitas dan inovasinya. Salah satu bentuk dukungannya dengan penyerapan dan pembelian kopi asli Sukabumi," ungkapnya.

 

Maka dari itu, dirinya menginstruksikan semua pihak untuk menyajikan kopi Sukabumi dalam setiap perhelatan. Baik dalam acara rapat, jamuan tamu, hingga bingkisan untuk tamu luar daerah.

 

"Perangkat daerah hingga BUMD, marilah kita beli dan konsumsi kopi asli Sukabumi. Baik untuk konsumsi pribadi, rapat, ataupun jamuan tamu. Kita dukung petani kita dengan membeli dan mengonsumsinya," ajaknya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sukabumi Dani Tarsoni menambahkan, sebagian besar keinginan bupati Sukabumi telah diwujudkan dalam festival kopi ini.

 

Apalagi di dalam festival yang akan berlangsung selama dua hari dari 3-4 September 2036 ini, terdapat talkshow dan workshop terkait kopi.

 

"Selain itu, terdapat pula lomba cupping kopi Arabika fullwash, Arabika natural, dan natural. Ini merupakan langkah bersama untuk membangun ekosistem perkopian di Sukabumi. Makanya kami menampilkan juri dan narasumber ahli perkopian," terangnya.

Apalagi kegiatan ini, diikuti IKM kopi dari berbagai kecamatan yang ada di Kabupaten Sukabumi. Mereka meyajikan berbagai kopi terbaiknya.

"Ada sekitar 30 IKM yang terlibat di acara yang merupakan rangkaian dari Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke 156 tahun ini," pungkasnya. ( adv )

 

Kamis, 03 September 2026

Bupati Sukabumi Hadiri Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI,Kapolri Ajak Rawat Persaruan dan Kesatuan

 

Infonas.Id | Sukabumi,-Bupati Sukabumi H. Asep Japar menghadiri Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka Persatuan Ummat Islam (PUI) di Lapang Selabintana, Kabupaten Sukabumi, Kamis, 3 September 2026. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut, dihadiri pula Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

 

Berdasarkan data yang dihimpun, kegiatan tersebut diikuti sekitar 5.400 orang. Mereka berasal dari berbagai wilayah di Indonesia.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo mengatakan, Gerakan Pramuka dan PUI merupakan wadah berkumpul yang cocok untuk mengembangkan diri. Apalagi di tengah perkembangan zaman, seperti era media sosial saat ini.

 

"Ini sangat bermanfaat untuk generasi muda. Gerakan Pramuka menyiapkan insan untuk memiliki bekal pengetahuan, kedisiplinan, dan keterampilan. Sangat bermanfaat untuk pengembangan diri dan berkarya di lingkungan sekitar," ujarnya.

 

Berbicara teknologi dan media sosial, menjadi dua sisi yang luar biasa berdampak. Teknologi menjadi baik, karena semua ilmu pengetahuan bisa didadaptkan dengan mudah. Di sisi lain, dapat berdampak buruk akibat arus informasi yang begitu deras tanpa ada filter.

"Kalau tidak hati-hati dapat berdampak negatif. Makanya harus waspada dengan derasnya dan kemudahan informasi lewat kecanggihan teknologi ini," ucapnya.

 

Oleh karena itu, Kapolri mengajak semua untuk saling merawat persatuan dan kesatuan. Dirinya meyakini Indonesia akan semakin maju ketika semua itu dirawat bersama sama.

"Kita mengetahui Pancasila dan mengenal Semangat Bhineka Tunggal Ika. Namun itu jangan sampai berhenti di hafalan saja, harus dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari," ungkapnya.

 

Sementara itu Ketua Umum DPP PUI H. Raizal Arifin mengatakan, apel kebangsaan ini merupakan momentum bagi PUI untuk turut serta membangun Indonesia yang lebih baik. PUI akan terus turut serta berkontribusi dan mengawal pemerintah dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

 

"Dengan apel ini,ingin membangun PUI yang lebih baik melalui program presisi. PUI ingin mewujudkan negeri Baldatun toyyibatun warobbun ghofur. Menyiapkan SDM terbaik," pungkasnya.  ( ADV )

 

Paripurna , Pemkab Sukabumi Sampaikan Nota Pengatar Raperda Perubahan APBD 2026

 

KilasInfo.id | Sukabumi,-Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 kepada DPRD. Pengajuan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi di ruang sidang paripurna, Kamis (3/9/2026).

 

Nota pengantar Raperda Perubahan APBD 2026 disampaikan Wakil Bupati Sukabumi H Andreas yang mewakili Bupati Sukabumi H Asep Japar.

 

Wabup mengatakan, penyusunan perubahan APBD dilakukan berdasarkan hasil evaluasi terhadap capaian kinerja APBD hingga Semester I 2026.

 

Evaluasi tersebut menjadi dasar pemerintah daerah untuk melakukan penyesuaian anggaran sekaligus mengoptimalkan percepatan target pembangunan.

 

"Perubahan ini diprioritaskan untuk pemenuhan belanja wajib mengikat serta mendukung berbagai program dan kegiatan prioritas lainnya," ujarnya.

 

Menurut dia, penyesuaian APBD bukan sekadar perubahan angka dalam dokumen anggaran. Langkah tersebut diperlukan agar kebijakan fiskal daerah tetap responsif terhadap perkembangan yang terjadi sepanjang tahun anggaran, sekaligus memastikan kebutuhan belanja yang bersifat wajib dan mengikat tetap terpenuhi.

 

Wabup berharap pembahasan perubahan APBD 2026 bersama DPRD dapat berjalan efektif. Dengan begitu, berbagai program prioritas daerah yang membutuhkan penyesuaian anggaran dapat segera dilaksanakan sesuai target pembangunan.

 

Sebelumnya, Pemkab Sukabumi bersama DPRD telah menyepakati Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) pada 6 Agustus 2026.

 

Selain penyampaian nota pengantar Perubahan APBD 2026, rapat paripurna juga mengagendakan pengumuman perubahan susunan alat kelengkapan DPRD dari Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) serta pembentukan panitia khusus DPRD Kabupaten Sukabumi. ( ADV )

 

Selasa, 01 September 2026

Pelantikan Pengurus MUI Kab sukabumi , Bupati “ Bimbingan Ulama Sangat Penting Wujudkan Sukabumi Mubarakah “

 

Infonas.Id | Sukabumi,-KH. E Fatahillah kembali menahkodai Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi masa bakti 2026-2031. Proses pelantikan yang dihadiri Bupati Sukabumi H. Asep Japar dan Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, serta Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman, dilaksanakan di Gedung Bazul Asyhab, Komplek Pusbangdai Cikembang Kecamatan Cikembar, Selasa, 1 September 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengatakan, keberhasilan pembangunan bukan hanya mengenai fisik semata, namun didukung oleh mental dan spiritual. Apalagi di tengah arus modernisasi dan globalisasi yang semakin komplek.

"Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program kerja MUI. Semua ini untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan, menjaga kerukunan umat, dan membimbing masyarakat menuju tatanan sosial yang lebih agami, harmonis, dan sejahtera," ujarnya.

Tak hanya itu saja, bupati pun mengharapkan doa dan bimbingan para kyai, alim ulama, dan sesepuh. Termasuk petunjuk dan bimbingan agar kepemimpinan di Kabupaten Sukabumi mendapatkan keberkahan serta ridho Allah SWT.

"Kami mohon doa dan dukungan para kyai agar terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarakah)," ucapnya

Sebelum mengakhiri sambutan, Bupati pun menyampaikan selamat kepada para pengurus MUI Kabupaten Sukabumi. Dirinya berharap, pengurus MUI dapat menjadi mitra terbaik pemerintah dalam memgnahdapi berbagai tantangan kehidupan dan persoalan umat yang semakin dinamis.

"Selamat mengemban amanah sebagai pembimbing Umay, penjaga akidah, dsn perekat persatuan serta mitra pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan dan persoalan umat yang semakin dinamis," ucapnya.

Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Sukabumi KH. E Fatahilah Nadziri mengatakan, kekompakan, kebersamaan, dan persatuan menjadi tiga hal penting dan yang akan dibangun di bawah kepemimpinannya. Terutama dalam hal memajukan MUI Kabupaten Sukabumi.

"Pekerjaan atau tugas seberat apapun akan terasa ringan jika di dalamnya terdapat kekompakan, kebersamaan, dan persatuan. Mari kita bersama sama memajukan, meramaikan dan mengangkat marwah MUI. Insya Allah MUI akan terus maju," ungkapnya.

Selain itu, dirinya pun berterima kasih atas lancarnya berbagai kegiatan MUI sampai ke pelantikan ini.

"Terima kasih kepada semuanya, termasuk pengurus MUI yang lama. Sejak musyawarah Daerah hingga pelantikan ini semua berjalan aman, damai, dan sukses. Marinkita terus majukan MUI," pungkasnya.

( ADV )

Senin, 31 Agustus 2026

Harganas Ke 33 , Bupati Sukabumi Tegaskan keluarga Adalah Fondasi Utama Membangun Sumberdaya Manusia

 

Infonas.Id | Sukabumi,-Bupati Sukabumi H. Asep Japar menegaskan, keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM). Di mana, SDM ini merupakan bagian penting dalam pembangunan daerah.

 

"Maka dari itu, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berkomitmen untuk memperkuat pembangunan yang bukan hanya fisik semata, namun pada pembangunan SDM. Membangun SDM itu, dimulai dari keluarga," ujarnya dalam Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) Ke-33 Tahun 2026 di Tempat Wisata Cinumpang Kecamatan Kadudampit, Minggu, 30 Agustus 2026.

 

Apalagi dalam membangun SDM yang unggul harus didukung empat pilar keluarga berkualitas. Hal itu seperti keluarga sehat, cerdas, sejahtera, serta harmonis dan berakhlak. Dalam perwujudan hal tersebut, tentu saja memerlukan sinergitas dan kolaborasi semua pihak.

 

"Dalam upaya mendukung dan menyukseskannya, memerlukan sinergi dan kolaborasi dari semua pihak,"ucapnya.

Di momen tersebut juga, bupati mengapresiasi Peringatan Harganas dengan berbagai program lainnya. Hal itu menjadi bagian penting dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak.

 

"Semua itu demi terwujudnya generasi emas dan zero new stunting," ungkapnya.

Hal senada pun disampaikan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat Dadi Ahmad Roswandi. Menurutnya, keluarga memperkuat tiga pilar utama. Hal itu seperti kesehatan, pendidikan, dan, ketahanan mental.

 

"Keluarga merupakan hulu dari segala kebijakan publik dan menentukan arah pembangunan nasional," bebernya.

 

Maka dari itu, dirinya mengajak orangtua agar hadir secara fisik dan kedekatan emosional. Baik seorang ibu maupun ayah.

 

"Perbaikan kualitas SDM mustahil terwujud jika hanya bentuk kasih dari ibu. Saya berpesan kepada ayah untuk turut hadir secara fisik dan kedekatan emosional. Jangan jadi fatherless," tegasnya

 

Sementara itu, Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi Eka Nandang Nugraha mengatakan, berbagai kegiatan dilaksanakan di rangkaian Harganas. Hal itu dimulai dari pelayanan KB gratis, donor darah, hingga peresmian enam gedung UPT.

 

"Ini semua menjadi hal penting. Apalagi kesehatan gizi, pendidikan,dan ketahanan keluarga harus berjalan bersama," bebernya.

 

Terlebih dari semua itu, dirinya memberikan dua pesan penting. Hal itu ialah keluarga dan kolaborasi..

"Keluarga merupakan pusat pembangunan. Keluarga memulai pembangunan manusia dan kolaborasi merupakan kekuatan dalam terwujud semua hal, termasuk kesejahteraan," pungkasnya. ( ADV )

 

Sirkuit Cibayawak Jampangkulon di Harapkan Memberi Dampak Positif Berkelanjutan Bagi Masyarakat

 

Infonas.id | Sukabumi,-Sirkuit Cibayawak di Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi resmi dibuka. Peresmian sirkuit ditandai dengan digelarnya event grasstrack yang diikuti puluhan peserta dari Jawa Barat dan Banten.

Sirkuit tersebut diresmikan Wakil Bupati Sukabumi H Andreas pada Minggu (30/8/2026). Event grasstrack digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Wakil Bupati Sukabumi H Andreas menyambut positif peresmian Sirkuit Cibayawak dan penyelenggaraan event tersebut. Ia menilai kegiatan olahraga otomotif tidak hanya menjadi sarana menyalurkan hobi, tetapi juga berpotensi menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.

"Kegiatan positif ini menjadi salah satu ajang untuk menyalurkan hobi, tetapi juga bisa ada pertumbuhan ekonomi di wilayah Desa Bojongsari," terangnya.

Menurut Wabup, keberadaan sirkuit dan kegiatan grasstrack merupakan bentuk kreativitas masyarakat yang lahir dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari warga, tokoh masyarakat hingga pemerintah desa.

H Andreas berharap keberadaan Sirkuit Cibayawak dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Desa Bojongsari serta mendorong munculnya berbagai kegiatan positif lainnya.

"Mudah-mudahan dengan kegiatan positif ini menjadikan Desa Bojongsari berkah dan masyarakatnya sehat semuanya," pungkasnya.

Ketua Panitia Event Grasstrack, Tintus Aryanto, mengatakan perlombaan berlangsung selama dua hari, yakni Sabtu (29/8) hingga Minggu (30/8/2026).

"Peserta yang mengikuti kegiatan ini kurang lebih 60 peserta dari Jawa Barat dan Banten,"ujarnya.

Tintus menuturkan, event tersebut mempertandingkan sejumlah kelas grasstrack. Perlombaan menjadi wadah bagi para penghobi olahraga otomotif untuk menyalurkan minat sekaligus mengembangkan potensi otomotif di daerah.  ( ADV )

Minggu, 30 Agustus 2026

Pasar Rakyat UMKM , Bupati “ Momentum Strategis Perkuat Pelaku Usaha Lokal”

 

Infonas.Id | Sukabumi,-Pasar Rakyat UMKM dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156 resmi dibuka Bupati Sukabumi H Asep Japar di Lapangan Cangehgar Palabuhanratu, Sabtu (29/8/2026) malam.

 

Ribuan masyarakat antusias memadati lokasi untuk menyaksikan pembukaan sekaligus menikmati beragam produk dan sajian UMKM.

 

Pesta rakyat ini akan berlangsung hingga 13 September 2026. Selama pelaksanaan, masyarakat dapat mengunjungi berbagai stan yang menyajikan produk unggulan dan hasil kreativitas pelaku usaha lokal Kabupaten Sukabumi.

 

Pembukaan turut dihadiri Wakil Bupati Sukabumi H Andreas, Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi, Kapolres Sukabumi, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua Pengadilan Negeri Kabupaten Sukabumi, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Sukabumi.

 

Dalam sambutannya, Bupati H Asep Japar mengatakan Pasar Rakyat UMKM sebagai momentum strategis untuk memperkuat keberadaan pelaku usaha lokal.

"Pasar Rakyat UMKM merupakan momentum strategis yang diyakini dapat menjadi ruang yang lebih terbuka bagi para pelaku UMKM," ujarnya.

 

Ia menyampaikan, geliat transaksi di pasar rakyat tidak hanya berdampak terhadap pemasaran produk lokal, tetapi juga dapat meningkatkan kepercayaan konsumen dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

 

Di sisi lain, kegiatan ini menjadi sarana untuk mengenalkan beragam potensi Kabupaten Sukabumi sekaligus menumbuhkan kebanggaan terhadap produk daerah.

 

Bupati menjelaskan, Pasar Rakyat UMKM tahun ini mengusung tema "Sukabumi Mubarokah, Memacu Agroindustri, Memajukan Pariwisata." Tema tersebut kata dia, sejalan dengan upaya Pemkab Sukabumi memperkuat sektor unggulan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Beliau pun mengajak masyarakat untuk menjadikan produk UMKM lokal sebagai pilihan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

 

"Saya berharap dukungan konsumen dapat memacu pelaku usaha terus berinovasi, meningkatkan kualitas, dan memperkuat daya saing produk hingga mampu menembus pasar yang lebih luas," tuturnya. ( ADV )

Senin, 03 Agustus 2026

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Pemkab Sukabumi Dan BET Cipelang Terapkan Teknologi "Bayi Tabung" Ternak

 

Infonas.id  | Sukabumi,- – Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional, Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Peternakan menggandeng Balai Embrio Ternak (BET) Cipelang untuk menjalankan program Pelayanan Aktif Distribusi dan Transfer Embrio (TE) di tingkat peternak. 3 Agustus 2026


Teknologi reproduksi mutakhir yang kerap disebut "bayi tabung ternak" ini menjadi strategi cepat dalam mencetak bibit sapi unggul. Dengan sistem ini, sapi betina lokal bertindak sebagai resipien untuk mengandung dan melahirkan pedet dengan genetik berkualitas tinggi tanpa harus menunggu proses persilangan alami selama beberapa generasi.


Kepala Dinas Peternakan Kab. Sukabumi, drh. Asep Kurnadi menyampaikan program ini adalah langkah konkret menjawab tantangan pemenuhan protein hewani nasional.


 "Penerapan TE bersama BET Cipelang adalah solusi untuk menghadirkan bibit sapi berkualitas tinggi secara instan. Ini bukan sekadar perbaikan genetik, melainkan investasi jangka panjang untuk mendongkrak nilai jual ternak, meningkatkan kesejahteraan peternak, dan mendukung penuh program swasembada daging nasional," ujar drh. Asep.


Dalam pelaksanaannya, tim ahli BET Cipelang bersama dokter hewan dan inseminator daerah terjun langsung ke lapangan. Mulai dari seleksi sapi resipien, sinkronisasi berahi, hingga monitoring ketat manajemen pakan dan kesehatan pasca-transfer dilakukan sesuai SOP untuk menjaga tingkat keberhasilan kehamilan tetap tinggi.


Dinas Peternakan optimis melalui program ini Kabupaten Sukabumi dapat mempercepat akselerasi swasembada daging dan susu. Ke depan, Sukabumi ditargetkan menjadi salah satu lumbung bibit sapi unggul nasional  yang mampu mendukung kebutuhan logistik pangan, termasuk untuk institusi pertahanan seperti TNI-Polri.


"Modernisasi peternakan rakyat melalui kolaborasi dengan BET Cipelang ini adalah modal kuat kita. Peternak kuat, pangan kuat, negara kuat," pungkas drh. Asep.  ( adv )

3 Agenda Penting Di Sampaikan Bupati Dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi

 

Infonas.Id  | Sukabumi ,-Bupati Sukabumi H Asep Japar menyampaikan tiga agenda penting dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi, Senin (3/8/2026). Agenda tersebut meliputi Nota Pengantar Perubahan KUA-PPAS APBD 2026, pendapat akhir atas kesepakatan KUA-PPAS 2027, serta jawaban pemerintah terhadap pandangan fraksi mengenai perubahan status Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri menjadi Perseroda.

Dalam pemaparannya, Bupati mengatakan perubahan APBD 2026 dilakukan agar program pembangunan tetap berjalan sesuai kebutuhan masyarakat dan menyesuaikan perkembangan kondisi ekonomi serta kebijakan pemerintah.
Pendapatan daerah pada perubahan APBD 2026 diproyeksikan naik dari Rp3,99 triliun menjadi Rp4,08 triliun. Sementara belanja daerah diusulkan meningkat menjadi Rp4,23 triliun untuk mendukung belanja wajib dan program prioritas pembangunan.
Bupati juga mengapresiasi DPRD atas kesepakatan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD menjadi kunci penyusunan APBD yang efektif, transparan, dan berpihak kepada masyarakat.
Lebih lanjut Bupati menegaskan perubahan Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri menjadi Perseroda bertujuan meningkatkan profesionalisme pengelolaan, memperluas pelayanan air bersih, dan memperkuat kontribusi BUMD terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ia memastikan perubahan status tersebut tidak akan mengurangi pelayanan kepada masyarakat maupun hak-hak pegawai. Bupati berharap transformasi ini mampu menghadirkan layanan air minum yang lebih baik sekaligus meningkatkan kinerja perusahaan daerah. ( ADV)

Sabtu, 02 Mei 2026

Selamat Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026 “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”

 

Infonas.Id | Sukabumi,-Selamat Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026

“Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”

Bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, mari wujudkan pendidikan yang bermutu, merata, dan berkeadilan untuk mencetak generasi Sukabumi yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.

( ADV )

Jumat, 01 Mei 2026

Wakil Bupati Hadiri MAYDAY Bersama DPC SARBUMUSI Acara Dialogis Dan kekeluargaan

 

Infonas.Id | Sukabumi,-Wakil Bupati (Wabup) Sukabumi H. Andreas berbaur bersama para buruh yang tergabung dalam DPC Konfederasi Serikat Buruh Muslimin Indonesia (SARBUMUSI) Kabupaten Sukabumi memperingati Hari Buruh Internasional di Santa sea Waterpark,

Jumat, 1 Mei 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Andreas mengapresiasi kegiatan yang digagas DPC K Sarbumusi Kabupaten Sukabumi yakni perayaan Hari Buruh Internasional dengan situasi yang oenuh kekeluargaan.
"Ini luar biasa. Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini," ujarnya.
Wabup menyampaikan beberapa hal penting dan strategis diantaranya terkait investasi di Sukabumi
"Kami telah menyiapkan langkah dan strategi agar investasi banyak masuk Kabupaten Sukabumi," ucapnya.
Sejumlah hal yang akan dilakukan ialah menumbuhkembangkan sektor pariwisata, pertanian, dan industri, karenanya dibutuhkan kerjasama semua pihak untuk menciptakan iklim investasi yang sehat dan nyaman di Sukabumi.
Sementara itu, Ketua DPC K Sarbumusi Kabupaten Sukabumi Usman Abdul Faqih mengatakan, organisasi yang dipimpinnya memiliki cara lain dalam memperingati hari buruh ini. Salah satunya dengan mengajak anggota organisasi untuk berlibur.
"Selain kegiatan ini, kami pun telah mengadakan sejumlah rangkaian kegiatan, diantara turnamen futsal, hingga lomba karya tulis," pungkasnya. ( ADV )

Lailatul Ijtima, Bupati Ajak Perkuat Sinergitas Dalam Membangun Kabupaten Sukabumi

 

Infonas.Id | Sukabumi,-Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar Lailatul Ijtima di Pendopo, Kamis, 30 April 2026. Kegiatan berkumpul di malam hari ini, merupakan tradisi para ulama untuk mempererat silaturahmi

Berdasarkan pantauan, kegiatan ini dihadiri berbagai unsur. Baik dari pemerintah, TNI, Polri, ulama, hingga berbagai tokoh.
Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengatakan, kegiatan ini merupakan forum strategis untuk memperkuat silaturahmi antara ulama dan Umaro. Selain itu, menjadi ajang untuk memperkuat sinergitas dan kolaborasi dalam membangun Kabupaten Sukabumi.
"Melalui kegiatan ini, kita dapat terus memperkuat persatuan dan menjaga kerukunan," ujarnya.
Di momen ini pula, Bupati mengajak semua pihak untuk terus menjadikan nilai religius, akhlak mulia, dan gotong royong sebagai landasan. Oleh karena itu, bupati mendorong partisipasi aktif semua pihak untuk menyukseskan program pembangunan Pemerintah Kabupaten Sukabumi.
"Mari kita perkuat religius hingga gotong royong untuk menyukseskan program pembangunan Pemda. Baik di bidang sosial, ekonomi, dan keagamaan," ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati pun mengajak semua pihak untuk turut serta menyukseskan agenda keagamanan Pemkab Sukabumi. Dalam hal ini MTQ yang rencananya dilaksanakan 4-7 Mei di Ponpes Yaspida, Kecamatan Kadudampit.
"Mari kita sukseskan dan semoga kegiatannya dapat berjalan lancar," ajaknya.
Sementara itu, Kabag Kesra Setda Kabupaten Sukabumi H. Andi Rahman menambahkan, dalam konteks pemerintah, kegiatan ini menjadi menjadi ajang untuk bertukar pikiran dan masukan. Terutama dalam hal membangun Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul,berbudaya, dan berkah (Mubarakah).
"Di momen ini pun memperkuat nilai nilai keagamaan, kearifan lokal, dan lainnya untuk menuju Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah," ungkapnya.
Apalagi kegiatan ini diisi dengan berbagai hal positif. Dimulai dari salat berjamaah, pengajian,hingga tausyiah.
"Semoga kegiatan ini membawa kebarokahan untuk kita semua," pungkasnya. (ADV )
© Copyright 2021 INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita | All Right Reserved