Foto: Net
OPINI - Publik Negeri Konoha kembali dihebohkan oleh kebijakan anggaran yang dinilai "sangat visioner". Di tengah krisis air ekstrem yang melanda kawasan pertanian Desa Keroncong, Negeri Konoha, sebuah pemandangan kontras mendadak menyedot perhatian warga dari berbagai pelosok negeri hingga merajai trending topic di jutaan cermin komunikasi sihir (media sosial).
Di saat hamparan tanah sawah membelah retak dan tanaman padi para Shinobi Tani menguning layu akibat air irigasi yang tak kunjung mengalir, sebuah gapura beton mewah senilai ratusan juta Ryo berdiri dengan sangat megah dan anggun di tengah lahan yang gersang.
Kehadiran gapura megah ini dinilai sukses menjadi "Oase Visual" yang memanjakan mata para warga Konoha di tengah duka kegagalan panen.
"Padi Boleh Puso, yang Penting Feed Instagram Tetap Estetik!"
Keputusan jajaran birokrasi Hokage dalam membangun infrastruktur bernilai fantastis di lokasi terdampak kemarau ini memicu decak kagum sekaligus rasa heran dari berbagai kalangan. Banyak pihak menyebut langkah ini sebagai terobosan visioner untuk menyulap bencana kekeringan menjadi potensi pariwisata berkonsep post-apocalyptic.
Para petani lokal yang sebelumnya pusing memikirkan modal tanam yang melayang serta tingginya biaya sewa mesin pompa air, kini bisa mengelus dada dengan penuh rasa bangga.
"Awalnya saya sangat sedih karena air irigasi tidak pernah sampai ke sawah saya. Tapi begitu berdiri di bawah gapura ratusan juta ini sambil berfoto selfie, rasa lapar dan kepikiran utang pupuk langsung hilang seketika. Gapura ini benar-benar membawa ketenangan jiwa," ujar seorang petani lokal Konoha sembari menatap tanahnya yang gersang dengan penuh keharuan.
FOLLOW THE INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram