Majalengka – Warga Desa Gandu, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka, mengaku geram terhadap kondisi jalan poros Gandu–Sinarjati yang baru saja diperbaiki namun sudah kembali rusak dalam waktu singkat.
Proyek pemeliharaan jalan tersebut diketahui menelan anggaran sebesar Rp289 juta dan dikerjakan oleh CV Dharma Jaya. Namun, hasil pekerjaan diduga tidak sesuai spesifikasi teknis, sehingga kualitas jalan dinilai buruk oleh masyarakat.
Seorang warga berinisial Y mengungkapkan kekecewaannya kepada awak media melalui pesan WhatsApp. Kamis (09 April 2026)
Ia menyebutkan bahwa jalan tersebut baru selesai diperbaiki sekitar tiga bulan lalu, namun kini sudah mengalami kerusakan cukup parah.
“Tolong konfirmasi ke pengusaha yang mengerjakan jalan poros desa. Baru selesai tiga bulan, sekarang sudah hancur lagi,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kerusakan yang terjadi berupa jalan berlubang dan permukaan yang pecah-pecah, sehingga mengganggu aktivitas warga.
“Saya jelas kecewa. Dengan anggaran sebesar itu, masa baru beberapa bulan sudah rusak? Pengusaha harus bertanggung jawab dan segera memperbaiki kembali,” tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, pelaksana proyek bernama Ivan saat dikonfirmasi melalui WhatsApp menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan perbaikan sebanyak dua kali dan proyek tersebut masih dalam masa pemeliharaan.
“Itu sudah diperbaiki dua kali, dan masih dalam masa pemeliharaan. Akan segera kami perbaiki lagi,” ujarnya singkat.
Meski demikian, warga berharap perbaikan yang dilakukan tidak sekadar tambal sulam, melainkan dilakukan secara menyeluruh sesuai standar teknis agar jalan dapat bertahan lebih lama. (RYAN)
FOLLOW THE INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram