-->

Minggu, 05 April 2026

PPII Jabar Resmi Dilantik, H. Sanari Siap Pimpin Organisasi 2026–2030

PPII Jabar Resmi Dilantik, H. Sanari Siap Pimpin Organisasi 2026–2030



Purwakarta – Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Pemaser Ikan Indonesia (PPII) Jawa Barat resmi dilantik dan dikukuhkan untuk masa bakti 2026–2030. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Desa Cibogogirang, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Minggu (5/4).

Pelantikan dilakukan langsung oleh jajaran PPII Pusat sebagai tindak lanjut dari proses pemilihan kepengurusan sebelumnya yang menetapkan H. Sanari sebagai Ketua PPII DPD Jawa Barat.

Ketua Umum PPII Pusat, Muslihun, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan dan pengukuhan merupakan bagian dari amanat organisasi yang harus dilaksanakan agar kepengurusan sah secara aturan.

“Setelah melalui proses pemilihan, hari ini kepengurusan resmi dilantik untuk menjalankan roda organisasi sesuai dengan AD/ART yang berlaku,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh pengurus untuk menjaga komunikasi dan soliditas demi kelancaran program organisasi ke depan.

“Dengan komunikasi yang baik antar pengurus, organisasi akan berjalan sesuai harapan. Kami mengapresiasi panitia dan jajaran DPD Jabar yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan baik,” tambahnya.

Sementara itu, Penasihat PPII DPD Jawa Barat, Bambang Wulantoko, menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan solidaritas antar anggota. Ia juga mengungkapkan rencana kegiatan sosial yang akan menjadi agenda organisasi.

“Kami berharap dukungan dan motivasi dari seluruh pihak. Ke depan akan digelar kegiatan sosial seperti tebar benih ikan dan kegiatan maser bersama di setiap klub binaan PPII,” jelasnya.

Ketua PPII DPD Jawa Barat, H. Sanari, dalam sambutannya menyampaikan komitmennya untuk menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab. Ia juga menekankan pentingnya kebersamaan dalam menghadapi dinamika organisasi.

“Dalam perjalanan organisasi pasti ada tantangan. Namun, kami siap bekerja dan fokus menjalankan program yang telah ditetapkan,” ungkapnya.

Ia juga membuka ruang musyawarah dalam setiap pengambilan keputusan serta menegaskan bahwa organisasi harus dijalankan secara kolektif, bukan individual.

“Saya tidak ingin bersikap otoriter. Organisasi ini milik bersama, sehingga setiap kebijakan harus melalui musyawarah. Kami juga berharap dukungan penuh dari seluruh klub binaan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya kesadaran anggota terhadap hak dan kewajiban dalam berorganisasi, termasuk dalam hal kepatuhan terhadap aturan dan iuran anggota.

“Kami tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan semua pihak. Sinergi dan kekompakan menjadi kunci keberhasilan program yang telah direncanakan,” pungkasnya. (FT)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita | All Right Reserved