INFONAS.ID|Blitar - beberapa Kepala Desa di wilayah Kecamatan Kademangan mengambil langkah tegas.Langkah ini diwujudkan dalam bentuk Surat Pernyataan Mosi Tidak Percaya terhadap Bupati Blitar Hj. Rini Syarifah, tertanggal 09 Agustus 2021
Dari keterangan tertulis dan Surat Mosi Tidak Percaya, pernyataan tersebut disebabkan kebijakan atau keputusan Bupati Blitar yang tidak tepat dan cenderung diliputi dengan rasa kebencian.
Beberapa Kepela Desa merasa adanya adu domba segelintir orang untuk membuat kegaduhan dan adanya unsur suka tidak suka, sehubungan dengan mutasi jabatan di jajaran Pemerintah Kabupaten Blitar.
Termasuk mutasi jabatan Camat Kademangan yang dilakukan oleh oknum di Pemkab. Blitar dan tim sukses Bupati Blitar dimana hasil keputusan ini membuat para Kepala Desa di wilayah Kecamatan Kademangan merasa gerah dan suasana pemerintahan di desa semakin tidak kondusif akibat kepentingan pribadi dan intervensi terhadap pengambilan keputusan dengan cara – cara memfitnah antar para Kepala Desa dan Camat.
Seperti disampaikan kepada beberapa awak media oleh Koordinator Kecamatan dari para Kepala Desa di wilayah Kecamatan Kademangan, Fendi Gira Santoso, S.Sos yang menjabat Kepala Desa Jimbe menjelaskan bahwa ” Ada krisis kepercayaan para Kepala Desa di wilayah Kecamatan Kademangan menyikapi mutasi dari Camat Kademangan yang diduga ada kejanggalan dan ada unsur suka dan tidak suka dalam pengambilan keputusan mutasinya. ” jelasnya.
Fendi menambahkan bahwa ” Kami para Kepala Desa di wilayah Kademangan pingin adanya suasana kondusif dan tidak ada unsur adu domba dan sebagainya, juga kami tidak pernah ada cacat ataukah suka atau tidak suka dengan Camat yang hari ini tiba – tiba dipindah ke Kecamatan Selopuro.
Kami para Kepala Desa di Kecamatan Kademangan baik – baik ( fine – fine, Red ) aja, nyaman dan semua permasalahan juga diatasi dengan seksama tidak ada permasalahan satupun tapi kenapa kami Kepala Desa di Kecamatan Kademangan tiba – tiba ada adu domba yang disinyalir disitu dengan perpindahan Camat dan kami tidak terima dengan adanya itu, kami tidak ingin ada hal – hal seperti itu di Kecamatan Kademangan.
Lanjut dengan Surat Pernyataan bersama tersebut para Kepala Desa di wilayah Kecamatan Kademangan menyatakan bahwa semua itu adalah bohong dan firnah kaitan dengan ada Tim Verifikasi yang tidak pernah ada untuk penilaian kinerja Camat yang datang ke desa- desa di Kecamatan Kademangan; yang justru para Kepala Desa sangat kehilangan figur pemimpin seperti Camat Kademangan yang tegas dan berani mengambil sikap serta humanis.
” Untuk itu kami mengharap kepada Bupati Blitar cepat mengambil langkah – langkah dengan mengembalikan jabatan Camat Kademangan di wilayah Kecamatan Kademangan karena kami sangat mengharapkan ide- ide, pemikiran dan arahannya; dan bila hal ini tidak dilakukan para Kepala Desa akan menyerahkan stempel desa kepada Pemerintah Kabupaten Blitar sebagai bentuk pelayanan kami kepada masyarakat,” pungkasnya.(ayu-Red)
FOLLOW THE INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram