-->

Sabtu, 03 Oktober 2026

Hadir di PBAK UMN, Bupati Asep Japar Optimis Visi Mubarakah Terwujud Lewat Peningkatan SDM

 

Infonas.Id | | Sukabumi,-Bupati Sukabumi H. Asep Japar semakin optimis akan terwujudnya masyarakat Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarakah). Apalagi dengan terus meningkatnya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Sukabumi.

"Di kampus (Universitas Madani Nusantara) ini saja, sebagian besar mahasiswanya warga Kabupaten Sukabumi. Ini menjadi hal positif dalam mewujudkan visi kami, terutama dari sisi peningkatan SDM," ujarnya saat membuka kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Universitas Madani Nusantara (UMN) di kampus tersebut yang berlokasi di Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Sabtu, 3 Oktober 2026.
Bupati pun meyakini peran pendidikan tinggi sangat luar biasa. Terutama sebagai tempat lahirnya gagasan, inovasi, kepemimpinan, dan SDM yang dapat berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
"Saya sangat mengapresiasi peran Universitas Madani Nusantara. Atas dedikasinya sebagai salah satu pilar pencetklak SDM yang unggul, cerdas,dan berakhlak mulia," ucapnya.
Selain itu, bupati pun berpesan agar para mahasiswa baru yang jumlahnya mencapai 700 lebih ini dapat memanfaatkan kesempatan berkuliah ini. Terutama dalam menyiapkan diri menjadi generasi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, daerah, bangsa dan negara.
"Belajarlah dengan sungguh-sungguh, bangun juga jejaring positif, dan jangan takut bermimpi besar," tegasnya.
Sementara itu, Rektor Universitas Madani Nusantara, H. Endin Nasrudin mengatakan, PBAK merupakan hak yang wajib dilakukan seluruh perguruan tinggi. Sebab di dalamnya disampaikan berbagai materi yang sangat penting.
"Di dalamnya ada materi materii yang berhubungan dengan perkuliahan. Jadi ini sangat penting diikuti para mahasiswa baru," pungkasnya. ( ADV )

242 Mahasiswa STAI Palabuhanratu Diwisuda, Sekda Tekankan Pentingnya Kompetensi, Integritas dan Akhlak

 

Infonas.Id  | Sukabumi,-Sebanyak 242 mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Palabuhanratu resmi menyandang gelar sarjana setelah mengikuti Wisuda Sarjana ke-20 di Grand Inna Samudera Beach Hotel Palabuhanratu, Sabtu (3/10/2026).

Wisuda tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H Ade Suryaman, Wakil Koordinator PTAIS Wilayah II Jawa Barat Aan Hasanah, perwakilan anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Di hadapan para wisudawan, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H Ade Suryaman menekankan pentingnya kompetensi, integritas, dan akhlak sebagai bekal utama memasuki dunia kerja dan menghadapi persaingan.
Menurut Sekda, gelar sarjana saja tidak cukup untuk menjamin keberhasilan. Para lulusan harus terus meningkatkan kemampuan agar mampu beradaptasi dengan tuntutan dan perkembangan zaman.
"Kompetensi adalah kunci sukses. Kalau tidak memiliki kompetensi, akan kalah bersaing. Tetapi kompetensi juga harus diiringi integritas dan akhlak," ujarnya.
Sekda menilai, banyaknya lulusan perguruan tinggi membuat persaingan semakin terbuka. Karena itu, alumni STAI Palabuhanratu diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan integritas yang baik.
Ia berpesan agar alumni menjaga nama baik almamater serta mampu menjadi lulusan yang adaptif terhadap perubahan.
“Wisuda ini bukan akhir dari proses belajar. Teruslah belajar dan tingkatkan kompetensi. Jadilah lulusan yang adaptif terhadap perkembangan zaman," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua STAI Palabuhanratu, H Budi Munawar Khutomi menyampaikan apresiasi kepada seluruh wisudawan dan orang tua yang telah memberikan dukungan selama proses pendidikan.
H Budi menambahkan, Wisuda Sarjana ke-20 menjadi bagian dari hasil proses pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat selama tahun akademik 2025/2026. ( ADV )

Jumat, 02 Oktober 2026

Pernah Pimpin Polres Majalengka, Suyudi Ario Seto Kini Dipercaya Menjadi Kapolri

MAJALENGKA — Kabupaten Majalengka memiliki ikatan historis dengan Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto yang disebut resmi dilantik sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Pelantikan tersebut menjadi babak baru dalam perjalanan karier Suyudi Ario Seto di tubuh Polri. Sosok yang pernah menjabat Kapolres Majalengka pada 2014 itu kini disebut dipercaya menduduki jabatan tertinggi di institusi kepolisian.

Sepanjang perjalanan kariernya, Suyudi Ario Seto tercatat pernah menduduki sejumlah posisi strategis, mulai dari Kapolres Bogor, Kapolresta Bogor Kota, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Wakapolda Metro Jaya, Kapolda Banten hingga Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI.

Bagi masyarakat Majalengka, kabar tersebut memiliki makna tersendiri. Pasalnya, sebelum mencapai posisi puncak di institusi Polri, Suyudi pernah mengabdikan diri dan menjalankan tugas sebagai Kapolres Majalengka.

Bahkan, dalam kunjungannya ke Majalengka pada Agustus 2026, ia sempat mengenang kembali masa pengabdiannya di Bumi Sindangkasih.

Menyambut kabar pelantikan tersebut, Bupati Majalengka Eman Suherman menyampaikan ucapan selamat sekaligus doa atas amanah baru yang dipercayakan kepada Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Majalengka dan masyarakat Majalengka, kami mengucapkan selamat kepada Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto atas amanah baru sebagai Kapolri. Beliau bukan sosok yang asing bagi Majalengka karena pernah mengemban tugas sebagai Kapolres Majalengka pada tahun 2014,” ujar Eman.

Menurut Eman, perjalanan karier Suyudi dari seorang Kapolres Majalengka hingga dipercaya memimpin institusi Polri menjadi kebanggaan tersendiri bagi daerah.

Ia berharap Suyudi dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik serta diberikan kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Tentu kami merasa bangga karena beliau pernah mengabdi di Majalengka. Kami mendoakan semoga amanah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai Kapolri, serta diberikan kekuatan dan kelancaran dalam memimpin institusi Polri,” katanya.

Lebih lanjut, Eman berharap kepemimpinan Suyudi Ario Seto dapat semakin memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan fondasi penting dalam mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap sinergi antara Polri dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat. Keamanan dan ketertiban merupakan fondasi penting bagi pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Eman juga menilai tantangan keamanan ke depan semakin kompleks sehingga membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Pemerintah daerah, TNI, Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, dunia pendidikan, serta seluruh lapisan masyarakat perlu terus membangun komunikasi dan menjaga kondusivitas wilayah.

“Majalengka siap terus bersinergi dengan jajaran kepolisian. Kita ingin masyarakat merasa aman, nyaman dan mendapatkan pelayanan yang baik. Semoga kepemimpinan Jenderal Suyudi membawa Polri semakin dekat dengan masyarakat,” tuturnya.

Di akhir pernyataannya, Eman kembali menyampaikan doa dan harapan agar Suyudi Ario Seto senantiasa diberikan kesehatan serta kelancaran dalam menjalankan amanah sebagai pimpinan tertinggi Polri.

“Sekali lagi, selamat kepada Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto. Dari Majalengka kami menyampaikan doa dan dukungan agar beliau senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan kelancaran dalam menjalankan amanah besar sebagai Kapolri,” pungkas Eman.

(Zan)

Jalan Baru Diperbaiki Sudah Rusak Lagi, Proyek Majasuka–Majasari Majalengka Tuai Sorotan


MAJALENGKA — Pekerjaan pemeliharaan jalan poros penghubung Majasuka–Majasari di Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, menjadi sorotan masyarakat.

Pasalnya, ruas jalan yang disebut baru selesai dikerjakan sekitar satu bulan lalu tersebut kini dilaporkan mengalami kerusakan. Sejumlah bagian lapisan hotmix terlihat retak hingga mengelupas.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai kualitas pekerjaan serta pengawasan terhadap proyek pemeliharaan jalan tersebut.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, pekerjaan pemeliharaan ruas jalan Majasuka–Majasari tersebut dikerjakan oleh CV Mentari, yang beralamat di Blok Babakan RT 003/RW 009, Desa Cidulang, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka.

Salah seorang tokoh masyarakat setempat berinisial AP mengaku kecewa melihat kondisi jalan yang kembali mengalami kerusakan dalam waktu relatif singkat setelah pekerjaan selesai.

«“Saya sangat kecewa dengan perbaikan jalan ini, karena baru selesai sudah pada retak. Ini jelas perlu dipertanyakan kualitas konstruksinya dan pengawasannya,” ujar AP kepada wartawan.»

Menurutnya, kerusakan yang muncul dalam waktu singkat tersebut semestinya menjadi perhatian serius dari pihak terkait, terutama untuk memastikan pekerjaan infrastruktur yang menggunakan anggaran pemerintah memenuhi standar kualitas yang telah ditentukan.

“Jangan sampai masyarakat hanya mendapatkan jalan yang sebentar diperbaiki, tetapi kemudian rusak kembali. Pengawasan harus diperketat,” katanya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak CV Mentari belum berhasil dikonfirmasi untuk memberikan penjelasan terkait kondisi jalan tersebut, termasuk mengenai spesifikasi pekerjaan, masa pemeliharaan, maupun penyebab munculnya keretakan pada lapisan hotmix.

Pihak dinas terkait juga belum memberikan keterangan mengenai pekerjaan tersebut maupun langkah yang akan dilakukan terhadap kondisi jalan yang dilaporkan mengalami kerusakan.

Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak pelaksana maupun instansi terkait untuk memberikan penjelasan secara utuh mengenai pekerjaan pemeliharaan jalan Majasuka–Majasari tersebut.

(Zan)

Ratusan Sekolah di Majalengka Direvitalisasi, Disdik Kejar Perbaikan Sarpras

 

MAJALENGKA — Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui Dinas Pendidikan (Disdik) terus mendorong peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan. Salah satunya dilakukan melalui program revitalisasi sekolah yang menyasar sejumlah satuan pendidikan yang mengalami kerusakan maupun membutuhkan penambahan ruang untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.

Program revitalisasi tersebut merupakan bagian dari dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan untuk memperbaiki fasilitas sekolah yang mengalami kerusakan sekaligus meningkatkan kelayakan sarana pendidikan.

Di Kabupaten Majalengka, program tersebut tengah berjalan dan mencakup sejumlah sekolah mulai dari jenjang PAUD, sekolah dasar negeri (SDN), hingga sekolah menengah pertama (SMP).

Salah satu sekolah yang mendapatkan program revitalisasi adalah SDN Cikaracak III. Kepala sekolah setempat menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap kondisi sarana pendidikan di wilayahnya.

“ Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka yang telah memperbaiki gedung sekolah melalui program revitalisasi pada tahun anggaran 2026,” ujarnya.

Menurutnya, perbaikan gedung sekolah memberikan dampak positif terhadap kenyamanan kegiatan belajar mengajar. Dengan kondisi bangunan yang lebih baik, pihak sekolah berharap proses pendidikan dapat berjalan semakin optimal.

“Dengan adanya bantuan ini, semoga ke depannya saya sebagai kepala sekolah bisa lebih meningkatkan kualitas pendidikan dan mencerdaskan anak didik agar berprestasi. Gedung yang bagus dan nyaman tentu sangat mendukung kegiatan belajar mengajar,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, H. Rd. Muhammad Umar Ma’ruf, S.Sos., M.Si., mengatakan pihaknya terus berupaya memperbaiki ruang kelas dan fasilitas sekolah yang mengalami kerusakan.

Menurut Umar Ma’ruf, upaya perbaikan tidak hanya mengandalkan program revitalisasi dari pemerintah pusat. Disdik Majalengka juga mengupayakan dukungan pembiayaan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun Dana Alokasi Umum (DAU).

“Saya sebagai kepala dinas pendidikan terus berusaha untuk bisa memperbaiki ruang kelas yang rusak di Kabupaten Majalengka,” kata Umar Ma’ruf.

“Bukan hanya dari program revitalisasi, saya juga mengajukan melalui DAK dan DAU agar sekolah-sekolah yang sangat membutuhkan perbaikan bisa direalisasikan,” lanjutnya.

Ia menegaskan, peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan tenaga pendidik dan peserta didik, tetapi juga membutuhkan dukungan sarana dan prasarana yang memadai.

“Tugas saya sebagai kepala dinas adalah bagaimana meningkatkan kualitas anak didik agar berprestasi, baik melalui peningkatan sarana dan prasarana maupun aspek non-sarana,” ujarnya.

Dengan berbagai program tersebut, Disdik Kabupaten Majalengka berharap secara bertahap kondisi fasilitas pendidikan yang membutuhkan perbaikan dapat tertangani sehingga tercipta lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan mendukung prestasi peserta didik.

(Rojan)

© Copyright 2021 INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita | All Right Reserved