-->

Minggu, 25 Juli 2021

Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/WNS Kembali Terima Senjata Api Rakitan dari Warga Perbatasan.

Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/WNS Kembali Terima Senjata Api Rakitan dari Warga Perbatasan.

TRIBUNNEWS.MY.ID|Sambas, Kalbar - Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/WNS, kembali menerima penyerahan secara sukarela satu pucuk senjata api rakitan jenis bomen dari warga Dsn. Sempadan, Ds. Temajuk Kec. Paloh Kab. Sambas Prov. Kalbar.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Mekanis 643/WNS Letkol Inf Hendro Wicaksono, S.I.P, dalam keterangan tertulisnya di Makotis Entikong Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Sabtu (25/07/2021).

Dansatgas mengatakan penyerahan secara sukarela senpi rakitan jenis Bomen itu, sebagai bukti kedekatan anggota Satgas dengan masyarakat yang merupakan hasil dari kegiatan teritorial yang setiap hari gencar dilakukan anggota Satgas Yonif Mekanis 643/WNS.

Penyerahan senpi ini bermula ketika personel Pos Temajuk melaksanakan kegiatan karya bakti dan pelayanan kesehatan door to door kepada warga dusun Sempadan, Desa Temajuk, salah satunya ke keluarga M  (52), ujarnya.

“Saat itulah M mengutarakan bahwa dirinya masih menyimpan sepucuk senjata api rakitan miliknya yang selama ini digunakan untuk berburu,” jelas Dansatgas.

Mendengar perkataan M yang masih menyimpan senjata api rakitan, personel Pos Temajuk memberikan penjelasan bahwa menyimpan dan membawa senjata api adalah perbuatan ilegal dan melanggar hukum serta dapat dikenakan sanksi pidana bagi yang melanggar, Kata Dansatgas.

“Setelah menerima penjelasan dari personel Pos Temajuk timbul kesadaran M untuk menyerahkan senjata api rakitan tersebut, sehingga M  mendatangi Pos  Temajuk untuk menyerahkan senjata api rakitan miliknya,” terangnya.

"Kami akan terus berusaha memelihara kepercayaan yang telah diberikan masyarakat, dan akan berbuat yang terbaik untuk negara serta membantu kesulitan masyarakat di perbatasan," ujar Dansatgas.

Menurut M, dia menyerahkan senpi rakitan itu kepada Pos Satgas Pamtas yang telah tulus menjaga serta membantu kesulitan masyarakat di perbatasan.

"Saya sudah meninggalkan kebiasaan berburu dan saya percaya bahwa kondisi perbatasan sekarang sudah aman dengan adanya TNI sehingga tidak perlu lagi menyimpan senjata ini," ujarnya.

Sementara itu, Danpos Temajuk, Letda Inf Bayu setiawan juga menyampaikan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan masyarakat khususnya saudara M kepada anggota Pos Temajuk Satgas Yonif Mekanis 643/WNS.

"Kami merasa terhormat atas kepercayaan masyarakat kepada Satgas Pamtas, semoga hubungan baik ini dapat terjaga dan semakin kuat lagi," ujarnya. (Red). 


Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita | All Right Reserved