-->

Kamis, 13 Agustus 2026

FKP Watukumpul Soroti Dugaan Penggelembungan Biaya Nikah, KUA Bantah Ada Pungutan

PEMALANG – Forum Konsultasi Publik (FKP) yang digelar di Aula Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, Kamis (13/8/2026), diwarnai sorotan terkait dugaan penggelembungan biaya pernikahan yang disebut terjadi di lapangan.

Dalam forum tersebut, pembahasan utama berkaitan dengan perekaman administrasi kependudukan bagi warga Kecamatan Watukumpul yang hingga kini belum melakukan perekaman.

Namun, forum berkembang ketika salah satu perwakilan media mempertanyakan adanya dugaan perbedaan biaya pernikahan. Disebutkan, terdapat biaya yang semestinya sekitar Rp600 ribu, tetapi di lapangan diduga mencapai Rp1,5 juta atau lebih.

Sorotan tersebut kemudian mendapat tanggapan dari pihak Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Watukumpul.

Pihak KUA membantah adanya penggelembungan biaya pernikahan untuk wilayah Kecamatan Watukumpul, khususnya bagi pasangan yang melangsungkan akad nikah di kantor KUA.

“Saya rasa untuk daerah Kecamatan Watukumpul tidak ada pembengkakan biaya pernikahan. Langsung ditransfer ke negara, itu jika menikah di kantor KUA. Jika menikah di rumah, saya tidak tahu mengenai itu,” tuturnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pihak KUA Watukumpul meyakini tidak terdapat pembengkakan biaya pada layanan pernikahan yang dilaksanakan di kantor KUA.

Meski demikian, dugaan adanya perbedaan biaya di lapangan menjadi perhatian peserta forum. Persoalan tersebut dinilai perlu diperjelas agar masyarakat memperoleh informasi yang transparan mengenai ketentuan biaya pernikahan, mekanisme pembayaran, serta pihak yang menerima pembayaran.

Forum Konsultasi Publik diharapkan tidak hanya menjadi ruang penyampaian aspirasi masyarakat, tetapi juga momentum untuk memastikan pelayanan publik berjalan transparan, sesuai ketentuan dan tidak membebani masyarakat dengan biaya di luar aturan.

(SOLIHIN)

Rabu, 12 Agustus 2026

Squad Nusantara Pemalang Bangun Kemitraan dengan Rutan Kelas IIB, Bahas Peran Ormas

PEMALANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Squad Nusantara Kabupaten Pemalang terus memperkuat komunikasi dan sinergitas dengan sejumlah instansi pemerintahan. Salah satunya dilakukan melalui kunjungan silaturahmi ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kabupaten Pemalang, Rabu (12/8/2026).

Kunjungan yang berlangsung sekitar pukul 10.30 WIB tersebut diterima oleh perwakilan Kepala Rutan, Akbar. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab selama kurang lebih satu jam.

Dalam pertemuan tersebut, jajaran DPC Squad Nusantara Kabupaten Pemalang memperkenalkan susunan kepengurusan baru untuk periode 2026–2028. Selain memperkenalkan jajaran pengurus, pertemuan juga menjadi momentum untuk membangun komunikasi serta membuka ruang sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan pihak Rutan.

Ketua DPC Squad Nusantara Kabupaten Pemalang, Surinto, hadir bersama Sekretaris Slameto, SE., Bendahara Yudha Anggoro, serta sejumlah pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Squad Nusantara.

Perwakilan Kepala Rutan Pemalang, Akbar, menjelaskan bahwa Kepala Rutan belum dapat menerima langsung rombongan karena sedang mengikuti kegiatan persiapan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Bapak sedang ada kegiatan terkait persiapan memperingati HUT RI ke-81,” ujar Akbar.

Meski demikian, Akbar menyampaikan apresiasi atas kunjungan jajaran DPC Squad Nusantara Kabupaten Pemalang yang telah meluangkan waktu untuk bersilaturahmi.

“Kami memberikan apresiasi atas waktunya. Pengurus DPC Squad Nusantara Kabupaten Pemalang menyempatkan bersilaturahmi ke kantor kami,” katanya.

Menurut Akbar, pertemuan tersebut juga menjadi momentum untuk saling mengenal antara jajaran Rutan dengan pengurus Squad Nusantara Kabupaten Pemalang.

Ia berharap komunikasi dan pertukaran gagasan antara kedua pihak dapat terus dilakukan pada kesempatan berikutnya, khususnya dalam membahas peran organisasi kemasyarakatan dalam mendukung berbagai kegiatan yang berkaitan dengan lembaga pemasyarakatan.

“Ini menjadi ajang perkenalan kami dari Rutan dengan teman-teman Squad Nusantara. Insyaallah di lain waktu kita bisa bertukar pikiran terkait peran ormas Squad Nusantara dengan lembaga pemasyarakatan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPC Squad Nusantara Kabupaten Pemalang, Surinto, menyampaikan terima kasih atas sambutan dan kesempatan yang diberikan pihak Rutan.

Surinto menegaskan, pihaknya ingin membangun komunikasi yang lebih intensif dengan jajaran Rutan Kelas IIB Pemalang. Menurutnya, komunikasi lintas lembaga menjadi bagian penting dalam membangun kemitraan yang positif antara organisasi masyarakat dengan pemerintah.

“Sinergitas antara Rutan dengan Squad Nusantara menjadi bagian penting dalam membangun kemitraan, khususnya dalam mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan di tingkat pusat maupun kabupaten dan kota,” ujar Surinto.

Ia berharap silaturahmi tersebut tidak berhenti sebatas pertemuan formal. Ke depan, komunikasi dapat terus dikembangkan melalui berbagai bentuk kerja sama positif yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat.

Dengan terbangunnya komunikasi yang baik, DPC Squad Nusantara Kabupaten Pemalang berharap keberadaan organisasi dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekaligus memperkuat hubungan harmonis dengan berbagai lembaga pemerintahan dan instansi terkait di Kabupaten Pemalang. (SOLIHIN)

Perkuat Kemitraan dengan Pemerintah, Squad Nusantara Pemalang Soroti Kualitas Pelayanan Publik

 

PEMALANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Squad Nusantara Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Imigrasi dan Kemasyarakatan Pemalang, Senin (11/8/2026) sekitar pukul 14.20 WIB.

Kunjungan tersebut menjadi langkah awal Squad Nusantara dalam membangun komunikasi dan kemitraan dengan jajaran Imigrasi dan Kemasyarakatan di Kabupaten Pemalang, sekaligus mendorong sinergi dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Rombongan DPC Squad Nusantara dipimpin Ketua DPC Surinto, didampingi Sekretaris Slameto, S.E., dan Bendahara Yudha Anggoro. Kedatangan mereka diterima oleh sejumlah staf Kantor Imigrasi dan Kemasyarakatan, di antaranya Iwan dan Deny yang hadir mewakili Kepala Kantor.

Dalam pertemuan tersebut, jajaran DPC Squad Nusantara memperkenalkan susunan kepengurusan baru sekaligus membuka ruang komunikasi dan kerja sama dengan pihak pemerintah, khususnya dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat.

“Ini merupakan kali pertama Squad Nusantara berkunjung ke Kantor Imigrasi. Kami mengapresiasi sambutan yang diberikan. Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus membangun kemitraan,” ujar Surinto.

Sementara itu, Deny menjelaskan, Kepala Kantor tidak dapat menerima langsung kunjungan tersebut karena pada waktu yang sama tengah mengikuti pertemuan bersama tamu dari Kantor Wilayah Imigrasi Jawa Tengah.

Meski demikian, pertemuan antara kedua pihak berlangsung dalam suasana harmonis selama kurang lebih satu jam. Sejumlah hal dibahas, termasuk pelayanan keimigrasian serta peluang membangun sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan instansi pemerintah.

Surinto mengatakan, Squad Nusantara memberikan sejumlah masukan agar kualitas pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan dan dilaksanakan secara profesional, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan layanan dokumen keimigrasian maupun paspor di Kabupaten Pemalang dan sekitarnya.

“Pertemuan ini sangat harmonis. Kami saling bertukar pikiran dan memberikan apresiasi terhadap pelayanan yang selama ini sudah berjalan dengan baik. Kami juga memberikan input agar pelayanan kepada masyarakat semakin profesional,” katanya.

Menurut Surinto, komunikasi dan kemitraan yang telah terbangun diharapkan tidak berhenti pada kunjungan silaturahmi, tetapi dapat berkembang menjadi kerja sama yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia juga menyinggung posisi Menteri Imigrasi dan Kemasyarakatan, Drs. Agus Andriyanto, S.H., M.H., yang disebutnya sebagai Dewan Pembina Squad Nusantara.

“Apalagi Menteri Imigrasi dan Kemasyarakatan, Drs. Agus Andriyanto, S.H., M.H., merupakan Dewan Pembina Squad Nusantara. Karena itu, mari kita bersama-sama bersinergi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.

Kunjungan tersebut diharapkan menjadi awal terbangunnya komunikasi yang semakin erat antara Squad Nusantara dan jajaran Imigrasi dan Kemasyarakatan di Kabupaten Pemalang. Sinergi tersebut diharapkan dapat turut mendukung terwujudnya pelayanan publik yang transparan, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (SOLIHIN)

Pertahankan Integritas Musda, SC akan Rapikan Administrasi dan Subtansi Musda


Foto: Ilustrasi


Panitia Pengarah atau Streering Committee (SC) terus berbenah menjelang perhelatan Musyawarah Daerah XI DPD Golkar Purwakarta. Kegiatan yang secara jadwal masih menunggu instruksi DPD Golkar Jawa Barat itu terus mengalami persiapan dari waktu ke waktu.

Ketua Panitia Pengarah (SC) Musda XI DPD Golkar Purwakarta, Farid Farhan mengatakan pihaknya pada esok hari akan menggelar rapat pematangan. Menurut dia, tugas panitia pengarah bukan hanya mengurus masalah administrasi, tetapi juga substansi.

"SC ini kan dianggap sekedar mengurus draft musda. Padahal Juklak No 02 DPP Partai Golkar Tahun 2025 memberi ruang yang luas kepada kami untuk membereskan substansi," katanya di Kantor DPD Golkar Purwakarta, Rabu (12/8/2026).

Pria yang akrab disapa Aba Farhan itu menyebut bahwa Steering Committee adalah garda integritas Musda XI DPD Golkar Purwakarta. Sehingga produk yang dihasilkan harus memiliki dasar etika yang kuat.

"Oke misalnya ada kader yang nanti mendaftar. Tentu dia harus membawa surat dukungan minimal 30% hak pilih. Secara administratif sah mencalonkan. Tapi boleh dong kami mengetahui kronologis dari setiap lembar dukungan tersebut", katanya sambil tersenyum

Menurut dia, kronologis sebuah surat dukungan sangat penting karena ada nilai etika dan moral di dalamnya yang harus dipertanggungjawabkan. Dia menginginkan seluruh produk Musda XI Golkar Purwakarta memiliki kualitas yang baik, terutama ketua terpilih.

"Pleno Pimpinan Kecamatan dalam memutuskan dukungan harus memiliki dasar moral, bukan dasar siapa yang bayar. Uang itu bukan alat negosiasi dalam organisasi. Tetapi gagasan adalah syarat mutlak yang harus dimiliki oleh seorang ketua ke depan," katanya.

Lebih jauh dia meminta agar setiap kader yang akan mencalonkan diri sebagai Ketua DPD Golkar Purwakarta untuk mengutamakan diskursus visi. Menurutnya, kader Golkar Purwakarta sedang membutuhkan upgrading kualitas pemikiran.

"Ya kalau untuk jajan-jajan dan biaya komunikasi yang wajar silakan. Tetapi bukan itu ukurannya. Golkar Purwakarta hari ini membutuhkan upgrading isi otak, bukan upgrading isi rekening. Ini harus dipahami oleh seluruh pemilik suara," ujarnya.

Siap Kawal Integritas Musda

Pada bagian akhir, pria yang kini aktif sebagai da'i di Majelis Dzikir Cermin Hati itu mengaku siap mengawal integritas Musda XI Golkar Purwakarta. Karena itu, sebagai SC dia meminta agar pemilik suara menjunjung tinggi asas kejujuran.

"Saat verifikasi surat dukungan, kami akan cek kronologisnya. Dari situ akan muncul fakta politik di balik sebuah produk administrasi. Kami tidak ingin tertipu selembar surat bertanda tangan dan berstempel," katanya.

Farid mengingatkan tentang tata aturan organisasi Partai Golkar. Dia menyebut bahwa Peraturan Organisasi Dewan Etik mengharuskan seorang kader untuk menghindari sikap tidak pantas yang merendahkan citra partai.

"Kalau misalnya semua kader lupa, okelah saya ingatkan. Peraturan Organisasi Dewan Etik Pasal 6 ayat 4. Setiap anggota partai tidak boleh melakukan sesuatu yang berakibat merendahkan citra partai. Misalnya, jual beli surat dukungan. Jangan sampai pemilik suara malah kena vonis PD2LT (Prestasi, Dedikasi, Disiplin, Loyalitas dan Tercela) Dewan Etik," pungkasnya. (***)

Minggu, 09 Agustus 2026

Semarak HUT ke-81 RI, PAC PDI Perjuangan Kecamatan Purwakarta Gelar Lomba Merakyat Bersama Warga


Foto: Keceriaan warga saat ikuti gebyar agustuasan bersama PAC PDIP Kota Purwakarta

PURWAKARTA – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PAC PDI Perjuangan Kecamatan Purwakarta menggelar berbagai perlombaan rakyat bersama warga Kampung Cigedogan, Patung Kuda, RT 32/RW 10, Kelurahan Sindangkasih, Purwakarta, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan penuh keakraban. Tidak hanya menjadi ajang hiburan, perayaan kemerdekaan itu juga menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan, membangun kebersamaan, serta menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan senam sehat bersama. Warga dari berbagai kalangan tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut sambil menikmati suasana pagi yang penuh semangat.

Kemeriahan kemudian berlanjut dengan berbagai perlombaan khas perayaan HUT Kemerdekaan. Di antaranya balap karung, pukul air, makan kerupuk, berjalan menggunakan bakiak, joget balon, hingga lomba kelereng.

Anak-anak, kaum ibu, serta warga lainnya tampak antusias mengikuti maupun menyaksikan perlombaan. Sorak-sorai dan dukungan antarwarga membuat suasana kegiatan semakin semarak.

Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Purwakarta, Z. Lambert Lilipaly, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Secara khusus, ia mengapresiasi Ketua RW 10, Ketua RT 32, serta pengurus Karang Taruna yang telah memberikan izin dan dukungan tempat sehingga rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman dan lancar.

“Terima kasih juga kami sampaikan atas kehadiran dan antusiasme seluruh warga, terlebih lagi anak-anak tersayang yang menjadi harapan masa depan bangsa. Semoga perayaan hari kemerdekaan ini berjalan lancar, membawa kebahagiaan, dan menjadi kenangan manis yang mempererat persaudaraan kita semua,” ujar Lambert.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari amanah organisasi yang dilaksanakan secara terarah sebagai bentuk kepatuhan terhadap arahan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purwakarta dan DPD PDI Perjuangan Jawa Barat.

Lambert mengatakan, kehadiran jajaran partai di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya berlangsung dalam momentum tertentu, tetapi juga mampu membangun kedekatan dan komunikasi secara langsung dengan warga di tingkat akar rumput.

“Kami menyadari tentu ada hal-hal yang belum sempurna dalam pelaksanaan kegiatan ini, bahkan mungkin sedikit mengganggu kesibukan sehari-hari warga. Oleh karena itu, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas segala kekurangan yang ada,” katanya.

Rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut masih akan dilanjutkan dengan lomba gapleh antarranting yang dijadwalkan berlangsung di Sekretariat PAC PDI Perjuangan Kecamatan Purwakarta, Jalan Mr. Dr. Kusuma Atmadja, Purwakarta.

Lambert berharap semangat kebersamaan yang tercipta dalam perayaan tersebut dapat terus dipelihara oleh masyarakat.

Menurutnya, kemerdekaan tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan, memperkuat kerukunan, serta mempertahankan semangat gotong royong.

Dengan semangat tersebut, perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI diharapkan tidak berhenti pada kemeriahan perlombaan, tetapi juga mampu memperkuat solidaritas dan kebersamaan masyarakat Purwakarta.

(JNR)

Selasa, 04 Agustus 2026

Pemerintah Kabupaten Sukabumi resmi meluncurkan Program Parkir Wisata SOMEAH

 

Infonas.Id | Sukabumi,-Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi mulai membenahi salah satu persoalan yang selama ini kerap dikeluhkan wisatawan di kawasan pantai selatan, yakni pengelolaan parkir. Melalui program Parkir Wisata SOMEAH (Sopan, aMan, Endah, dan berkAH), pemerintah berupaya menata sistem parkir agar lebih tertib dan transparan.

Program tersebut diluncurkan Wakil Bupati Sukabumi H Andreas di kawasan Pantai Istana Presiden (IP) Citepus, Palabuhanratu, Senin (3/8/2026). Sebanyak 13 destinasi wisata ditetapkan sebagai proyek percontohan dari total 58 titik wisata di pesisir selatan sebelum diterapkan secara bertahap ke seluruh kawasan.
Peluncuran dihadiri unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, camat, kepala desa, pengelola destinasi, hingga pelaku usaha pariwisata.
Wakil Bupati H Andreas menegaskan pengalaman wisatawan tidak hanya ditentukan oleh keindahan alam, tetapi juga kualitas pelayanan sejak pertama kali memasuki kawasan wisata.
"Parkir bukan sekadar tempat kendaraan berhenti, melainkan gerbang pertama pelayanan wisata. Karena itu pengelolaannya harus legal, tertib, profesional, dan amanah," ujarnya.
Melalui program tersebut, seluruh pengelola parkir diwajibkan mengikuti ketentuan Peraturan Daerah Kabupaten Sukabumi Nomor 2 Tahun 2025 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Setiap petugas harus memiliki izin resmi, mengenakan atribut, memberikan karcis parkir, menerapkan tarif sesuai aturan, serta menjamin keamanan kendaraan pengunjung.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, mengatakan pembenahan parkir menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan citra pariwisata Sukabumi. Selain memperbaiki kualitas layanan, program ini juga diharapkan mampu menghapus praktik pungutan liar yang masih ditemukan di sejumlah objek wisata.
Menurut Ali, 13 lokasi yang dipilih sebagai proyek percontohan akan menjadi acuan sebelum sistem serupa diterapkan di 45 destinasi wisata lainnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Sukabumi, Herdy Soemantri, menilai program Parkir Wisata SOMEAH tidak hanya berorientasi pada pelayanan, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui pengelolaan retribusi yang lebih tertib.

"Kami berharap pendapatan daerah meningkat, bukan hanya dari retribusi parkir, tetapi juga dari aktivitas ekonomi masyarakat seperti usaha kuliner dan sektor pendukung pariwisata," pungkasnya.
Dalam skema Parkir Wisata SOMEAH, tarif parkir ditetapkan sesuai Peraturan Daerah, yakni Rp2.000 untuk sepeda motor, Rp3.000 untuk mobil pribadi dan pikap, Rp5.000 untuk mikrobus, serta Rp10.000 untuk bus besar dan truk dua sumbu.
Di sela-sela kegiatan, Wakil Bupati bersama unsur Forkopimda secara simbolis menyerahkan Dokumen Perizinan Parkir kepada perwakilan pengelola kawasan wisata. ( ADV )

Senin, 03 Agustus 2026

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Pemkab Sukabumi Dan BET Cipelang Terapkan Teknologi "Bayi Tabung" Ternak

 

Infonas.id  | Sukabumi,- – Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional, Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Peternakan menggandeng Balai Embrio Ternak (BET) Cipelang untuk menjalankan program Pelayanan Aktif Distribusi dan Transfer Embrio (TE) di tingkat peternak. 3 Agustus 2026


Teknologi reproduksi mutakhir yang kerap disebut "bayi tabung ternak" ini menjadi strategi cepat dalam mencetak bibit sapi unggul. Dengan sistem ini, sapi betina lokal bertindak sebagai resipien untuk mengandung dan melahirkan pedet dengan genetik berkualitas tinggi tanpa harus menunggu proses persilangan alami selama beberapa generasi.


Kepala Dinas Peternakan Kab. Sukabumi, drh. Asep Kurnadi menyampaikan program ini adalah langkah konkret menjawab tantangan pemenuhan protein hewani nasional.


 "Penerapan TE bersama BET Cipelang adalah solusi untuk menghadirkan bibit sapi berkualitas tinggi secara instan. Ini bukan sekadar perbaikan genetik, melainkan investasi jangka panjang untuk mendongkrak nilai jual ternak, meningkatkan kesejahteraan peternak, dan mendukung penuh program swasembada daging nasional," ujar drh. Asep.


Dalam pelaksanaannya, tim ahli BET Cipelang bersama dokter hewan dan inseminator daerah terjun langsung ke lapangan. Mulai dari seleksi sapi resipien, sinkronisasi berahi, hingga monitoring ketat manajemen pakan dan kesehatan pasca-transfer dilakukan sesuai SOP untuk menjaga tingkat keberhasilan kehamilan tetap tinggi.


Dinas Peternakan optimis melalui program ini Kabupaten Sukabumi dapat mempercepat akselerasi swasembada daging dan susu. Ke depan, Sukabumi ditargetkan menjadi salah satu lumbung bibit sapi unggul nasional  yang mampu mendukung kebutuhan logistik pangan, termasuk untuk institusi pertahanan seperti TNI-Polri.


"Modernisasi peternakan rakyat melalui kolaborasi dengan BET Cipelang ini adalah modal kuat kita. Peternak kuat, pangan kuat, negara kuat," pungkas drh. Asep.  ( adv )

3 Agenda Penting Di Sampaikan Bupati Dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi

 

Infonas.Id  | Sukabumi ,-Bupati Sukabumi H Asep Japar menyampaikan tiga agenda penting dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi, Senin (3/8/2026). Agenda tersebut meliputi Nota Pengantar Perubahan KUA-PPAS APBD 2026, pendapat akhir atas kesepakatan KUA-PPAS 2027, serta jawaban pemerintah terhadap pandangan fraksi mengenai perubahan status Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri menjadi Perseroda.

Dalam pemaparannya, Bupati mengatakan perubahan APBD 2026 dilakukan agar program pembangunan tetap berjalan sesuai kebutuhan masyarakat dan menyesuaikan perkembangan kondisi ekonomi serta kebijakan pemerintah.
Pendapatan daerah pada perubahan APBD 2026 diproyeksikan naik dari Rp3,99 triliun menjadi Rp4,08 triliun. Sementara belanja daerah diusulkan meningkat menjadi Rp4,23 triliun untuk mendukung belanja wajib dan program prioritas pembangunan.
Bupati juga mengapresiasi DPRD atas kesepakatan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD menjadi kunci penyusunan APBD yang efektif, transparan, dan berpihak kepada masyarakat.
Lebih lanjut Bupati menegaskan perubahan Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri menjadi Perseroda bertujuan meningkatkan profesionalisme pengelolaan, memperluas pelayanan air bersih, dan memperkuat kontribusi BUMD terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ia memastikan perubahan status tersebut tidak akan mengurangi pelayanan kepada masyarakat maupun hak-hak pegawai. Bupati berharap transformasi ini mampu menghadirkan layanan air minum yang lebih baik sekaligus meningkatkan kinerja perusahaan daerah. ( ADV)

Forum Ormas dan LSM Purwakarta Siap Kawal Program Kesbangpol Demi Dorong Peningkatan PAD dan Pembangunan Daerah


Foto: Ilustrasi/Net

Gabungan organisasi masyarakat (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) se-Kabupaten Purwakarta menyatakan komitmen penuh untuk mendukung serta mengawal program-program strategis Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Purwakarta.

Sinergi ini difokuskan pada upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna memacu percepatan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

​Langkah kolaboratif ini ditegaskan dalam forum silaturahmi dan dialog terbuka antara jajaran Badan Kesbangpol Purwakarta bersama jajaran pimpinan Ormas dan LSM.

Peran Ormas dan LSM dinilai sangat krusial sebagai mitra kritis sekaligus strategis pemerintah dalam menjaga kondusivitas iklim investasi dan pengawasan potensi penerimaan daerah.

​Mendorong Iklim Kondusif dan Pengawasan Partisipatif

​Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Purwakarta Drs. H.Mohamad Ramdhan.MS.i menyampaikan bahwa dukungan elemen masyarakat sipil merupakan fondasi penting dalam menciptakan stabilitas keamanan dan ketertiban. Iklim daerah yang kondusif secara langsung menjadi daya tarik utama bagi para investor serta pelaku usaha untuk berkontribusi pada PAD Purwakarta.

​"Sinergi antara pemerintah daerah, Ormas, dan LSM adalah kunci. Ketika stabilitas daerah terjaga, iklim investasi bersemi, dan pengawasan pajak maupun retribusi berjalan transparan, maka PAD kita akan meningkat pesat. Ujungnya, hasil pembangunan ini kembali lagi untuk kesejahteraan masyarakat Purwakarta," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, Bakesbangpol sesuai dengan Perbup no 22 tahun 2024 memiliki kewenangan di bidang kesatuan bangsa dan politik sehingga peran ini menjadi sangat penting bagi kondusifitas suatu daerah.

"Kondusifitas suatu daerah salah satunya menjadi acuan bagi para investor untuk berinvestasi di kabupaten Purwakarta sehingga perlu kolaborasi seluruh stake holder untuk saling bahu membahu menjaga kondusifitas purwakarta tercinta ini." Ungkapnya pada awak media, Senin 3 Agustus 2026

​Komitmen Bersama Ormas dan LSM Purwakarta

​Perwakilan forum Ormas dan LSM Purwakarta menegaskan beberapa poin penting dalam deklarasi dukungannya.

​Edukasi dan Sosialisasi

Mengajak seluruh lapisan masyarakat dan pelaku usaha untuk taat membayar pajak dan retribusi daerah.

​Pengawasan Partisipatif

Mengawal potensi kebocoran sumber-sumber pendapatan daerah secara konstruktif dan objektif.

​Menjaga Kondusivitas

Memastikan iklim sosial-politik di Purwakarta tetap aman dan ramah bagi pertumbuhan ekonomi lokal.

​Kemitraan Kritis-Kontruktif

Tetap menjalankan fungsi kontrol sosial dengan memberikan masukan yang membangun bagi kebijakan Kesbangpol dan Pemerintah Kabupaten Purwakarta.

​Melalui kemitraan yang solid ini, forum Ormas dan LSM Purwakarta optimistis target peningkatan PAD dapat tercapai, sehingga program percepatan pembangunan infrastruktur, fasilitas publik, dan pemberdayaan ekonomi di Purwakarta dapat terwujud secara maksimal.

​Tentang Forum Ormas dan LSM Purwakarta

​Forum Ormas dan LSM Purwakarta merupakan wadah berhimpun organisasi kemasyarakatan dan lembaga swadaya masyarakat di Kabupaten Purwakarta yang berkomitmen aktif dalam pengawasan sosial, pemberdayaan masyarakat, serta pengawalan kebijakan pembangunan daerah yang transparan dan akuntabel.

32 Pelajar Siap Kibarkan Sang Merah Putih, Bupati Sukabumi Lepas Peserta Diklat Paskibraka 2026

 

Infonas.Id PortalMiliter.Com | Sukabumi,-Bupati Sukabumi H Asep Japar membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sukabumi, di Aula Sekretariat Daerah, Palabuhanratu, Senin (3/8/2026).

Bupati Asep Japar mengaku bangga atas tingginya antusiasme para pelajar yang mengikuti seleksi Paskibraka tahun ini. Dari 408 peserta yang mendaftar, 32 pelajar terbaik yang berhasil lolos dan berhak mengikuti pendidikan serta pelatihan sebagai calon pengibar bendera pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
"Ini merupakan kebanggaan sekaligus amanah yang harus dijaga. Kalian adalah putra-putri terbaik Kabupaten Sukabumi yang telah melewati proses seleksi yang ketat," ujar Bupati.

Ia berpesan agar seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pendidikan dengan penuh disiplin, menaati arahan para pelatih dan instruktur, serta menyerap seluruh materi yang diberikan. Sebab, pembentukan karakter, kedisiplinan, dan jiwa kepemimpinan menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan masa depan.

Bupati mengingatkan para peserta untuk menjaga kondisi fisik selama menjalani diklat. Ia meminta agar kesehatan menjadi prioritas sehingga seluruh rangkaian pelatihan dapat diikuti dengan maksimal hingga pelaksanaan tugas pengibaran bendera.
"Saya berdoa semoga seluruh rangkaian yang direncanakan berjalan lancar dan kalian dapat tampil sesuai harapan. Jadikan pengalaman ini sebagai awal untuk terus berprestasi. Kelak, kalian diharapkan mampu membimbing adik-adik di tingkat kecamatan maupun sekolah," pesannya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sukabumi, Jujun Juaeni, menjelaskan bahwa 32 calon Paskibraka tersebut merupakan hasil seleksi berjenjang dari total 408 peserta.
Setelah melalui seleksi administrasi, hanya 139 peserta yang memenuhi persyaratan usia, yakni tepat 16 tahun, sebelum mengikuti tahapan lanjutan berupa Tes Wawasan Kebangsaan, kesamaptaan jasmani, Peraturan Baris Berbaris (PBB), hingga parade.
Dari hasil seleksi tersebut, Kabupaten Sukabumi juga mengirimkan dua wakil terbaik untuk menjadi calon Paskibraka tingkat Provinsi Jawa Barat, yakni Darel Tio Ahdan dari SMAN 1 Cicurug dan Debi Cahya dari SMAN 1 Parungkuda.
Keban berharap, ke depan semakin banyak putra-putri terbaik Kabupaten Sukabumi yang mampu menembus seleksi Paskibraka tingkat provinsi bahkan nasional, sehingga dapat mengharumkan nama daerah sekaligus menjadi teladan bagi generasi muda lainnya. ( ADV )
© Copyright 2021 INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita | All Right Reserved