-->

Minggu, 30 Agustus 2026

Kolaborasi Industri dan Warga: Tokoh Kawasan Serukan Dukungan Penuh untuk Keberlanjutan Program Pemberdayaan Desa "Kang Jahe"

Kolaborasi Industri dan Warga: Tokoh Kawasan Serukan Dukungan Penuh untuk Keberlanjutan Program Pemberdayaan Desa "Kang Jahe"


Foto: Kang Jahe kades kalihurip 

Cikampek — Para tokoh masyarakat, perwakilan serikat pekerja, hingga tokoh pemuda di sekitar kawasan perindustrian menyerukan pentingnya menjaga keberlanjutan program pemberdayaan desa yang digagas oleh "Kang Jahe". Program ini dinilai sukses membangun sinergi harmonis antara pertumbuhan sektor industri dan kemandirian ekonomi warga sekitar kawasan.

​Inisiatif Kang Jahe hadir sebagai jembatan yang mengubah dinamika kawasan perindustrian—yang kerap diwarnai ketimpangan sosial—menjadi ekosistem yang saling menguntungkan. Melalui penyerapan tenaga kerja lokal, pengembangan UMKM rantai pasok (supply chain) pendukung industri, hingga pengelolaan lingkungan berbasis zero-waste, program ini membuktikan bahwa warga desa tidak sekadar menjadi penonton di tengah pesatnya pabrik dan kawasan manufaktur.

​Tokoh Pemuda Kawasan Perindustrian, Hidayat SH, menegaskan bahwa program Kang Jahe berhasil membuka jalur kearsipan kerja dan kewirausahaan yang nyata bagi pemuda setempat.

"Kehadiran kawasan industri sering kali membuat warga lokal merasa tersisih. Namun lewat program pendampingan Kang Jahe, anak-anak muda desa dibekali keahlian teknis dan peluang usaha catering, pengolahan limbah non-B3, serta jasa pendukung pabrik. Keberlanjutan program ini adalah kunci agar warga lokal terus berdaya di rumah sendiri," tegas Hidayat

​Perwakilan Tokoh Perempuan dan Penggerak Usaha Lingkungan Kawasan, Desi , turut menyoroti dampak keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan keluarga sekitar pabrik.

"Kang Jahe tidak hanya bicara bisnis, tapi juga menciptakan ruang hijau dan program tanggung jawab lingkungan yang menyentuh langsung pemukiman warga. Ibu-ibu rumah tangga kini memiliki penghasilan tambahan dari olahan pangan lokal yang diserap oleh kantin-kantin pabrik. Kita tidak boleh membiarkan program sebaik ini terhenti," ungkapnya.

​Melalui siaran pers ini, Forum Tokoh Masyarakat Kawasan Perindustrian menyampaikan 3 poin imbauan strategis.

Penguatan Kemitraan Industri-Desa

Mendorong pihak manajemen perusahaan di dalam kawasan industri untuk terus menjadikan program Kang Jahe sebagai mitra utama dalam penyaluran Corporate Social Responsibility (CSR) dan kemitraan lokal.

Perlindungan dan Integrasi Tenaga Kerja Lokal

Memastikan program pelatihan vokasi dan kewirausahaan bagi warga penyangga kawasan industri terus berjalan secara konsisten.

Menjaga Kondusivitas Sosial

Mengajak seluruh elemen masyarakat dan pelaku industri untuk bersatu menjaga iklim investasi yang sehat seraya memastikan kesejahteraan warga penyangga kawasan terus meningkat.

​Para tokoh sepakat untuk terus mengawal dan memperluas jangkauan program ini agar harmoni antara kemajuan industri dan kesejahteraan desa sekitar dapat terus terwujud secara berkelanjutan.

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita | All Right Reserved